BATURAJA, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menyelenggarakan pertandingan olahraga antar site Tahun 2017. Cabang olahraga yang dipertandingkan diantaranya Badminton, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Volley & Futsal.

Pertandingan digelar pada Sabtu (12/08) di Pabrik Baturaja dan acara pembukaannya digelar di Aula Wisma Ganesha PBR yang dibuka oleh Direktur Utama Bpk. Rahmad Pribadi didampingi oleh segenap jajaran Direksi & staf .

Acara juga diramaikan oleh Karyawan/ti SMBR yang turut hadir secara langsung untuk beraprtisipasi sebagai peserta dan juga mengikuti jalannya pertandingan olahraga antar site. Pertandingan olahraga antar site ini merupakan event tahunan internal SMBR.

Ka. Baporkes SMBR, Bapak M. Mu’ammar Syah Reza menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi SMBR untuk mempererat tali silaturahmi dan menjadi wadah untuk berolahraga.

Tentunya SMBR akan senantiasa menyediakan sarana & prasarana pendukung fasilitas olahraga bagi karyawan/ti SMBR di tiga site. (Humas SMBR)

Jakarta, Bertempat di gedung Bursa Efek Indonesia, telah diselenggarakan acara Public Expose Marathon yang diselenggarakan oleh BEI, KPEI dan KSEI.

Kegiatan ini dapat membuka akses dan hubungan yang lebih luas antara investor dengan perusahaan tercatat, termasuk untuk mendapat informasi terkini mengenai kinerja perusahaan tercatat.

Dalam kegiatan yang bertajuk “Public Expose Marathon” terdapat 68 (enam puluh delapan) perusahaan yang tercatat di BEI akan menyampaikan update kinerja dan rencana terbaru mereka pada pelaksanaan di 10 (sepuluh) kota besar di Indonesia.

PT . Semen Baturaja (Persero) Tbk kembali menjadi salah satu partisipan dalam penyelenggaran Public Expose ini.

Berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia nomor I-E, disebutkan bahwa setiap Perusahaan Tercatat wajib melakukan public expose tahunan sekurang- kurangnya 1 (satu) kali dalam setahun.

Dalam acara ini PT Semen Baturaja (persero) Tbk melakukan presentasi perkembangan perusahaan beserta tanya jawab kepada peserta yang hadir dan diakhir dengan kegiatan konferensi pers yang dihadiri oleh Direktur Utama, Bapak Rahmad Pribadi, Direktur Keuangan, Bapak Dede Parasade dan Direktur Produksi, Bapak Daconi.

Adapun materi yang dipresentasikan adalah perkembangan kondisi terkini perusahaan (antara lain kinerja keuangan dan operasional). Semen Baturaja Tbk (SMBR) menyiapkan inisiatif dalam rangka tantangan penjualan di masa depan yang dinamakan “inisiatif Tiga Gajah,” yang terdiri dari Cost Leadership, Market Expansion dan Business Process Streaming.

Pada inisitatif Cost Leadership, perseroan menargetkan nilai efisiensi hingga akhir tahun mencapai Rp70-100 miliar melalu berbagai langkah-langkah, seperti mengurangi faktor clinker, penghematan energi melalui penggunaan batubara dengan kalori rendah, kontrak pengadaan batubara jangka panjang hingga tahun 2020 dan penggunaan tarif listrik yang lebih murah.

Efisiensi juga dilakukan pada biaya distribusi dan logistik, dimana perseroan melakukan kerja sama dengan PT KALOG untuk rute stasiun Tiga Gajah Baturaha menuju Tegineneng di Lampung.

Pada inisitatif market expansion, perseroan menargetkan pembukaan pasar baru, seperti di Jambi dan Bengkulu.

Hingga Juni 2017 penjualan di Jambi dan Bengkulu tumbuh 54% dan 29%. Inisiatif Business Process Streamlining bertujuan untuk percepatan dalam pengambilan keputusan.

Pada akhir tahun 2017 nanti, perseroan menargetkan volume penjualan semen mencapai 2,011 juta ton dan pendapatan Rp1,83 triliun atau masingmasing tumbuh 23% dan 20% serta EBITDA Rp580 miliar tumbuh 38% YoY . (Humas & Sekper SMBR)

 

Batam, Bertempat di Hotel Radisson pada hari Kamis (20/07) s/d Sabtu (22/07) telah berlangsung rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pemasaran (Rakormas) Semester II tahun 2017 PT Semen Baturaja(Persero) Tbk.

Rakormas Semester II diikuti oleh Distributor, Batching Plant & Ekspeditur dari tiga site, baik Palembang, Baturaja maupun Panjang. Manajemen SMBR ikut serta pada Rakormas tersebut mulai dari Direktur Utama Bpk. Rahmad Pribadi didampingi Jajaran Direksi SMBR lainnya beserta Staf Karyawan/ti SMBR.

Rangkaian kegiatan Rakormas dibuka dengan Sosialisasi Distributor Financing dari BRI dan BNI pada hari Kamis (20/07) di Grand Hall Golden Prawn Batam. Selanjutnya pada hari Jum’at (21/07) Rakormas Semester II digelar di Ballroom Hotel Radisson.

Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Utama SMBR yang tak henti-hentinya mengajak para Distributor, Batching Plant dan Ekspeditur yang ada di tiga site untuk terus bekerjasama guna mencapai target penjualan sesuai RKAP tahun 2017. Pada akhir pidatonya, beliau membuka secara resmi Rapat Koordinasi Pemasaran Semester II Tahun 2017.

Acara dilanjutkan dengan Sesi Motivation Intuition Power oleh Mahadibya Nurcahyo Cakrasana dan paparan dari Direktur Pemasaran.

Evaluasi dan penentuan target Semester II pun digelar dengan konsep discussion class dan dilanjutkan dengan penyampaian target keseluruhan yang dipimpin langsung oleh Ka. Departemen Pemasaran.

Pada rapat tersebut, Distributor dan Batching Plant diminta untuk memaparkan rencana kerja mereka dan menyampaikan kendala-kendala yang ditemui dalam pemasaran semen.

Rapat pun diakhiri dengan penandatanganan target Semester II Tahun 2017 diikuti penandatanganan komitmen pencapaian target dan loyalitas penjualan produk Semen Baturaja oelh para distributor, batching plan dan manajemen SMBR.

Rangkaian kegiatan Rakormas juga di isi dengan pemberian Award kepada The Best Distributor pada acara gala dinner dan ditutup dengan city tour ke beberapa lokasi wisata yang ada di Batam. (Humas PTSB)

 

YOGYAKARTA – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk menggandeng Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan di areal kerja Semen Baturaja.

Kerja sama kedua institusi ditandai penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama Semen Baturaja Rahmad Pribadi dengan Dekan FH UGM Dr Budiadi, di Ruang Sidang Fakultas Kehutanan UGM, Senin (31/7/2017).

Turut mewakili manajemen SMBR Direktur Umum & SDM Amrullah, Ka. Biro Hukum & GCG M. Mu’ammar Syahreza, Ka. Biro Umum Zulman dan Ka. Biro KBL Meriadi.

Budiadi mengatakan dalam sambutannya bahwa peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan di areal kerja Semen Baturaja dilakukan dengan menggunakan rekayasa silvikultur, FH UGM memiliki kompetensi untuk melakukan program tersebut dan berpengalaman dalam kegiatan restorasi, reklamasi dan rehabilitasi berbagai kondisi lingkungan yang berbeda-beda.

Ia menambahkan pada prinsipnya rekayasa dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan vegetasi atau pohon secara spesifik sesuai kondisi setempat, yaitu di lokasi lahan tambang bahan baku pabrik semen.

Dalam menghadapi kondisi yang spesifik tentu dibutuh kan pendekatan spesifik, terutama terkait dengan kajian kesesuaian jenis dan perlakukan-perlakuan yang diberikan. “Fokus kami adalah pada tata kelola lingkungan pabrik dan lokasi sekitar tambang bahan bakunya,” ujar Budiadi.

Dirut Semen Baturaja, Rahmad Pribadi mengatakan selama ini di banyak tempat, industri ekstraktif termasuk industri semen di dalamnya tidak sejalan atau bertentangan dengan isu-isu lingkungan.

“Namun kita justru akan mengembangkan industri semen berwawasan lingkungan yang berkesinambungan (sustainable industrial development)” katanya. Jadi, Pabrik Semen Baturaja dengan kapasitas 3,8 juta per tahun, tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi tetapi juga akan meningkatkan kualitas lingkungan.

Rekayasa Silvikultur adalah salah satu strategi utama dalam mencapai tujuan tersebut.

Rahmad menegaskan Semen Baturaja yang dipimpinnya akan mencoba memutarbalikkan isu-isu lingkungan di industri semen.

Menurut Rahmad, Semen Baturaja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menunjukkan ke publik jika pengembangan pabrik semen tidak selamanya berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat yang tinggal di sekitar pabrik.

“Kita akan menunjukkan bahwa pabrik semen mampu memberikan kontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Semen Baturaja ingin menjadi contoh sukses industri semen di tanah air,” ujarnya (Humas PTSB)

 

Jakarta, Pada hari Kamis (15/06) pukul 13.00 WIB di Kantor Kementerian BUMN, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dibidang Pendanaan Supplier & Distributor antara PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan dibidang Penjaminan Distribusi Semen dengan Perusahaam Umum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PTSB Rahmad Pribadi, Direktur Bisnis Menengah BNI Putrama Wahju Setyawan, Senior Executive Vice President Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar, Direktur Mikro, Kecil & Menengah BRI Donsuwan Simatupang, Direktur Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto dan Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo Bakti Prasetyo didampingi jajaran Direksi & staf.

Hadir pula dari Dewan Komisaris PTSB dan Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis & Media Fajar Harry Sampurno.

Pembiayaan distributor yang dikemas dengan program Distributor Financing merupakan fasilitas yang diberikan oleh Bank yang akan memberikan kemudahan bagi distributor Semen Baturaja dalam melakukan penebusan semen dengan tenor dan tingkat bunga yang kompetitif.

Penjaminan piutang dilakukan oleh Jamkrindo jika terjadi gagal bayar oleh distributor pada saat faktur jatuh tempo. Jangka waktu penjaminan yang berlaku adalah 30-90 hari dengan premi asuransi 1,65%. Coverage Ratio yang berlaku adalah 90% dari total tagihan.

Dalam hal pembiayaan supplier atau Supply Chain Financing, Semen Baturaja bekerja sama dengan BNI, Bank Mandiri dan BRI. Program pembiayaan supplier ini diharapkan dapat meningkatkan perputaran arus kas sehingga permodalan supplier Semen Baturaja menjadi lebih kuat.

Kedepan, Semen Baturaja menargetkan peningkatan volume penjualan semen seiring dengan beroperasinya Pabrik Baturaja II yang memiliki kapasitas produksi sebesar 1,85 juta ton semen per tahun.

Kapasitas produksi semen Perseroan saat ini telah mencapai 3,85 juta ton semen per tahun sehingga diharapkan dengan sinergi BUMN melalui program kerjasama pembiayaan ini dapat mendukung ekspansi pasar yang dilakukan Perseroan. (Humas PTSB)

 

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dan Kejaksaan Negeri Lampung menandatangani kerja sama (Memorandum of Understanding) di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara di Ruang Rapat Lantai 3 Pabrik Panjang (13/06).

Jajaran Direksi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Bpk. M.Jamil (Direktur Pemasaran), Bpk. Amrullah (Direktur Umum & SDM) dan Bpk. Dede Parasade (Direktur Keuangan) hadir pada acara tersebut. Begitu pula dengan Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Bpk. Hentoro Cahyono beserta jajaran yang juga turut hadir pada acara tersebut.

MoU antara PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dan Kejaksaan Negeri Lampung ini berupa kerjasama dalam bentuk penyelesaian masalah hukum di Bidang Perdata & Tata Usaha Negara yang ruang lingkupnya adalah pemberian bantuan hukum; pemberian pertimbangan hukum; & tindakan hukum lainnya yang diperlukan dalam penyelesaian permasalahan hukum di bidang perdata & tata usaha negara yang dihadapi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Direktur Pemasaran PT Semen Baturaja (persero) Tbk, Bpk. M. Jamil menegaskan, Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Lampung tersebut sangat penting untuk menjaga perseroan sebagai salah satu aset negara & objek vital nasional. Beliau berharap dengan penandatanganan kerja sama ini, rencana investasi & operasional perseroan dapat berjalan dengan lancar.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Lampung, Bpk. Hentoro Cahyono, merasa senang dengan adanya kerja sama ini. “Mudah-mudahan kami bisa membantu untuk lebih memberikan solusi maupun mengatasi permasalahanpermasalahan hukum yang dihadapi PT Semen Baturaja yang kemungkinan terjadi di kemudian hari”, ungkap Hentoro.

Hentoro menyatakan, sebagai langkah awal, PT Semen Baturaja dapat menyerahkan permasalahan yang ada untuk mendapatkan pertimbangan hukum maupun tindakan hukum lainnya jika diperlukan. Terutama terkait dengan masalah mediasi terhadap permasalahan yang timbul antara PT Semen Baturaja dengan pihak lain.

“Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab dari jaksa sebagai pengacara negara. Apabila cara non litigasi dianggap belum dapat menyelesaikan masalah, maka akan diselesaikan melalui proses peradilan,” tegas Hentoro.

Menurutnya, tahapan-tahapan demikian dapat dipandang lebih efektif yang nantinya dapat memenuhi sasaran maupun harapan dari pihak PT Semen Baturaja. (Humas PTSB)

Palembang, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk bersama PT Bukit Asam (Persero) Tbk menandatangani kontrak pengadaan batubara jangka panjang selama 3 tahun yang terhitung sejak Juni 2017 hingga Mei 2020 dengan total batubara mencapai 1,69 juta ton.

Penandatanganan dari pihak Semen Baturaja dilakukan langsung oleh Direktur Utama, Rahmad Pribadi dan Plt. Direktur Niaga PTBA Joko Pramono bertempat di Hotel Arista Palembang pada Selasa (20/06/2017).

Penandatanganan ini dilakukan dalam rangka menjamin ketersediaan pasokan batubara yang dibutuhkan oleh Perseroan sekaligus meningkatkan efisiensi dengan harga batubara yang lebih murah.

Sebelumnya, Semen Baturaja menggunakan batubara milik bukit asam dengan kalori 6.300 kcal/kg.

Dengan beroperasinya Pabrik Baturaja II, Semen Baturaja memiliki coal mill baru yang dapat menggunakan batubara dengan kalori yang lebih rendah, yang juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan Pabrik Baturaja I sehingga Perseroan tidak lagi menggunakan batubara dengan kalori yang tinggi.

Kontrak pengadaan batubara ini terdiri dari produk Bukitasam-45 dengan kalori 4.500 kcal/kg sebanyak 1.090.000 ton dan Bukitasam-55 dengan kalori 5.500 kcal/kg sebanyak 603.000 ton.

Perseroan tidak ragu untuk menandatangani kontrak secara jangka panjang dengan melihat bahwa batubara merupakan bahan bakar yang sangat dibutuhkan dalam proses produksi semen, selain juga listrik.

Selain itu, dengan adanya kontrak ini Perseroan memperoleh harga batubara yang lebih bersaing dengan industri semen lain karena jangka waktu kontrak yang relatif panjang.

Kontrak pengadaan batubara ini sekaligus merupakan bentuk sinergi BUMN yang akan sama-sama memperkuat posisi Semen Baturaja dan Bukit Asam sebagai produsen semen dan produsen batubara terbesar di Sumatera Bagian Selatan. (Humas PTSB)

Dalam rangka mendukung penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) bahwa Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan/ti Perseroan berkomitmen untuk tidak meminta dan menerima segala bentuk Gratifikasi baik berupa hadiah, cinderamata, dan bentuk imbalan lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung dari seluruh Stakeholders (Rekanan/Supplier, Distributor, Ekspeditur dan pihak ketiga lainnya) sesuai dengan Pedoman Perilaku (Code Of Conduct) Perseroan dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Bapak Amrullah Saat Menerima Penghargaan Untuk Semen Baturaja Pada Acara Apresiasi Emiten Pilihan Program Yuk Nabung Saham Tahun 2017

 

Jakarta, Bertempat di Main Hall Bursa Efek Indonesia (IDX) pada hari Senin (13/03), PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) berhasil menjadi salah satu dari 72 emiten pilihan pada program Yuk Nabung Saham Tahun 2017.

Program Yuk Nabung Saham tahun 2017 diprakarsai oleh Bursa Efek Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) dan CSA Institute dan nantinya Program Yuk Nabung Saham 2017 ini diisi dengan serangkaian kegiatan kampanye dengan roadshow ke 24 kampus di seluruh Indonesia yang berlangsung sejak Maret hingga Desember 2017.

Nantinya dalam roadshow akan disertai dengan Kompetisi Yuk Nabung Saham. Penghargaan apresiasi untuk PT Semen Baturaja (Persero) Tbk sendiri diberikan secara langsung kepada Kepala Departemen SDM & Umum PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Bapak Amrullah.

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Sebagai Emiten Pilihan Analis Pada Program Yuk Nabung Saham 2017

Menurut Ketua Umum AAEI Haryajid Ramelan mewakili penyelenggara, acara apresiasi kepada emiten ini sekaligus merupakan Gathering Tahunan para Certified Securities Analyst (CSA) yang saat ini sudah lebih dari 400 orang yang tersertifikasi CSA di Indonesia.

Apresiasi ini juga merupakan wujud kontribusi AAEI dan CSA Institute terhadap pengembangan investor dan professional di pasar modal di Indonesia. Para emiten yang terpilih merupakan hasil survey yang diselenggarakan CSA Institute dan AAEI, dengan kriteria-kriteria yaitu tingkat profitabitas di masa yang akan datang, disclosure & transparency, corporate governance, likuiditas saham dan business sustainability.

Para Penerima Apresiasi Emiten Pilihan Program Yuk Nabung Saham Tahun 2017 Pose Bersama

72 emiten terpilih diseleksi oleh Dewan Juri yang mewakili, akademisi, dan professional khususnya analis. Dari 536 emiten yang ada sebelumnya terpilih 120 emiten dan akhirnya dilakukan pooling (vote) oleh para analis yang bersertifikasi CSA untuk menentukan 72 emiten. (Humas PTSB)

 

Direktur Umum & SDM PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Saat Menerima Piagam Pada Indonesia Corporate Social Responsibility Award 2017

 

Jakarta, Bertempat di Mawar I Ballroom Balai Kartini telah diselenggarakan acara Indonesia Corporate Social Responsibility Award (ICSRA) 2017 dari Economic Review yang bekerja sama dengan Indonesia-Asia Institute.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Umum & SDM PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Bapak Romlan Kurniawan didampingi oleh Ka. Biro KBL Bapak Meriadi. Pada kesempatan ini PT Semen Baturaja (Persero) Tbk mendapatkan penghargaan Indonesia Corporate Social Responsibility (ICSRA) 2017 untuk Peringkat IV untuk Kategori Perusahaan Persero/BUMN.

  PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Memperoleh Peringkat IV      Pada Indonesia Corporate Social Responsibility Award 2017

Menurut Pendiri sekaligus Ketua Penyelenggara acara, Nana Irlisa Rachmadiana pada acara malam penganugerahan, acara CSR Award digelar dengan harapan dapat meningkatkan prestasi dan peran pentingnya dalam implementasi praktik CSR di perusahaan Indonesia. Mengingat saat ini makin banyak perusahaan yang menerapkan program CSR.

Proses penilaian dilakukan secara obyektif dan fair oleh sejumlah juri independen yang memang pakar dalam bidang CSR. Penilaian dilakukan lewat laporan Annual Report dan Sustainability Report selama 2015-2016, serta wawancara dan data dari berbagai sumber yang diperoleh dari internet.

Selain PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, terdapat 41 (empat puluh satu) yang juga menerima penghargaan pada ICSRA 2017. Perusahaan-perusahaan tersebut dikelompokkan ke dalam badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), bank-persero, bank pembangunan daerah (BPD), bank pembangunan rakyat (BPR)-syariah, properti, kontruksi, telekomunikasi, minuman, farmasi, tol, dan swasta. (Humas PTSB)