BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkarmat) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di Kantor Damkarmat Kabupaten OKU, Sumatra Selatan pada Jumat (2/2).

Bantuan yang diserahkan berupa 2 Unit Mesin Pompa, 5 Unit Nozzle Gun, dan 5 Unit Nozzle Jet. Penyerahan bantuan yang diserahkan langsung secara simbolis melalui Unit of CSR SMBR kepada Kepala Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kabupaten OKU, Aminilson.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri mengatakan bantuan yang diberikan merupakan salah satu bentuk pelaksanaan CSR SMBR, dalam upaya mendukung keberlanjutan operasional Damkarmat  dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana terutama bencana kebakaran karena OKU masuk dalam zona rawan karhutla. Hal ini juga sebagai salah satu bentuk antisipasi dalam persiapan menghadapi kondisi karhutla yang sering terjadi.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan kapasitas operasional Damkarmat di Kabupaten OKU dan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah,” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Damkarmat Kabupaten OKU mengucapkan terima kasih kepada SMBR, dimana bantuan tersebut sangat membantu dalam ketersediaan dan kelancaran operasional Damkarmat di Kabupaten OKU ini.

“Bantuan dari Semen Baturaja ini sangat ditunggu dan bermanfaat untuk masyarakat dimana akhir akhir ini sangat sering sekali musibah kebakaran dan banjir yang diakibatkan tingginya intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten OKU,” pungkasnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Seminar K3 dan Penyegaran K3 tahun 2024 dengan judul “Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan & Pengelolaan Keselamatan dan Lingkungan Pertambangan Dalam Upaya Pencegahan Kecelakaan Tambang”. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mendukung Bulan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024.

Seminar ini mengundang Armaya Sentanu Pasek selaku Kepala Bidang Teknik dan Penerimaan Minerba Dinas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia (RI) dan Fiterman Aris selaku Kepala Bidang Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang sebagai narasumber.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan pada Selasa (30/1) ini, diikuti karyawan SMBR, anak usaha hingga vendor dan dihadiri Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri.

Dalam sambutannya, Muhammad Syafitri, Direktur Operasi SMBR, menekankan bahwa peringatan Bulan K3 memiliki manfaat yang baik bagi para pekerja dan perusahaan. Menurutnya, pelaksanaan Seminar K3 ini diharapkan mampu memotivasi pekerja untuk patuh terhadap peraturan K3 yang telah ditetapkan perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk mencegah terjadinya kejadian fatality di lingkungan kerja, dan mengidentifikasi sumber risiko kecelakaan tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dengan mematuhi aturan dan prosedur yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Selanjutnya, dilanjutkan dengan sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan yang disampaikan oleh Fiterman Aris. Menurutnya Perlindungan sosial di tempat kerja adalah hak setiap pekerja. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, ia mengatakan kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan menyeluruh dan manfaat yang nyata bagi para pekerja.

“Bekerjalah dengan aman dan nyaman tapi tetap diutamakan jaminan Ketenagakerjaan agar semua pekerja terlindungi dari resiko kecelakaan kerja ” tuturnya.

Sementara itu, pada sesi selanjutnya Armaya Sentanu Pasek menjelaskan keselamatan adalah prioritas utama dalam lingkungan tambang. Upaya pencegahan kecelakaan dan perlindungan kesehatan para pekerja adalah komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman.

“Kerja aman dan nyaman merupakan Impian kita bersama tapi utamakan keselamatan dalam bekerja itulah yang utama khususnya pekerja tambang yang mempunyai resiko kecelakaan lebih banyak dari area lainnya,” kata Armaya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi ekonomi secara berkelanjutan kepada masyarakat melalui program pemberdayaan UMKM. Seperti Deni Saputra, pengusaha kopi dengan merek Ngupi Ku-day, yang sukses mewujudkan impiannya membangun usaha kafe berkat pendampingan dan pembinaan dari Rumah BUMN Baturaja yang dikelola oleh SMBR.

Deni Saputra (Deni), warga Kemalaraja, Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, adalah seorang pegawai swasta yang merintis usaha Ngupi Ku-day pada 2018 untuk memaksimalkan hasil kebun kopinya seluas 2 ha di Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan, serta memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya dengan membuka lapangan pekerjaan.

“Saya sangat bersyukur bisa bergabung di Rumah BUMN Baturaja yang telah membantu memasarkan produk dan diikutsertakan dalam pameran-pameran sehingga Ngupi Ku-day bisa dikenal luas dan meningkatkan penjualan. Sekarang usaha saya jauh berkembang. Produk kopi saya sudah masuk ke beberapa hotel dan kafe di Martapura dan Palembang. Impian saya untuk punya kafe sendiri juga tercapai. Kalau ditanya omzet, rata-rata saya bisa dapat hingga Rp50 juta per bulan. Jauh sekali kondisinya saat awal membangun usaha,” kata Deni.

Deni mengisahkan masa sulitnya saat awal merintis usaha. “Modal saya saat itu Rp500 ribu dan saya belum punya mesin roasting dan mesin giling kopi. Jadi saya harus titip ke orang. Pelanggan masih terbatas pada teman dan tetangga sekitar rumah, sehingga saya harus menawarkan produk secara door to door. Pendapatan kala itu sekitar Rp100 ribu,” ungkap Deni.

Beruntunglah pada 2019, dirinya mendapat informasi tentang Rumah BUMN Baturaja dari media sosial. Dengan dukungan dari teman, Deni memutuskan untuk bergabung. Di Rumah BUMN Baturaja usahanya mendapat pendampingan dan bantuan pemasaran, serta diikutsertakan ke pameran-pameran. Setiap selesai pameran, Deni mengaku ada saja pelanggan yang menghubungi untuk memesan kopi ke nomor yang tertera di kemasan produk. Dari situ pelanggan mulai bertambah dan omzet terus meningkat.

Menurut Deni, yang menjadi daya pikat produk kopinya adalah pada biji kopinya. Kopi Ngupi Ku-day diolah dari biji kopi yang dipetik saat sudah merah (petik merah), atau yang sudah matang sempurna untuk menghasilkan cita rasa kopi jenis robusta yang pas dan nikmat, serta aroma yang harum.

“Tahun 2020 akhirnya saya bisa beli mesin roasting dan mesin giling kopi. Karena banyak yang ingin menikmati kopi langsung di tempat, maka di tahun 2023 saya membuka kafe Ngupi Ku-day di Baturaja. Untuk mengelola kafe, saya dibantu oleh 5 karyawan. Sedangkan pengelolaan kebun kopi dibantu 3 orang. Total karyawan saya saat ini seluruhnya ada 8 orang,” ujar Deni.

Sejak resmi beroperasi, kafe Ngupi Ku-day buka pada pukul 14.00 –  24.00 dan sedikitnya ada 50 pelanggan yang berkunjung setiap harinya. Mereka yang berkunjung rata-rata berusia 35 tahun ke atas yang ingin menikmati kopi dengan suasana rumahan. Kini, Ngupi Ku-day bekerja sama dengan Rumah BUMN Baturaja menjalankan program Kedai Kopi Ramah Lingkungan (eco cofe) atau minum kopi bayar dengan sampah plastik sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan. Rumah BUMN Baturaja juga memberikan bantuan dalam pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha), pendampingan sertifikasi halal, pemasaran di marketplace PaDi UMKM, hingga neon box atau plang nama toko.

“Saya tidak menyangka ternyata neon box ini pengaruhnya besar juga karena setelah dipasang banyak orang jadi tahu dan berkunjung. Terima kasih Rumah BUMN Baturaja atas pendampingan dan bantuan yang telah diberikan selama ini. Semoga terus membantu UMKM untuk maju,” tutup Deni.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri mengatakan, kepedulian SMBR terhadap UMKM binaan yang dibuktikan melalui pendampingan dan pembinaan lewat Rumah BUMN Baturaja terus melahirkan pengusaha-pengusaha sukses yang ikut berkontribusi terhadap ekonomi daerah dan membuka lapangan pekerjaan untuk mendukung pemerintah mengurangi angka pengangguran.

Deni Saputra adalah satu dari 261 UMKM yang mendapat pendampingan dan pembinaan di Rumah BUMN Baturaja, mulai dari bantuan proses perizinan, sertifikasi halal, beragam pelatihan, hingga packaging dan pemasaran produk. Selain itu, Rumah BUMN Baturaja juga memfasilitasi UMKM untuk berpartisipasi dalam ajang pameran berskala nasional hingga internasional, seperti IBD Expo pada 2018, Lampung Fair yang diadakan setiap tahun, hingga ICPF di Kuala Lumpur Malaysia pada 2019.

“Pelibatan UMKM dalam berbagai pameran bertujuan untuk memberikan pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta memperluas jangkauan pemasaran produk sehingga tidak hanya dapat dijangkau oleh warga lokal tetapi juga menasional bahkan go global,” kata Basthony.(*)     

BATURAJA – Pada momentum Bulan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyelenggarakan Safety Observation Tour (SOT) di Pabrik Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, pada Senin (22/1).

Kegiatan ini diikuti oleh karyawan/ti, termasuk Direksi SMBR yang turut berpartisipasi antara lain Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Operasi Muhammad Syafitri, dan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan SOT ini adalah untuk mengajak peserta secara aktif mengidentifikasi potensi risiko dan memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kondisi keselamatan di lingkungan kerja. Hasil identifikasi ini nantinya diunggah melalui aplikasi SHE SIG untuk pelaporan K3.

Suherman Yahya menekankan bahwa efektivitas program-program perusahaan tidak dapat tercapai tanpa pengawasan langsung di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan observasi terhadap tindakan dan kondisi berpotensi berbahaya perlu ditingkatkan.

“Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah prioritas utama bagi SMBR. Melalui kegiatan SOT ini, kami ingin memastikan bahwa kesadaran K3 tidak hanya sebatas kebijakan formal, tetapi juga menjadi budaya yang diterapkan oleh setiap individu di perusahaan,” ujar Suherman.

Direktur Operasi SMBR, Muhammad Syafitri menambahkan SOT ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, namun juga sebagai bentuk nyata dari SMBR untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja demi keberlanjutan operasional perusahaan. Dengan melibatkan seluruh pihak terkait, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

“Tentu saja tujuan akhir dari SOT ini agar seluruh kegiatan operasional di perusahaan berjalan dengan lancar dan aman serta terhindar dari kecelakaan kerja,” terangnya. (*)

PALEMBANG  – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi Donor Darah yang diadakan secara serentak di tiga lokasi site SMBR yaitu Palembang, Baturaja, dan Panjang pada Jumat (19/1).

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri menjelaskan aksi donor darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional yang setiap tahunnya dilaksanakan. Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan stok darah di PMI setempat

“Aksi kemanusiaan yang diikuti oleh Karyawan/ti, Anak Usaha serta Afiliasi ini telah menghasilkan 123 kantong darah dari seluruh site SMBR yang terdiri dari 52 kantong darah dari Baturaja, 40 kantong darah di Palembang, dan 31 kantong darah di Panjang,” kata Basthony. 

Sementara itu, Senior Manager of Health, Safety, & Environment SMBR, Meriadi mengatakan donor darah selain membantu sesama manusia yang membutuhkan tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan.

“Donor darah bukan hanya memberikan manfaat bagi penerima darah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan pendonor sendiri seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah dan lain sebagainya,” katanya.

Salah satu karyawan SMBR yang ikut serta, Dwitya Ariesta, mengungkapkan bahwa ia rutin mengajak suaminya untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

“Saya bersama suami cukup rutin melakukan donor darah karena setelah donor darah, badan terasa sehat dan segar apalagi ini adalah donor darah pertama ditahun ini. Kami juga merasa bahagia dapat memberikan kontribusi positif untuk membantu sesama,” ucap Dwi.

Selain itu, SMBR juga di Anugerahi oleh PMI Kota Palembang “Piagam Penghargaan Periode Tahun 2024” sebagai apresiasi atas Partisipasinya dalam Kegiatan Sosial Donor Darah untuk Kepentingan Kemanusiaan”. (*)

PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menggelar Bulan Keselematan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional. Bulan K3 Nasional diperingati setiap tahunnya, dimulai dari tanggal 12 Januari hingga 12 Februari,dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap norma K3 di lingkungan pekerjaan.

Tema yang diusung pada Bulan K3 Nasional tahun ini adalah “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja Terjaga Keberlangsungan Usaha.” Sama seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan Bulan K3 Nasional ini diawali dengan Apel yang dilaksanakan secara serempak di 3 Lokasi Site SMBR yaitu Palembang, Panjang dan Baturaja pada Rabu (17/1) yang diikuti oleh seluruh Karyawan/ti SMBR setiap site.

Selain Apel, SMBR juga menggelar berbagai kegiatan K3 diantaranya Nonton Bareng (Nobar) Opening Bulan K3 Nasional by SIG, Lomba Ruang Kerja dengan Kelengkapan Safety Terbaik, Webinar K3, Kegiatan Donor Darah, Lomba Video Safety Contact/ Safety Pause,  Lomba Catch The Safety Moment, Lomba Poster K3, Lomba Rangking 1, Lomba 30 Day’s Lose Weight Challenge.

Tak hanya itu, SMBR memberikan apresiasi kepada 6 personil Pemadam Kebakaran yang telah berdedikasi dalam membantu menjaga keselamatan dan keamanan dalam memadamkan api di lingkungan perusahaan dan kawasan masyarakat sekitarnya.

Direktur Operasi SMBR, Muhammad Syafitri dalam pidato pembukaan Apel Bulan K3 Nasional di Baturaja menyampaikan implementasi K3 merupakan tanggung jawab bersama perlu peran aktif seluruh pihak.

“Jangan biarkan terjadi kejadian fatal atau kecelakaan kerja sekecil apapun. Lakukan Safety Talk setiap hari untuk mengingatkan pekerja tentang risiko dan bahaya di area kerja. Dengan upaya-upaya seperti itu, semua orang menjadi sadar akan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pekerjaan. Ingatlah, K3 adalah tanggung jawab kita bersama !,” katanya.

Selain itu, Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya menambahkan peringatan bulan K3 ini menjadi momentum mengingatkan akan pentingnya K3, guna terciptanya tempat kerja, yang aman, efisien dan produktif.

“Kami mengajak dan mendorong seluruh insan Semen Baturaja untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara konsisten dan harus diikuti bersama, demi terwujudnya peningkatan produktivitas kerja,” ungkapnya. (*)

PALEMBANG – Terus mengedepankan industri hijau, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil mengantongi sertifikat Green Label Indonesia dengan Predikat Gold dari Lembaga Green Product Council Indonesia (GPCI).

Green Label Indonesia adalah sertifikasi produk hijau dan ramah lingkungan yang secara resmi dikeluarkan oleh GCPI. sertifikasi ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif lingkungan yang ditimbulkan sebuah produk.

Produk SMBR berhasil mendapatkan predikat Gold dengan memperoleh lebih dari 85 persen kriteria penilaian yang ditentukan GPCI. Sertifikat ini diraih oleh dua produk SMBR yaitu Portland Composite Cement (PCC) untuk Kemasan dan Ezpro untuk PCC Semen Curah.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri menuturkan Sertifikat Green Label Indonesia merupakan wujud dari komitmen SMBR untuk selalu menghadirkan produk semen berkualitas dan ramah lingkungan dalam menunjang pembangunan di Indonesia yang sejalan dengan visi perusahaan. Dengan raihan sertifikat ini semen produksi SMBR dinilai sebagai produk ramah lingkungan.

“Sertifikat Green Label ini menjadi keunggulan SMBR dalam meningkatkan reputasi perusahaan yang bertanggung jawab dalam memberikan produk yang ramah lingkungan dan solusi berkelanjutan bagi para pelanggan,” ungkapnya.

Berdasarkan kriteria penilaian, SMBR dinilai baik dalam pemantauan kualitas produk dan pengelolaan limbah yang telah dilakukan dengan konsisten dan juga terbukti memiliki fasilitas yang baik untuk proses produksi, pengujian produk, pengelolaan limbah, dan pemantauan emisi.

Sertifikat Green Label ini merupakan bagian dari strategi SMBR untuk mewujudkan prinsip berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah menjadi komitmen SMBR dalam menjaga kelestarian lingkungan. (*)

BATURAJA Menandai berakhirnya tahun 2023, sejumlah prestasi dan penghargaan telah dicapai sebagai hasil dari kinerja positif perusahaan. Sebagai ungkapan rasa syukur, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar acara seremonial pengiriman semen terakhir tahun 2023 dan pengiriman semen perdana tahun 2024 dengan tema “Together For Better”. Acara ini dilaksanakan di  Aula Wisma Ganesha Pabrik Baturaja, Kapubaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada (31/12).

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi SMBR, diantaranya Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Operasi Muhammad Syafitri dan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat serta diikuti oleh seluruh karyawan/ti SMBR di site Baturaja.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pencapaian kinerja akhir tahun dan refleksi dari kinerja operasional sepanjang tahun 2023.

Dalam sambutannya Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya menyampaikan rasa bangga dengan pencapaian yang luar biasa selama tahun 2023. “Pencapaian ini tak lepas dari kerjasama dan kekompakan seluruh insan SMBR yang memberikan kontribusi terbaik untuk perusahaan. Ditahun 2024, kami akan terus meningkatkan kinerja, memperbaiki proses bisnis, dan melestarikan lingkungan dengan berpedoman pada proses bisnis yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain dari kegiatan tersebut, SMBR juga menyelenggarakan One Day Sport yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran karyawan untuk menerapkan hidup sehat lewat olahraga, acara ini dilaksanakan di SMBR Sport Center di Baturaja.

Tak hanya itu, SMBR juga menyelenggarakan acara pembacaan ayat suci Al-Quran, Tausiyah, dan Doa Bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas pencapaian tahun ini dan doa serta harapan untuk tahun yang akan datang.

Ia menambahkan seluruh Insan SMBR diharapkan terus semangat untuk menghadapi tantangan pada tahun 2024 dan meningkatkan kinerja dalam seluruh proses bisnis. “Mari kita tingkatkan sinergi dan kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama dengan lebih baik kedepannya “Together For Better,” tutup Suherman. (*)

JAKARTA – Dipenghujung tahun 2023, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil meraih kembali penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Penghargaan PROPER ini diterima langsung oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya di Hotel Bidakara, Jakarta pada (20/12) dalam acara Anugerah Lingkungan PROPER dan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah.

Penghargaan PROPER Hijau diberikan kepada perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan, memanfaatkan sumber daya secara efisien dan melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Suherman Yahya menilai keberhasilan ini membuktikan komitmen SMBR terhadap praktik bisnis berkelanjutan yang telah dijalankan. Selaras dengan visi perusahaan Menjadi Green Cement Based Building Material Company  terdepan di Indonesia serta mendukung penerapan prinsip Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs) yang diterapkan oleh perusahaan.

“Pencapaian SMBR memperoleh PROPER Hijau merupakan bukti bahwa perusahaan telah melampaui persyaratan (beyond compliance) yang mencakup penerapan sistem manajemen lingkungan, upaya efisiensi energi, upaya penurunan emisi, pemanfaatan sumber daya secara efisien melalui upaya 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Recovery), serta pengelolaan limbah B3 dan non B3,” ungkap Suherman.

Wujud dari komitmen ini adalah keberhasilan SMBR melalui program inovasi berkelanjutan yang telah dijalankan, diantaranya Program Efisiensi Energi melalui Program efisiensi energi proses penggilingan semen dengan penambahan Cement Grinding Aid (CGA) sebagai penurunan indeks terak, inovasi ini berhasil menurunkan energi sebesar 222.630,67 GJ.

Selanjutnya Program Penurunan Emisi yang berhasil menurunkan emisi sebesar 20.441,60 Ton CO2 eq melalui Program penambahan CGA dalam proses penggilangan semen. Terakhir Program Efisiensi Air melalui program pemanfaatan air backwash, inovasi ini mampu menurunkan beban pencemaran air sebesar 36.394,5 m3.

Suherman mengucapkan rasa bangga kepada seluruh insan SMBR. “Terima kasih atas kerja keras seluruh insan SMBR yang telah mendukung dan memberikan kontribusi yang terbaik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan praktik dan komitmen terhadap lingkungan dalam upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan,” ucapnya. (*)

PALEMBANG – Rumah BUMN Baturaja merupakan wadah berkumpulnya pelaku UMK untuk belajar bersama dan menciptakan produk kreatif dan berkualitas. Rumah BUMN Baturaja yang dikelola PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk 49 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaannya.

Proses perolehan sertifikasi halal ini, Rumah BUMN Baturaja bekerjasama dengan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang bertugas mendampingi mitra binaan UMK dalam pengurusan sertifikasi halal serta melakukan vertifikasi dan validasi pengajuan sertifikasi halal dari UMKM.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri mengatakan bahwa dengan adanya sertifikasi halal ini, mitra binaan akan menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan peluang baru untuk memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas dan semakin memperkuat Rumah BUMN Baturaja dalam memasarkan layanan ritel terbaik dan jaminan kepada pelanggan dalam membeli segala produk yang ada di mitra binaan mereka.

“Pada tahun 2022, Rumah BUMN Baturaja telah berhasil melakukan sertifikasi halal sebanyak 27 mitra binaan. Untuk tahun 2023, per desember ini kami berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 22 mitra binaan. Jadi hingga saat ini sudah ada 49 mitra binaan yang telah mengantongi sertifikat halal. Program pendampingan sertifikasi halal ini akan terus kami lakukan sehingga seluruh produk mitra binaan mengantongi sertifikat halal,” kata Basthony.

Tumini, pemilik usaha cemilan Keripik Macho, yang merupakan salah satu mitra binaan Rumah BUMN Baturaja, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap program sertifikasi halal yang diterapkan. “Saya sangat terbantu dengan adanya sertifikat halal ini. Karena dengan mengantongi sertifikat ini, meningkatkan kualitas dan daya saing produk saya, apalagi membuka peluang untuk mengenalkan produk Keripik Macho ke pasar yang lebih luas lagi,” ungkapnya.

Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja menambahkan SMBR melalui Rumah BUMN Baturaja berkomitmen akan terus memprogramkan mitra binaannya untuk naik kelas dengan mendapatkan sertifkat halal. Secara berkala dan bertahap kegiatan ini akan terus ditingkatkan sehingga semua mitra binaan memiliki sertifikat halal.

“Hal itu sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Environmental Social Governance (ESG) yang diterapkan oleh SMBR, salah satunya di Rumah BUMN Baturaja yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian para pelaku usaha,” pungkas Gili. (*)