Baturaja – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Pembuatan Materi dan Presentasi Pengajaran bersama Universitas Multi Data Palembang (MDP) di Ganesha Arena, Baturaja, pada Kamis (21/05). Kegiatan ini merupakan bentuk support dari Corporate Social Responsibility (CSR) Semen Baturaja dalam tanggung jawab sosial dan peduli dengan lingkungan sekitar di Baturaja.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para tenaga pendidik mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam proses pembelajaran, yang membantu pengembangan media ajar yang lebih inovatif dan interaktif. Pelatihan ini dihadiri oleh para pendidik mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK, dengan total 60 pengajar hadir sebagai perwakilan dari berbagai sekolah. 

Dalam sambutannya, Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif untuk generasi penerus bangsa agar menjadi lebih bijak dalam penggunaan AI.

“Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, acara ini merupakan acara yang sangat baik dalam rangka menyiapkan generasi penerus bangsa untuk memanfaatkan AI dengan baik dan menjadi lebih produktif, inovatif, dan kreatif. Penggunaan AI merupakan hal yang tidak bisa dielakkan dan menjadi bagian dalam kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan kegiatan pendukung agar AI dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” Ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat bermanfaat untuk tenaga pendidik, sehingga bisa mengajarkan anak-anak untuk lebih siap menghadapi tantangan AI di masa mendatang.

Perwakilan dari Universitas MDP, Dedy Hermanto S.Kom., M.T.I, turut memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pelatihan AI guna mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah, serta mengikis ketimpangan informasi antara perkotaan dan kabupaten.

“Dengan kegiatan ini, harapan kami agar tidak ada kesenjangan informasi antara wilayah perkotaan dan kabupaten. Adanya kehadiran para tenaga pendidik disini membantu kami untuk menyebarkan ilmu yang diberikan, sehingga informasi dapat diteruskan kepada para siswa dan menjadi bekal yang bermanfaat, baik bagi para tenaga pendidik maupun siswa-siswi yang diajar,” ucapnya.

Serta Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Hendri Wijaya S.Ag., M.Si, juga turut memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang bermanfaat untuk bekal para guru dimasa mendatang.

“Atas nama Dinas Pendidikan, kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena sejalan dengan dunia pendidikan. Program pembelajaran coding dan KKA telah masuk ke kurikulum mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK. Hadirnya rekan-rekan perguruan tinggi untuk membantu edukasi penerapan AI ke pembelajaran diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten OKU,” ujarnya. 

Adanya kegiatan ini untuk mengupas tuntas pemanfaatan AI untuk pembuatan materi dan presentasi pengajaran guru-guru mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK. Mulai dari pengenalan, etika penggunaan, teknik pengarahan AI, pembuatan materi, hingga pemanfaatan AI untuk membuat presentasi mengajar, yang ditutup dengan persiapan sertifikasi Gemini Educator yang bermanfaat bagi para pengajar.

Melalui kegiatan ini, Semen Baturaja berharap dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya pada bidang pendidikan dan transformasi digital. Kolaborasi bersama Universitas MDP diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung kemudahan penggunaan teknologi di masa mendatang khususnya penggunaan AI yang lebih optimal, kreatif, dan bertanggung jawab. (*)

Jakarta – Pemegang saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp34,38 miliar atau setara dengan Rp3,46185 per lembar saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta pada Senin (18/5/2026).

Nilai dividen tersebut merupakan 20% dari total laba bersih konsolidasian Perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp171,92 miliar. Adapun sisa laba bersih sebesar 80% atau Rp137,53 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan. Dana tersebut dipersiapkan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung agenda ekspansi bisnis SMBR di masa mendatang.

Selain penetapan laba, RUPST juga menyepakati langkah strategis berupa perubahan susunan pengurus Perseroan serta penyesuaian Anggaran Dasar berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Perubahan ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan (GCG) serta memberikan fleksibilitas bagi SMBR dalam menangkap peluang usaha baru di industri bahan bangunan.

Dalam agenda perubahan pengurus Perseroan, pemegang saham menyetujui pengangkatan Muhamad Alipudin sebagai Komisaris Utama menggantikan Inosentius Samsul. RUPST juga menyetujui pengangkatan Luthvie Arifin sebagai Komisaris Independen menggantikan Chowadja Sanova. Pergantian ini menjadi bagian dari langkah strategis Perseroan untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efektivitas pengawasan, serta mendukung percepatan transformasi bisnis dan pertumbuhan berkelanjutan SMBR di tengah dinamika industri semen nasional.

Suherman Yahya selaku Direktur Utama SMBR menjelaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas kepercayaan mereka selama tahun 2025.

“Perseroan berhasil menjaga momentum pertumbuhan dan profitabilitas sepanjang tahun 2025 melalui penguatan operational excellence, efisiensi biaya produksi, serta peningkatan daya saing di pasar. Pembagian dividen ini menjadi bentuk komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham sekaligus tetap menjaga ruang ekspansi bisnis ke depan,” ujarnya.

Optimisme Perseroan pun semakin menguat memasuki tahun 2026. SMBR membidik pertumbuhan volume penjualan dengan mengandalkan proyeksi kenaikan aktivitas infrastruktur dan properti di wilayah Sumatera bagian selatan. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan berkomitmen menerapkan operational excellence yang berbasis pada industri hijau, termasuk peningkatan pemanfaatan bahan bakar alternatif dan transformasi digital di seluruh lini produksi.

Secara lebih luas, langkah-langkah yang diambil dalam RUPST ini menegaskan posisi SMBR sebagai pemain utama yang adaptif terhadap perubahan regulasi dan dinamika pasar. Dengan fundamental keuangan yang semakin sehat dan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan, SMBR siap melanjutkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan demi menciptakan nilai jangka panjang bagi industri konstruksi nasional. (*)

Baturaja — PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan lingkungan dengan meraih peringkat PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan yang melampaui kepatuhan (beyond compliance).

PROPER Hijau merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai tidak hanya memenuhi regulasi lingkungan, tetapi juga berhasil menerapkan inovasi dalam efisiensi energi, pengurangan emisi, pengelolaan limbah terpadu, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Direktur Utama SMBR menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh lini operasional.

“Pencapaian PROPER Hijau ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. SMBR berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Sepanjang periode penilaian, SMBR berhasil menjalankan berbagai inisiatif strategis, antara lain melalui optimalisasi penggunaan energi alternatif, peningkatan efisiensi proses produksi, serta penguatan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, SMBR juga terus mendorong transformasi operasional berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

Pencapaian PROPER Hijau ini sekaligus memperkuat posisi SMBR sebagai perusahaan industri semen yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ke depan, SMBR akan terus memperluas implementasi program-program keberlanjutan yang inovatif dan adaptif, sejalan dengan upaya mendukung target pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (*)

OKI – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi melalui penyelenggaraan  Akademi Jago Bangunan yang dilaksanakan di Pucuk Resto Dinesti Land, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Selasa (28/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh General Manager of Sales SMBR, Bapak Kartha Kurniadi, serta diikuti oleh 50 tukang bangunan yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten OKI. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan edukasi dan peningkatan kompetensi bagi para pekerja konstruksi agar mampu menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan berstandar tinggi.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi teknis yang aplikatif, meliputi pemahaman produk Semen Baturaja, standar mutu pekerjaan konstruksi, teknik beton dan mix design, hingga metode perawatan beton yang tepat guna memastikan hasil konstruksi yang kuat dan tahan lama.

Dalam sambutannya, Bapak Kartha Kurniadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian SMBR terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi di daerah. Ia menegaskan bahwa para tukang memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas bangunan sekaligus memengaruhi keputusan penggunaan material.

“Bapak-bapak tukang merupakan influencer owner dalam pengambilan keputusan, karena para tukanglah yang mengerti pilihan terbaik untuk sebuah bangunan berdasarkan pengalaman yang telah dilalui,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui pelatihan ini, SMBR berharap para peserta dapat semakin memahami teknik konstruksi yang tepat serta pemanfaatan produk semen secara optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan di lapangan.

SMBR secara konsisten terus menghadirkan program Akademi Jago Bangunan di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat engagement dengan para pemangku kepentingan sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. (*)

Palembang – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi strategis dengan mitra bisnis melalui penyelenggaraan Distributor Summit yang digelar pada 20 April 2026 di Hotel Arista Palembang.

Mengusung semangat “Stronger Partnership, Thrive Together”, kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan jajaran manajemen SMBR dengan para distributor guna menyelaraskan strategi bisnis, memperkuat sinergi, serta mendorong pencapaian target kinerja tahun 2026 di tengah dinamika industri semen yang semakin kompetitif.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, dalam sambutannya menegaskan peran krusial distributor sebagai ujung tombak perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis. Ia menyatakan bahwa SMBR terus memperkuat kolaborasi dengan para mitra distribusi untuk menghadapi tantangan pasar sekaligus menangkap peluang pertumbuhan yang ada.

“Kami menjadikan distributor sebagai bagian penting dari ekosistem bisnis SMBR. Kami akan terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan sinergi, dan mendorong kinerja bersama agar dapat tumbuh secara berkelanjutan,” Ujar Suherman Yahya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, SMBR memaparkan berbagai strategi bisnis yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026, mulai dari pemaparan kondisi pasar dan outlook industri semen, penetapan target penjualan, hingga strategi penetrasi pasar yang lebih adaptif. Selain itu, perusahaan juga menyampaikan penguatan pemasaran melalui program dan aktivasi pasar yang lebih terarah guna meningkatkan daya saing di tingkat distributor, toko maupun end-user. Upaya ini turut diperkuat dengan pendekatan pengelolaan distributor berbasis clustering, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembinaan mitra serta mendorong optimalisasi kinerja di setiap wilayah pemasaran.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mitra, SMBR juga memberikan berbagai penghargaan kepada distributor dan tenaga penjualan berprestasi atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Penghargaan yang diberikan mencerminkan pencapaian unggul baik dari sisi volume penjualan, pertumbuhan bisnis, maupun kontribusi individu di lapangan.

Momentum penting dalam kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan komitmen target penjualan tahun 2026 antara SMBR dan para distributor. Komitmen tersebut menjadi simbol kesepahaman bersama dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar regional.

Di tengah tantangan industri semen nasional yang masih menghadapi tekanan oversupply dan kompetisi yang ketat, SMBR tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung yang menunjukkan potensi demand yang positif. Melalui penguatan kolaborasi, inovasi program pemasaran, serta optimalisasi jaringan distribusi, SMBR menargetkan peningkatan kinerja yang berkelanjutan serta penguatan pangsa pasar di tahun 2026. (*)

Baturaja – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali menunjukkan konsistensinya dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dengan mempertahankan predikat “Very Good” (Level 4) pada ajang ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2025.

Pada penilaian tahun ini, SMBR mencatatkan skor 94,56, meningkat dari 92,84 pada tahun sebelumnya, atau tumbuh 1,72 poin secara year-on-year (YoY). Peningkatan ini mencerminkan penguatan berkelanjutan dalam implementasi praktik tata kelola perusahaan yang berstandar internasional

Pencapaian ini menempatkan SMBR di atas rata-rata perusahaan publik kategori Big Cap di ASEAN yang berada pada level 82,60, mempertegas posisi perusahaan sebagai entitas yang unggul dalam praktik tata kelola.

General Manager Of Corporate Secretary menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat fondasi tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Capaian skor ASEAN CG Scorecard ini menjadi bukti nyata komitmen SMBR dalam mengimplementasikan praktik GCG yang selaras dengan standar internasional. Kami terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola, termasuk penguatan aspek keberlanjutan dan ketangguhan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.” Ujar Hari Liandu

Peningkatan kinerja terutama terlihat pada aspek keberlanjutan dan ketangguhan, yang mencerminkan keseriusan perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasional bisnis. Hal ini mencakup pengelolaan risiko, keterlibatan pemangku kepentingan, serta penguatan peran dewan dalam pengawasan isu keberlanjutan.

Ke depan, SMBR berkomitmen untuk terus melakukan penyempurnaan praktik tata kelola, termasuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi hasil asesmen sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan.

Dengan capaian ini, SMBR optimistis dapat semakin meningkatkan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan, serta memperkuat daya saing perusahaan di tingkat regional maupun global. (*)

Lampung – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pembangunan regional melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Provinsi Lampung pada Rabu (9/4) di Kantor Gubernur Provinsi Lampung, yang dihadiri oleh Komisaris Independen SMBR, Bapak Feryzal Adham, serta Direktur Keuangan & SDM, Rahmat Hidayat. Kehadiran jajaran manajemen SMBR disambut langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, beserta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Komisaris Independen SMBR, Feryzal Adham, menyampaikan bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu wilayah strategis dengan potensi pertumbuhan infrastruktur yang signifikan, sekaligus menjadi fokus pengembangan pasar Perseroan.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen SMBR untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Kami melihat Provinsi Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan infrastruktur, dan SMBR siap berperan aktif sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan tersebut,” ujarnya.

SMBR mencatat bahwa saat ini pangsa pasar Perseroan di wilayah Lampung telah mencapai sekitar 60%, dengan target peningkatan hingga 70% sejalan dengan strategi induk usaha, SIG. Proyek infrastruktur menjadi pendorong utama pertumbuhan permintaan semen, mencakup pembangunan jalan, program Sekolah Rakyat, serta berbagai proyek pemerintah yang bersumber dari APBD, APBN, dan instansi terkait lainnya.

Potensi nilai proyek infrastruktur di Lampung diperkirakan mencapai skala triliunan rupiah, dengan estimasi kebutuhan semen sekitar 375.000 ton. Selain itu, tren peningkatan penggunaan semen juga didorong oleh peralihan konstruksi dari aspal menuju beton, yang dinilai lebih efisien dan berkelanjutan.

Sejalan dengan peluang tersebut, SMBR juga menegaskan komitmennya dalam menjamin ketersediaan dan kelancaran pasokan produk Semen Baturaja di wilayah Provinsi Lampung. Perseroan memastikan kesiapan dari sisi kapasitas produksi, distribusi, serta jaringan logistik guna memenuhi kebutuhan pasar secara optimal dan tepat waktu, khususnya dalam mendukung berbagai proyek strategis pemerintah maupun swasta.

Dari sisi ekonomi regional, pertumbuhan di Provinsi Lampung menunjukkan tren positif, terutama didorong oleh peningkatan sektor retail dan pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten, khususnya di wilayah Lampung Selatan.

Lebih lanjut, SMBR mengidentifikasi sejumlah proyek strategis dengan potensi nilai yang signifikan. Estimasi nilai proyek dari APBN, termasuk program Inpres Jalan Daerah (IJD), mencapai sekitar Rp1,3 triliun. Sementara itu, potensi proyek di tingkat kabupaten/kota diperkirakan hampir mencapai Rp2 triliun. Dari total nilai tersebut, penggunaan semen diperkirakan berada pada kisaran 30% hingga 33%, khususnya untuk proyek jalan berbasis beton.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut baik kunjungan dan inisiatif kolaborasi yang dilakukan oleh SMBR. Ia menilai kehadiran industri strategis seperti SMBR memiliki peran penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

“Kami mengapresiasi langkah SMBR dalam menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam percepatan pembangunan serta meningkatkan perekonomian daerah,” ungkapnya.

Pertemuan ini juga menjadi forum diskusi strategis untuk mengidentifikasi berbagai peluang kolaborasi, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.

Melalui inisiatif ini, SMBR optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam pembangunan nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)

Baturaja – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025, dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan, disertai perbaikan struktur permodalan dan penurunan liabilitas secara berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,36 triliun, meningkat 12,9% (year-on-year) dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,09 triliun. Kinerja ini didorong oleh peningkatan volume penjualan, penguatan pasar eksisting, serta strategi distribusi yang lebih optimal di wilayah pemasaran utama.

Dari sisi profitabilitas, SMBR mencatatkan laba bersih sebesar Rp171,92 miliar, tumbuh 33% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp129,25 miliar. Dengan capaian tersebut, Perseroan membukukan net profit margin sebesar 7,3%, meningkat dari sekitar 6,2% pada tahun 2024, mencerminkan peningkatan kualitas laba yang lebih baik.

Perseroan juga berhasil meningkatkan efisiensi melalui penurunan beban keuangan menjadi Rp52,93 miliar, atau turun 32,9% (yoy) dibandingkan Rp78,85 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan keberhasilan strategi Perseroan dalam mengelola struktur utang dan biaya pendanaan secara lebih efektif.

Dari sisi posisi keuangan, SMBR mencatatkan penguatan struktur permodalan yang tercermin dari peningkatan total ekuitas menjadi Rp3,41 triliun, tumbuh 4,6% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3,26 triliun. Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp1,36 triliun, turun signifikan sebesar 17,8% (yoy) dari Rp1,63 triliun pada tahun 2024.

Perbaikan ini berdampak pada semakin sehatnya rasio keuangan Perseroan, di antaranya rasio debt to equity (DER) yang semakin rendah, mencerminkan struktur permodalan yang lebih kuat dan tingkat leverage yang semakin terkendali. Selain itu, penurunan beban keuangan turut mendorong peningkatan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban pembayaran bunga (interest coverage ratio).

Sejalan dengan kinerja positif tersebut, pada tahun 2026 SMBR berhasil mempertahankan peringkat kredit dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) yaitu idAA- dengan outlook stabil. Peningkatan rating ini mencerminkan posisi keuangan Perseroan yang semakin solid, didukung oleh perbaikan kinerja operasional, penguatan struktur permodalan, serta profil risiko yang semakin terjaga.

General Manager of Corporate Secretary SMBR menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi dan disiplin keuangan yang konsisten dijalankan Perseroan.

“Kinerja tahun 2025 menunjukkan bahwa SMBR berada pada jalur pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Kami tidak hanya fokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga memastikan efisiensi biaya, penguatan struktur permodalan, serta pengelolaan liabilitas yang prudent. Rating dari PEFINDO menjadi validasi atas fundamental keuangan Perseroan yang semakin kuat,” ujar Hari Liandu.

Lebih lanjut, manajemen menegaskan bahwa Perseroan akan terus mengedepankan strategi pertumbuhan yang selektif dan berkelanjutan, termasuk optimalisasi operasional, efisiensi biaya, serta pemanfaatan sinergi dengan induk usaha guna menghadapi dinamika industri semen nasional.

Dengan fundamental keuangan yang semakin kuat serta dukungan rating kredit yang stabil, SMBR optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan kinerja serta meningkatkan daya saing di pasar ke depan.(*)

Baturaja  – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menyelenggarakan kegiatan Tausiah Ramadan dan Buka Puasa Bersama pada Jumat (13/03) di Ganesha Arena, Baturaja. Kegiatan yang mengusung tema “Menebar Berkah Ramadan, Menguatkan Iman dan Kebersamaan” ini menghadirkan tausiah dari Ustadz Abdul Somad.

Kegiatan ini merupakan agenda internal perusahaan yang diikuti oleh jajaran manajemen dan karyawan PT Semen Baturaja sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja selama bulan suci Ramadan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Sumsel dan Bupati OKU beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Direktur Utama PT Semen Baturaja dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya perusahaan untuk membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga nilai spiritual dan kebersamaan antar karyawan.

“Bulan Ramadan adalah momentum bagi kita semua untuk memperkuat keimanan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat saling berbagi. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh insan Semen Baturaja dapat semakin solid dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” ujar Suherman Yahya.

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, S.E., M.M., turut mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Semen Baturaja sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Kami berharap Semen Baturaja terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ulu, Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran Semen Baturaja selama ini telah memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu.

“Kami mengapresiasi berbagai kontribusi yang telah diberikan oleh Semen Baturaja bagi daerah. Semoga melalui momentum Ramadan ini, sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dapat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam tausiah yang disampaikan, Ustadz Abdul Somad mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah dan kebersamaan baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerja.

Kegiatan tausiah kemudian dilanjutkan dengan doa bersama serta buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, PT Semen Baturaja berharap semangat Ramadan dapat menjadi energi positif bagi seluruh karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab serta terus berkontribusi bagi kemajuan perusahaan dan pembangunan daerah. (*)

Jakarta – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan pada ajang Anugerah BUMN 2026 yang merupakan penyelenggaraan ke-15. Pada ajang tersebut, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk berhasil meraih penghargaan Strategi Pertumbuhan Perusahaan Terbaik, sementara Direktur Utama SMBR Suherman Yahya turut dianugerahi penghargaan Best CEO Strategic AI Implementation for Manufacturing Excellence.

Acara penghargaan yang diselenggarakan oleh BUMN Track ini berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 15.00 – 17.30 WIB di Hotel Borobudur, Jakarta, dan dihadiri oleh para pimpinan BUMN, pemangku kepentingan, serta tokoh dari berbagai sektor industri.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Suherman Yahya, yang hadir mewakili perusahaan dalam seremoni penyerahan penghargaan.

Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Suherman Yahya, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya perusahaan dalam memperkuat strategi pertumbuhan yang berkelanjutan serta mendorong transformasi digital di sektor manufaktur.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Semen Baturaja dalam menjalankan strategi pertumbuhan perusahaan serta mendorong inovasi melalui pemanfaatan teknologi, termasuk implementasi Artificial Intelligence dalam proses bisnis dan operasional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta daya saing perusahaan agar dapat memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan mendukung pembangunan nasional,” ujar Suherman Yahya.

Penghargaan Strategi Pertumbuhan Perusahaan Terbaik menjadi pengakuan atas langkah strategis SMBR dalam memperkuat kinerja perusahaan di tengah dinamika industri semen nasional, termasuk melalui peningkatan efisiensi operasional, penguatan pasar, serta sinergi dalam ekosistem BUMN.

Sementara itu, penghargaan Best CEO Strategic AI Implementation for Manufacturing Excellence mencerminkan keberhasilan kepemimpinan perusahaan dalam mendorong transformasi digital, khususnya melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk meningkatkan efektivitas proses produksi, pengambilan keputusan berbasis data, serta optimalisasi operasional di sektor manufaktur.

Melalui pencapaian ini, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk berkomitmen untuk terus memperkuat kinerja perusahaan, mendorong inovasi, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung penguatan sektor industri semen dan infrastruktur di Indonesia.(*)