BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkarmat) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di Kantor Damkarmat Kabupaten OKU, Sumatra Selatan pada Jumat (2/2).

Bantuan yang diserahkan berupa 2 Unit Mesin Pompa, 5 Unit Nozzle Gun, dan 5 Unit Nozzle Jet. Penyerahan bantuan yang diserahkan langsung secara simbolis melalui Unit of CSR SMBR kepada Kepala Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kabupaten OKU, Aminilson.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri mengatakan bantuan yang diberikan merupakan salah satu bentuk pelaksanaan CSR SMBR, dalam upaya mendukung keberlanjutan operasional Damkarmat  dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana terutama bencana kebakaran karena OKU masuk dalam zona rawan karhutla. Hal ini juga sebagai salah satu bentuk antisipasi dalam persiapan menghadapi kondisi karhutla yang sering terjadi.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan kapasitas operasional Damkarmat di Kabupaten OKU dan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah,” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Damkarmat Kabupaten OKU mengucapkan terima kasih kepada SMBR, dimana bantuan tersebut sangat membantu dalam ketersediaan dan kelancaran operasional Damkarmat di Kabupaten OKU ini.

“Bantuan dari Semen Baturaja ini sangat ditunggu dan bermanfaat untuk masyarakat dimana akhir akhir ini sangat sering sekali musibah kebakaran dan banjir yang diakibatkan tingginya intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten OKU,” pungkasnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Seminar K3 dan Penyegaran K3 tahun 2024 dengan judul “Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan & Pengelolaan Keselamatan dan Lingkungan Pertambangan Dalam Upaya Pencegahan Kecelakaan Tambang”. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mendukung Bulan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024.

Seminar ini mengundang Armaya Sentanu Pasek selaku Kepala Bidang Teknik dan Penerimaan Minerba Dinas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia (RI) dan Fiterman Aris selaku Kepala Bidang Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang sebagai narasumber.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan pada Selasa (30/1) ini, diikuti karyawan SMBR, anak usaha hingga vendor dan dihadiri Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri.

Dalam sambutannya, Muhammad Syafitri, Direktur Operasi SMBR, menekankan bahwa peringatan Bulan K3 memiliki manfaat yang baik bagi para pekerja dan perusahaan. Menurutnya, pelaksanaan Seminar K3 ini diharapkan mampu memotivasi pekerja untuk patuh terhadap peraturan K3 yang telah ditetapkan perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk mencegah terjadinya kejadian fatality di lingkungan kerja, dan mengidentifikasi sumber risiko kecelakaan tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dengan mematuhi aturan dan prosedur yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Selanjutnya, dilanjutkan dengan sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan yang disampaikan oleh Fiterman Aris. Menurutnya Perlindungan sosial di tempat kerja adalah hak setiap pekerja. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, ia mengatakan kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan menyeluruh dan manfaat yang nyata bagi para pekerja.

“Bekerjalah dengan aman dan nyaman tapi tetap diutamakan jaminan Ketenagakerjaan agar semua pekerja terlindungi dari resiko kecelakaan kerja ” tuturnya.

Sementara itu, pada sesi selanjutnya Armaya Sentanu Pasek menjelaskan keselamatan adalah prioritas utama dalam lingkungan tambang. Upaya pencegahan kecelakaan dan perlindungan kesehatan para pekerja adalah komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman.

“Kerja aman dan nyaman merupakan Impian kita bersama tapi utamakan keselamatan dalam bekerja itulah yang utama khususnya pekerja tambang yang mempunyai resiko kecelakaan lebih banyak dari area lainnya,” kata Armaya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi ekonomi secara berkelanjutan kepada masyarakat melalui program pemberdayaan UMKM. Seperti Deni Saputra, pengusaha kopi dengan merek Ngupi Ku-day, yang sukses mewujudkan impiannya membangun usaha kafe berkat pendampingan dan pembinaan dari Rumah BUMN Baturaja yang dikelola oleh SMBR.

Deni Saputra (Deni), warga Kemalaraja, Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, adalah seorang pegawai swasta yang merintis usaha Ngupi Ku-day pada 2018 untuk memaksimalkan hasil kebun kopinya seluas 2 ha di Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan, serta memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya dengan membuka lapangan pekerjaan.

“Saya sangat bersyukur bisa bergabung di Rumah BUMN Baturaja yang telah membantu memasarkan produk dan diikutsertakan dalam pameran-pameran sehingga Ngupi Ku-day bisa dikenal luas dan meningkatkan penjualan. Sekarang usaha saya jauh berkembang. Produk kopi saya sudah masuk ke beberapa hotel dan kafe di Martapura dan Palembang. Impian saya untuk punya kafe sendiri juga tercapai. Kalau ditanya omzet, rata-rata saya bisa dapat hingga Rp50 juta per bulan. Jauh sekali kondisinya saat awal membangun usaha,” kata Deni.

Deni mengisahkan masa sulitnya saat awal merintis usaha. “Modal saya saat itu Rp500 ribu dan saya belum punya mesin roasting dan mesin giling kopi. Jadi saya harus titip ke orang. Pelanggan masih terbatas pada teman dan tetangga sekitar rumah, sehingga saya harus menawarkan produk secara door to door. Pendapatan kala itu sekitar Rp100 ribu,” ungkap Deni.

Beruntunglah pada 2019, dirinya mendapat informasi tentang Rumah BUMN Baturaja dari media sosial. Dengan dukungan dari teman, Deni memutuskan untuk bergabung. Di Rumah BUMN Baturaja usahanya mendapat pendampingan dan bantuan pemasaran, serta diikutsertakan ke pameran-pameran. Setiap selesai pameran, Deni mengaku ada saja pelanggan yang menghubungi untuk memesan kopi ke nomor yang tertera di kemasan produk. Dari situ pelanggan mulai bertambah dan omzet terus meningkat.

Menurut Deni, yang menjadi daya pikat produk kopinya adalah pada biji kopinya. Kopi Ngupi Ku-day diolah dari biji kopi yang dipetik saat sudah merah (petik merah), atau yang sudah matang sempurna untuk menghasilkan cita rasa kopi jenis robusta yang pas dan nikmat, serta aroma yang harum.

“Tahun 2020 akhirnya saya bisa beli mesin roasting dan mesin giling kopi. Karena banyak yang ingin menikmati kopi langsung di tempat, maka di tahun 2023 saya membuka kafe Ngupi Ku-day di Baturaja. Untuk mengelola kafe, saya dibantu oleh 5 karyawan. Sedangkan pengelolaan kebun kopi dibantu 3 orang. Total karyawan saya saat ini seluruhnya ada 8 orang,” ujar Deni.

Sejak resmi beroperasi, kafe Ngupi Ku-day buka pada pukul 14.00 –  24.00 dan sedikitnya ada 50 pelanggan yang berkunjung setiap harinya. Mereka yang berkunjung rata-rata berusia 35 tahun ke atas yang ingin menikmati kopi dengan suasana rumahan. Kini, Ngupi Ku-day bekerja sama dengan Rumah BUMN Baturaja menjalankan program Kedai Kopi Ramah Lingkungan (eco cofe) atau minum kopi bayar dengan sampah plastik sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan. Rumah BUMN Baturaja juga memberikan bantuan dalam pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha), pendampingan sertifikasi halal, pemasaran di marketplace PaDi UMKM, hingga neon box atau plang nama toko.

“Saya tidak menyangka ternyata neon box ini pengaruhnya besar juga karena setelah dipasang banyak orang jadi tahu dan berkunjung. Terima kasih Rumah BUMN Baturaja atas pendampingan dan bantuan yang telah diberikan selama ini. Semoga terus membantu UMKM untuk maju,” tutup Deni.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri mengatakan, kepedulian SMBR terhadap UMKM binaan yang dibuktikan melalui pendampingan dan pembinaan lewat Rumah BUMN Baturaja terus melahirkan pengusaha-pengusaha sukses yang ikut berkontribusi terhadap ekonomi daerah dan membuka lapangan pekerjaan untuk mendukung pemerintah mengurangi angka pengangguran.

Deni Saputra adalah satu dari 261 UMKM yang mendapat pendampingan dan pembinaan di Rumah BUMN Baturaja, mulai dari bantuan proses perizinan, sertifikasi halal, beragam pelatihan, hingga packaging dan pemasaran produk. Selain itu, Rumah BUMN Baturaja juga memfasilitasi UMKM untuk berpartisipasi dalam ajang pameran berskala nasional hingga internasional, seperti IBD Expo pada 2018, Lampung Fair yang diadakan setiap tahun, hingga ICPF di Kuala Lumpur Malaysia pada 2019.

“Pelibatan UMKM dalam berbagai pameran bertujuan untuk memberikan pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta memperluas jangkauan pemasaran produk sehingga tidak hanya dapat dijangkau oleh warga lokal tetapi juga menasional bahkan go global,” kata Basthony.(*)     

PALEMBANG  – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi Donor Darah yang diadakan secara serentak di tiga lokasi site SMBR yaitu Palembang, Baturaja, dan Panjang pada Jumat (19/1).

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri menjelaskan aksi donor darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional yang setiap tahunnya dilaksanakan. Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan stok darah di PMI setempat

“Aksi kemanusiaan yang diikuti oleh Karyawan/ti, Anak Usaha serta Afiliasi ini telah menghasilkan 123 kantong darah dari seluruh site SMBR yang terdiri dari 52 kantong darah dari Baturaja, 40 kantong darah di Palembang, dan 31 kantong darah di Panjang,” kata Basthony. 

Sementara itu, Senior Manager of Health, Safety, & Environment SMBR, Meriadi mengatakan donor darah selain membantu sesama manusia yang membutuhkan tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan.

“Donor darah bukan hanya memberikan manfaat bagi penerima darah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan pendonor sendiri seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah dan lain sebagainya,” katanya.

Salah satu karyawan SMBR yang ikut serta, Dwitya Ariesta, mengungkapkan bahwa ia rutin mengajak suaminya untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

“Saya bersama suami cukup rutin melakukan donor darah karena setelah donor darah, badan terasa sehat dan segar apalagi ini adalah donor darah pertama ditahun ini. Kami juga merasa bahagia dapat memberikan kontribusi positif untuk membantu sesama,” ucap Dwi.

Selain itu, SMBR juga di Anugerahi oleh PMI Kota Palembang “Piagam Penghargaan Periode Tahun 2024” sebagai apresiasi atas Partisipasinya dalam Kegiatan Sosial Donor Darah untuk Kepentingan Kemanusiaan”. (*)

JAKARTA – Dipenghujung tahun 2023, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil meraih kembali penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Penghargaan PROPER ini diterima langsung oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya di Hotel Bidakara, Jakarta pada (20/12) dalam acara Anugerah Lingkungan PROPER dan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah.

Penghargaan PROPER Hijau diberikan kepada perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan, memanfaatkan sumber daya secara efisien dan melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Suherman Yahya menilai keberhasilan ini membuktikan komitmen SMBR terhadap praktik bisnis berkelanjutan yang telah dijalankan. Selaras dengan visi perusahaan Menjadi Green Cement Based Building Material Company  terdepan di Indonesia serta mendukung penerapan prinsip Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs) yang diterapkan oleh perusahaan.

“Pencapaian SMBR memperoleh PROPER Hijau merupakan bukti bahwa perusahaan telah melampaui persyaratan (beyond compliance) yang mencakup penerapan sistem manajemen lingkungan, upaya efisiensi energi, upaya penurunan emisi, pemanfaatan sumber daya secara efisien melalui upaya 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Recovery), serta pengelolaan limbah B3 dan non B3,” ungkap Suherman.

Wujud dari komitmen ini adalah keberhasilan SMBR melalui program inovasi berkelanjutan yang telah dijalankan, diantaranya Program Efisiensi Energi melalui Program efisiensi energi proses penggilingan semen dengan penambahan Cement Grinding Aid (CGA) sebagai penurunan indeks terak, inovasi ini berhasil menurunkan energi sebesar 222.630,67 GJ.

Selanjutnya Program Penurunan Emisi yang berhasil menurunkan emisi sebesar 20.441,60 Ton CO2 eq melalui Program penambahan CGA dalam proses penggilangan semen. Terakhir Program Efisiensi Air melalui program pemanfaatan air backwash, inovasi ini mampu menurunkan beban pencemaran air sebesar 36.394,5 m3.

Suherman mengucapkan rasa bangga kepada seluruh insan SMBR. “Terima kasih atas kerja keras seluruh insan SMBR yang telah mendukung dan memberikan kontribusi yang terbaik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan praktik dan komitmen terhadap lingkungan dalam upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan,” ucapnya. (*)

PALEMBANG – Rumah BUMN Baturaja merupakan wadah berkumpulnya pelaku UMK untuk belajar bersama dan menciptakan produk kreatif dan berkualitas. Rumah BUMN Baturaja yang dikelola PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk 49 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaannya.

Proses perolehan sertifikasi halal ini, Rumah BUMN Baturaja bekerjasama dengan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang bertugas mendampingi mitra binaan UMK dalam pengurusan sertifikasi halal serta melakukan vertifikasi dan validasi pengajuan sertifikasi halal dari UMKM.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri mengatakan bahwa dengan adanya sertifikasi halal ini, mitra binaan akan menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan peluang baru untuk memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas dan semakin memperkuat Rumah BUMN Baturaja dalam memasarkan layanan ritel terbaik dan jaminan kepada pelanggan dalam membeli segala produk yang ada di mitra binaan mereka.

“Pada tahun 2022, Rumah BUMN Baturaja telah berhasil melakukan sertifikasi halal sebanyak 27 mitra binaan. Untuk tahun 2023, per desember ini kami berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 22 mitra binaan. Jadi hingga saat ini sudah ada 49 mitra binaan yang telah mengantongi sertifikat halal. Program pendampingan sertifikasi halal ini akan terus kami lakukan sehingga seluruh produk mitra binaan mengantongi sertifikat halal,” kata Basthony.

Tumini, pemilik usaha cemilan Keripik Macho, yang merupakan salah satu mitra binaan Rumah BUMN Baturaja, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap program sertifikasi halal yang diterapkan. “Saya sangat terbantu dengan adanya sertifikat halal ini. Karena dengan mengantongi sertifikat ini, meningkatkan kualitas dan daya saing produk saya, apalagi membuka peluang untuk mengenalkan produk Keripik Macho ke pasar yang lebih luas lagi,” ungkapnya.

Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja menambahkan SMBR melalui Rumah BUMN Baturaja berkomitmen akan terus memprogramkan mitra binaannya untuk naik kelas dengan mendapatkan sertifkat halal. Secara berkala dan bertahap kegiatan ini akan terus ditingkatkan sehingga semua mitra binaan memiliki sertifikat halal.

“Hal itu sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Environmental Social Governance (ESG) yang diterapkan oleh SMBR, salah satunya di Rumah BUMN Baturaja yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian para pelaku usaha,” pungkas Gili. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus menunjukan komitmennya peduli kepada masyarakat dan lingkungan. Salah satunya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat pembudidaya ikan di Desa Marta Jaya, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan total bantuan sebesar Rp 150 Juta.

Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Senior Manager of CSR SMBR Gili Aprial Braja bersama PJ Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah dan didampingi para Forkopimda OKU serta pihak terkait pada Selasa (28/11) di di Pokdakan Karya Mandiri Jaya Desa Marta Jaya.

Bantuan yang disalurkan oleh Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR meliputi bantuan ke kelompok budidaya magot sebesar Rp. 52.500.000.- untuk pembuatan rumah budidaya magot dan sarana penunjang, kelompok budidaya cacing sutera sebesar 52.500.000.- untuk pembuatan rumah cacing sutera dan sarana penunjang dan kelompok budidaya ikan gabus sebesar Rp. 45.000.000.- untuk pembuatan sumur bor dan sarana perkolaman.

Senior Manager of CSR SMBR Gili menjelaskan bantuan melalui Program TJSL BUMN tersebut merupakan bentuk kepedulian SMBR kepada masyarakat di OKU. “Sekaligus mendukung dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten OKU. Di sini ada program prioritas berkelanjutan yang berdampak secara langsung,” ujarnya.

SMBR siap mendukung program-program Pemda OKU terlebih yang sifatnya berkelanjutan. “Tidak habis saja. Insya Allah, jika ini maju SMBR akan terus support dan memberikan bantuan dalam bentuk lain,” ungkap Gili.

Menurut Gili, SMBR ingin memiliki lokasi budidaya ikan seperti yang ada di Desa Marta Jaya. Sehingga, nantinya pihak SMBR bisa mengajak masyarakat ring I bisa melakukan budidaya seperti yang dilakukan di Desa Marta Jaya. “Nanti kita buat di area kita (SMBR). Ini kan sudah ada tenaga ahlinya. Nanti, kami fasilitasi dengan mengadakan pelatihan. Sehingga, masyarakat Ring I bisa belajar,” pungkasnya.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri menambahkan bantuan ini sejalan dengan prinsip SDGs (Sustainable Development Goals) serta ESG (Environment, Social, Governance) yang diterapkan oleh SMBR dan holding SIG yaitu mendorong solusi dan inovasi berkelanjutan.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah mengapresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja untuk pengembangan budidaya ikan di Desa Marta Jaya. “Terimakasih kepada Semen Baturaja yang terus konsisten membantu masyarakat OKU,” pungkas Teddy. (*)

PALEMBANG – Dalam upaya untuk mengembangkan potensi generasi muda Indonesia, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerjasama dengan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) menggelar Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Training of Trainer (ToT) Junior pada Sabtu (25/11) di Aula Gedung KH. Faqih Usman UMP.

Kegiatan ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FEB Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., dan turut dihadiri Kaprodi Manajemen Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., dosen, dan 157 mahasiswa Konsentrasi SDM Prodi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Palembang.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari SMBR diantaranya, Senior Manager Health Safety Environment Meriadi, Manager Health Safety M.A. Fatahillah Saban, Junior Officer Health Safety Rosiana TM dan Imam Pratama Azi, Staff Unit of Health Safety Kheusvency Harnum dan Moh. Herdy Ariansyah.

Dalam laporannya, Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., mengatakan bahwa pelatihan ini diikuti mahasiswa Konsentrasi SDM Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang dengan mendapatkan materi teori kompetensi tentang Mastering Content, Mastering Self, Mastering Participant, dan Practicing Mahasiswa.

Sementara itu dalam sambutannya, Meriadi mengucapkan terima kasih kepada FEB UMP yang telah melibatkan SMBR dalam pelatihan ini dengan tujuan mendukung mahasiswa mengembangkan potensi menjadi SDM yang berkompeten melalui ToT Junior.

“Kami sangat antusias dapat berkolaborasi dengan Mahasiswa UMP dalam memberikan pelatihan ToT Junior ini. Kami yakin, melalui pelatihan ini para mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan, kemampuan presentasi, komunikasi, dan kepemimpinan para mahasiswa untuk menjadi fasilitator handal yang nantinya siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan kedepannya,” ujar Meriadi.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri menambahkan sebagai perusahaan yang mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals), SMBR terus memberikan wadah kepada karyawan untuk melakukan sharing session kepada masyarakat, salah satunya melalui pelatihan kepada mahasiswa. Pelatihan ini dipimpin langsung oleh tutor berpengalaman dari kalangan karyawan SMBR.”

“Hal ini sejalan dengan strategi keberlanjutan yang diterapkan oleh SMBR dan SIG yaitu menciptakan nilai untuk karyawan dan komunitas,” kata Basthony.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., menambahkan bahwa keterlibatan dan kesediaan SMBR dalam pelatihan ini sangat membantu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang dalam implementasi kompetensi SDM melalui ToT Junior.  “Dengan adanya kerjasama ini sangat membantu dalam pengembangan kompetensi bagi mahasiswa karena disampaikan oleh praktisi yang berpengalaman langsung di dunia kerja,” ujarnya.(*)

BATURAJA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyerahkan bantuan 3 unit kontainer sampah dan 15 unit kotak sampah 2 in 1 dengan kapasitas 50 liter.

Sebelumnya penyerahan telah dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya kepada Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Indra Susanto bertepatan di acara hari ulang tahun SMBR ke  – 49 Tahun yang diselenggarakan pada Selasa (14/11) di Aula Wisma Ganesha, Baturaja.

Selanjutnya pada Jumat (17/11) di Aula Wisma Ganesha, bantuan tersebut diserahkan secara fisik oleh Staff Unit of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKU Ahmad Firdaus.

“Alhamdulillah, hari ini Semen Baturaja kembali memberikan bantuan 3 unit kontainer sampah serta 15 Unit Kotak Sampah 2 in 1 kapasitas 50 Liter. Kami sangat bersyukur sekali dengan bantuan ini. Untuk itu, mewakili Pemkab OKU, saya mengucapkan terima kasih kepada Semen Baturaja,” kata Ahmad.

Kepedulian SMBR terhadap persoalan sampah di Kabupaten OKU, sebutnya, bukan kali ini saja, tapi telah ditunjukkan sejak tahun-tahun sebelumnya. “Tahun lalu, kami juga diberikan bantuan 2 Unit Motor Sampah oleh Semen Baturaja,” ujarnya.

Kebutuhan tersebut, seiring dengan meningkatnya jumlah sampah di Kabupaten OKU yang dalam sehari mencapai 500 ton sampah. Ditambah lagi, tidak seimbangnya percepatan pertambahan kontainer sampah dengan kerusakan kontainer, termasuk pertambahan jumlah sampah.

Sementara itu, Senior Manager of CSR SMBR Gili Aprial Braja mengatakan bantuan kontainer sampah ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan khususnya Kabupaten OKU dan pemberian bantuan ini sejalan dengan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.

Kepada pihak DLH Kabupaten OKU, Gili berharap agar kontainer sampah ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengangkut sampah dari masyarakat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)  sampah. “Selain itu, kontainer ini dijaga dengan baik agar dapat digunakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang,” pungkasnya.(*)

BATURAJA – Sudah hampir lima dekade PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) telah hadir untuk negeri. Berbagai tantangan dan dinamika yang telah dilaluinya, namun SMBR terus maju dan bertranformasi  menjadi lebih kuat dengan bergabungnya SMBR ke dalam bagian ekosistem SIG.

Merayakan 49 tahun usianya, SMBR menggelar acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) dengan tema “Sinergi & Harmoni”. Perayaan dilaksanakan di Aula Wisma Ganesha Pabrik di Baturaja pada Selasa (14/11). Sebelumnya SMBR telah melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya fashion show, turnamen bulu tangkis, lomba gaple, cerdas cermat, tennis, SMBR Idol, basketball, futsal serta E-Sport yang diikuti oleh Internal dan Eksternal.

Acara ini dihadiri oleh Dewan Komisaris meliputi Komisaris Utama/Independen Alex Iskandar Munaf dan Komisaris Inosentius Samsul yang hadir secara offline. Selain itu, Komisaris Hadi Daryanto dan Komisaris Independen Chowadja Sanova juga turut hadir secara online. Hadir juga dalam acara ini Direksi SMBR, meliputi Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur (Fungsi Operasi) Muhammad Syafitri, dan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat, serta partisipasi dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tidak hanya itu, Direktur Utama SIG Donny Arsal juga turut serta secara online dalam acara ini.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dalam sambutannya mengungkapkan pada perayaan HUT kali ini mengusung tema “Sinergi dan Harmoni SMBR”. Tema ini menggambarkan kerjasama, semangat, dan bersedia berbagi pendapat untuk menciptakan solusi inovatif demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju bagi kemajuan pembangunan infrastruktur terutama di wilayah Sumbagsel.

“Semoga diperingatan HUT ke – 49 ini, seluruh insan SMBR terus semangat untuk terus memberikan kinerja terbaiknya bagi kemajuan perusahaan serta selalu menerapkan nilai AKHLAK sebagai landasan di setiap proses bisnis perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama Alex Iskandar Munaf yang baru terpilih pada tanggal 8 November 2023 yang lalu berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) SMBR. Beliau mendapatkan amanah menjadi Komisaris Utama SMBR.

“Alhamdulliah saya di amanahkan untuk menjadi Komisaris Utama SMBR. Pada kali pertama saya menginjakkan kaki di SMBR pula bertepatan dengan hari yang sangat spesial pada peringatan ke 49 Tahun SMBR,” ungkap Alex pada sambutannya.

Sambung Alex, semoga jajaran Dewan Komisaris dan Direksi yang baru ini dapat melanjutkan kerjasama dan semangat yang selama ini telah dikobarkan oleh Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi periode sebelumnya.

Insya Allah SMBR akan semakin jaya, semakin eksis, semakin Kokoh dan Tahan Lamo,” tambahnya.

Direktur Utama SIG Donny Arsal memberikan selamat dan apresiasi setinggi – tingginya atas kinerja dan capaian positif yang diraih oleh SMBR pada tahun 2023 ini.

“Terimakasih kepada semua insan di SMBR, baik dari manajemen serta seluruh karyawan atas usahanya dan kerja keras sehingga perusahaan tetap semakin solid dan baik dalam menghadapi tantangan di tahun 2023,” ungkap Donny Arsal dalam sambutannya.

Dalam rangka peringatan puncak HUT ke-49, SMBR memberikan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) berupa santunan pendidikan kepada warga di Ring 1 di 3 lokasi operasional  Palembang, Baturaja, dan Panjang. Lalu bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Program Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Penyelamatan & Pemadam Kebakaran serta Dinas Pendidikan Kab. OKU. Selanjutnya bantuan santunan pendidikan dari Ikatan Istri Karyawan Semen Baturaja (IIKSB) kepada para anak didik dari Warga Ring 1 Baturaja. Seluruh total bantuan dan santunan yang diberikan sebesar Rp. 553.750.000.-.

Selain itu, SMBR juga memberikan penghargaan Setia Kerja kepada 31 Karyawan/ti. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas masa bakti karyawan yang telah bekerja selama 10 tahun.

Tak hanya itu, adapun acara Bedah Buku Sejarah SMBR yang sebelumnya telah sukses melaksanakan Soft Launching Buku Sejarah SMBR pada tanggal 28 Oktober 2023 yang lalu di Jakarta. pada acara tersebut menghadirkan narasumber yang terlibat langsung dalam peristiwa – peristiwa awal mula terbentuknya kisah perjalanan SMBR diantaranya Iwa Kartiwa selaku Karyawan SMBR dengan NIK (Nomor Identitas Karyawan) 001 dan Iwan Bestari dengan NIK 002.

Iwa Kartiwa mengisahkan perjalanan saat SMBR pernah mengalami fase sulit ditengah kondisi pembangunan pabrik. Sejak awal didirikan November 1974, masalah sudah menghampiri, proses birokrasi yang berbelit-belit serta keadaan saat itu di mana kurs rupiah tengah ter-devaluasi cukup hebat lantaran kebijakan KNOP 15 yang dijalankan pemerintah Orde Baru.

“Fenomena Yendaka mengakibatkan proses pembangunan pabrik Semen Baturaja tersendat, sebab pada tahap konstruksi dibutuhkan bahan baku impor, devaluasi membuat rencana pembangunan pabrik itu lebih mahal dan berisiko macet,” katanya.

Selanjutnya Karyawan ber-NIK 002 Iwan Bestari menambahkan sejak awal perencanaannya, PTSB (yang sekarang ini dinamakan SMBR) didesain untuk pembangunan pabrik di tiga kawasan, yakni Baturaja, Palembang dan Panjang (Lampung).

“Hanya saja, untuk pembangunan pabrik di kawasan Baturaja memang membutuhkan perhatian berbeda dibanding dua pabrik lainnya di Palembang dan Panjang. Karena di Baturaja para perintis itu harus membabat alas, maklum kawasan itu masih berupa hutan belukar dengan berbagai binatang buas di dalamnya,” ungkap Iwan.

Kisah perjalanan SMBR dirangkum dalam satu buku yang memuat 364 halaman ini, penulis dan tim penyusun telah mewawancarai lebih dari 30 narasumber, baik dari jajaran direksi lintas generasi, mantan karyawan, komisaris, stakeholder dan lapisan masyarakat.

Tokoh-tokoh beken yang diwawancarai antara lain Tokoh Nasional Azwar Anas, mantan Direktur dan pendiri SMBR. Mantan Anggota DPR/RI Marzuki Alie, Pamudji Rahardjo Direktur Utama yang berhasil membawa SMBR melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga Daconi Khotob yang membawa perusahaan di masa transisi ke SIG.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyebutkan buku sejarah ini menandakan usia SMBR telah masuk setengah abad. Kisah ini bukan hanya sekedar dokumentasi melainkan sebagai bentuk penghargaan daan penghormatan bagi para pelopor berdirinya SMBR.

Sekilas Kinerja SMBR, sampai dengan triwulan III tahun 2023, kinerja keuangan SMBR sangat baik, dimana pendapatan 10% lebih tinggi berbanding tahun lalu dan Laba bersih mencapai Rp54 Miliar atau meningkat 25% berbanding tahun lalu. Kinerja keuangan yang baik tentu saja ditunjang oleh kinerja pemasaran, dimana volume penjualan semen meningkat 9% dibandingkan tahun lalu, penjualan white clay berhasil dicapai sama dengan pencapaian tahun lalu. Dengan peningkatan penjualan tersebut, Perseroan berhasil meningkatkan market share sebesar 1% di wilayah Sumbagsel.(*)