JAKARTA – Semen Baturaja meraih penghargaan 4th Best Indonesia Enterprises Risk Management kategori Public Company – Basic Materials – Raw Goods Sektor Industri Semen dalam ajang bergengsi Indonesia Enterprise Risk Management Award-IV-2021 yang diadakan oleh Majalah Economic ReviewYang berlangsung pada Jumat (09/04) melalui Virtual lewat Zoom Meeting. Penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Vice President Corporate Secretary Semen Baturaja Doddy Irawan.

Penghargaan IERMA IV 2021 ini diberikan kepada perusahaan yang terbukti memiliki keunggulan dalam penerapan manajemen risiko. Penghargaan ini membuktikan Semen Baturaja berkomitmen dalam menerapkan Manajemen Risiko secara baik.

Kedepannya kami akan terus berinovasi dalam metode sosialisasi manajemen risiko secara berkala sebagai upaya meningkatkan Budaya Peduli Risiko (Risk Awareness) kepada seluruh Karyawan/ti.

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk salah satu dari 8 perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Sumatera Selatan Menandatangani Surat Kesepakatan Usaha Kemitraan dengan UMKM yang dilaksanakan Pada Kamis (08/04) di Hotel Alts, Palembang

Acara penandatangan ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Prov. Sumsel Dra. Hj. Megaria, M.Si serta Direktur Wilayah IV Unit Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM (Badan Kordinasi Penananam Modal) RI Yos Harmen.

 Surat Kesepakatan Kemitraan Usaha ini ditandatangani oleh Vice President Procurement Semen Baturaja Taufik yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan.

 Tujuan dari kesepakatan ini adalah salah satu program pemerintah melalui BKPM RI dan DPMPTSP guna mendorong dan membangun investasi kemitraan dengan UMKM lewat kerja sama antara perusahaan besar.

Sebagai salah satu Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Sumatera Selatan, Semen Baturaja siap mewujudkan peningkatan penanaman modal dan membangun kemitraan bisnis dengan UMKM.

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk bekerja sama dengan PT Huadian Bukit Asam Power dalam pemanfaatan Limestone, Gypsum, Fly Ash dan Bottom Ash. Penandatanganan nota kesepahaman dari pihak SMBR dilakukan langsung oleh Direktur Pemasaran Mukhamad Saifudin dan Wakil Direktur HBAP, Dody Arsadian bertempat di Kantor Pusat Pabrik Semen Baturaja Palembang, Selasa (16/03).

Penandatanganan nota kesepahaman antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan perusahaan bersama China Huadian Hongkong Co Ltd (CHDHK) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) ini dilakukan sebagai pihak terafiliasi dalam pemanfaatan Gypsum, Fly Ash, dan Bottom Ash yang berpotensi dihasilkan dari pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Sumsel-8 (PLTU Sumsel-8) berkapasitas 2×600 MW di Kabupaten Muara Enim.

‘’Kerjasama ini merupakan bentuk sinergi dari kedua perusahaan untuk meningkatkan daya saing yang sangat diperlukan dalam menghadapi lingkungan industri yang semakin kompetitif, dengan memanfaatkan peluang penciptaan revenue stream baru maupun cost transformation. Semen Baturaja akan memanfaatkan Fly Ash dan Bottom Ash untuk proses produksi semen yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga uap milik PLTU Sumsel-8.’’ Ujar Saifudin

Nota kesepahaman ini  akan berlangsung selama periode 2 (dua) tahun terhitung tanggal 02 Maret 2021 sampai dengan tanggal 01 Maret 2023. Dalam Kerjasama ini, SMBR akan menyediakan limestone (batu kapur) kepada PT HBAP untuk kebutuhan proses Flue Gas Desulfurization (FGD).

‘’PT Huadian Bukit Asam Power juga akan menyediakan Gypsum sebagai bahan baku proses produksi di Semen Baturaja. Sehingga Kerjasama ini menguntungkan bagi kedua belah pihak terutama dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki masing-masing perusahaan.’’ tambahnya.

Fly Ash dan Bottom Ash dapat diolah dengan baik dalam produksi semen Portland tentunya dengan peningkatan kualitas dan ketahanan. Sejak tahun 2019 pun SMBR telah melakukan sinergi BUMN dengan PUSRI untuk pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash.

Terkait Kerjasama penggunaan Limestone (batu kapur), perseroan menyatakan siap mensuplai kebutuhan Limestone PT HBAP, karena SMBR memiliki kemampuan untuk menghasilkan Limestone dengan spesifikasi sesuai dengan kebutuhan proses operasi PT HBAP.{}

LAMPUNG – Fakultas Teknik Universitas Lampung (UNILA) menandatangani perjanjian Kerjasama (MoU) dengan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk mengenai Kerjasama penelitian dan pengembangan serta bidang keteknikan di Universitas Lampung pada Kamis (04/03).

Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Produksi dan Pengembangan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Daconi, ST., MM. dengan Dekan Fakultas Teknik Universitas Lampung Prof. Drs. Ir. Suharno, Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan TIK Prof. Suharso, S.Si., Ph. D., Vice President Research & Development Semen Baturaja M. Beni, dan jajaran  pimpinan Fakultas Teknik UNILA.

‘’Kesepakatan ini merupakan sinergi antara Semen Baturaja dan UNILA untuk bekerjasama melakukan penelitian bidang semen di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.’’ Ujar Daconi

Hal ini merupakan bentuk komitmen Semen Baturaja untuk peningkatan pembangunan Sumber Daya Manusia. Di persaingan global saat ini, merupakan suatu keharusan untuk menyiapkan dan meningkatkan mutu SDM.

Daconi juga memberikan kuliah umum mengenai pengenalan industri semen dan perkembangannya melalui zoom meeting webinar yang dihadiri oleh mahasiswa/i UNILA, dan universitas undangan lain. Materi yang disampaikan mengenai teknologi proses pembuatan semen, peran sarjana teknik dalam industri semen, dan berbagai jenis pengembangan produk semen dan produk turunannya.

‘’Semen Baturaja merupakan perusahaan lokal di Sumatera Selatan yang perlu saling memberikan dukungan. Semoga dengan adanya kerjasama yang dilakukan akan memberikan manfaat untuk UNILA dan Semen Baturaja.’’ tambah Suharso.

Semen Baturaja mencoba membentuk dan menyiapkan para calon sarjana teknik dari UNILA dan universitas yang ada di Lampung untuk mampu bersaing, melakukan penelitian bersama dan membentuk visi untuk mengembangkan industri semen Indonesia menuju persaingan global.{}

PALEMBANG – Pada WISCA tahun 2021, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk merupakan salah satu dari 21 Perusahaan yang mendapatkan penghargaan budaya safety level 3 (Bronze/ Perunggu). Penilaian dilakukan secara virtual pada tanggal 22 Januari 2021 oleh salah satu Chairman of WSO Indonesia yaitu Bapak Soehatman Ramli. Penganugerahan penghargaan juga dilakukan secara virtual yang diikuti oleh perusahaan peserta.

Direktur Utama Semen Baturaja, Bapak Jobi Triananda Hasjim turut dianugerahi penghargaan “CEO Concern Award” yang juga diberikan dalam acara WISCA 2021.

Penghargaan ini diikuti setiap perusahaan dengan syarat menjalankan budaya K3, memiliki program budaya K3 dan melakukan pengukuran budaya K3. Penerapan budaya K3 di Semen Baturaja tidak hanya di tempat kerja, tetapi sudah menjangkau keselamatan di luar tempat kerja (off the job safety) sampai ke rumah (home safety).

Pencapaian penting ini akan terus ditingkatkan dengan menjalankan Sistem Manajemen K3, tentu saja dengan dukungan dan pembinaan dari Direksi Semen Baturaja yaitu Bapak Jobi Triananda Hasjim selaku Direktur Utama, Direktur Produksi dan Pengembangan Bapak Daconi, Direktur Umum & SDM Bapak Amrullah, Direktur Keuangan Bapak M.Jamil dan Direktur Pemasaran Bapak Mukhamad Saifudin.

Penghargaan ini juga merupakan apresiasi atas kerja nyata seluruh pekerja maupun mitra perusahaan untuk penerapan Safety di setiap pekerjaan di Semen Baturaja, pencapaian dan kerja nyata ini secara continue terus kita lakukan bersama-sama untuk masa depan perusahaan yang lebih baik, dan akhir kata “Don’t Forget Safety Today”.{}

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk telah melakukan pelunasan pokok dan pembayaran bunga ke-12 atas kewajiban medium term notes (MTN) I sebesar Rp 400 Miliar. Direktur Keuangan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk M Jamil mengatakan jika pembayaran MTN telah dilakukan pada tanggal 23 Februari 2021 dengan recording date 17 Februari 2021.

Pada 16 Februari 2021 lalu, Semen Baturaja mendapatkan kredit sindikasi senilai total Rp 400 Miliar dari Bank Mega, Bank Mega Syariah dan Bank Jawa Barat. Pembiayaan inilah yang digunakan sebagai pelunasan MTN I Semen Baturaja Tahun 2018.

Pembayaran surat utang tersebut lebih cepat dari waktu jatuh tempo. PT Semen Baturaja (Persero) Tbk menerbitkan MTN pada tahun 2018 senilai Rp 400 Miliar. Bekerjasama dengan PT Bank Negera Indonesia (Persero) Tbk (BNI) selaku agen pemantau untuk penerbitan MTN, Semen Baturaja mendapatkan bunga cukup rendah sebesar 9% per tahun selama 3 tahun.

Kinerja Semen Baturaja dinilai membaik sejalan dengan perkembangan perekonomian Nasional. Hal ini dibuktikan dengan catatan penjualan semen sebesar 1,93 juta ton dan 34.000 ton semen putih (white clay) sepanjang tahun 2020.

Pada bulan Januari ini Semen Baturaja berhasil mencatatkan penjualan 155.119 ton semen , penjualan white clay tercatat 2.265 ton dan penjualan semen mortar sebesar 1,28 ton. Saat ini Semen Baturaja siap untuk mengembangkan usahanya dan siap untuk memenuhi demand semen di wilayah pasar Sumbagsel dan sekitarnya.

LUBUK LINGGAU – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk bersama dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau melakukan penandatanganan Kesepakatan Kerjasama pembangunan Distribution Center pertama di Kota Lubuklinggau (19/02).

Kesepakatan Kerjasama dengan Pemkot Lubuklinggau ini merupakan tindaklanjut dari keinginan pemerintah Lubuklinggau dalam rangka pengembangan Kawasan Perindustrian dan Perdagangan di Kota Lubuklinggau.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Umum & SDM PT Semen Baturaja (Persero) Tbk  Amrullah dan Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe. Dihadiri juga Vice President Marketing PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Tarida Tambunan, Vice President Sales PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Kartha Kurniadi, dan Kepala DPMPTSP Kota Lubuklinggau Hendra Gunawan.

‘’Semen Baturaja menjadi inisiator pembangunan gudang semen atau kita sebut Distribution Center di Kota Lubuklinggau. Ini merupakan dukungan untuk kelancaran pasokan semen disini.’’ Ujar Amrullah

Pembangunan Distribution Center ini akan menjadi yang pertama di Kota Lubuklinggau. Distribution center ini akan menjadi titik strategis rantai pasok pemenuhan kebutuhan semen untuk wilayah Sumatera Selatan Bagian Barat (Lubuklinggau, Muratara, dst), Curup, Bengkulu dan Sarolangun.

Dengan adanya penandatanganan kesepakatan Kerjasama tersebut mengawali proyek pembangunan Distribution Center di Kota Lubuklinggau. Semen Baturaja berharap melalui pembangunan ini, pasokan semen di Kota Lubuklinggau akan terjaga dengan baik.

JAKARTA – Pada Selasa (16/02) PT Semen Baturaja (Persero) Tbk kembali melakukan penandatangan perubahan I Perjanjian Kredit dan Perjanjian Line Facility untuk pemenuhan kredit sindikasi di Gedung Graha BNI, Jakarta.

Penandatanganan ini merupakan Langkah pemenuhan total kredit sindikasi untuk Semen Baturaja dengan nilai sebesar Rp 1,7 Triliun. Minggu lalu Semen Baturaja bersama dengan Bank Sumsel Babel menandatangani fasilitas kredit senilai Rp. 80 Milyar dalam rangka memenuhi tranche 1 kredit sindikasi dengan total nilai Rp 1,3 Triliun. Dilanjutkan pada hari ini, beberapa perbankan memberikan fasilitas kredit kepada Semen Baturaja senilai Rp 400 Miliar.

‘’Sebelumnya kita sudah pernah melakukan penandatanganan kredit sindikasi tranche 1 pada Agustus 2020 sebesar Rp 1,22 Triliun. Pada tanggal 9 Februari 2021 lalu kita juga mendapatkan tambahan Rp 80 Miliar dan menutup tranche 1 dengan total Rp 1,3 Triliun.’’ Ujar Jobi Triananda Hasjim.

PT Bank Mega Tbk memberikan kredit senilai Rp 100 Miliar, PT Bank Mega Syariah senilai Rp 200 Miliar dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) menambah kredit senilai Rp 100 Miliar. Sehingga 3 bank tersebut menjadi perbankan yang memenuhi tranche 2 kredit sindikasi ini. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebagai mandated lead arranger (MLA) berhasil memberikan kredit sindikasi penuh kepada Semen Baturaja.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Semen Baturaja Jobi Triananda Hasjim, Kepala Bagian Bank Mega Widjaja Hendra, Kepala Bagian Bisnis Bank Mega Syariah Denny S. Karim, dan Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial BJB Dicky Syahbandinata.

Dalam acara tersebut, juga dihadiri oleh Komisaris Utama Semen Baturaja Franciscus M A Sibarani,  Direktur Keuangan Semen Baturaja M. Jamil, Pemimpin Divisi BNI Rudy Sihombing, Pemimpin Divisi Kredit BSB, Direktur Pemasaran Bank Maluku Malut Jetty Likur, dan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Bengkulu Agusalim.

Kredit sindikasi ini akan memberikan relaksasi terhadap cash flow Semen Baturaja sehingga dapat lebih siap untuk pengembangan perusahaan berikutnya.

‘’Kami berterima kasih kepada para kreditur yang telah bekerjasama sehingga kredit sindikasi ini dapat terlaksana. Semen Baturaja optimis untuk meningkatkan penjualan di tahun 2021 ini sejalan dengan kenaikan demand semen.’’ Tambahnya.

Sinergi antara Semen Baturaja dengan BNI ini membuktikan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Negara harus saling membantu untuk kemajuan perusahaan. Perbankan yang telah memberikan kredit sindikasi juga memberikan kepercayaan kepada Semen Baturaja untuk mengembangkan usahanya.

Perbankan melihat prospek industri semen ke depannya akan semakin membaik dengan meningkatnya proyek pembangunan oleh pemerintah. Harapannya tak hanya di industri infrastruktur, namun seluruh perkonomian di Indonesia akan mengalami perkembangan sehingga perekonomian akan tumbuh dan Indonesia kembali bangkit.

BATURAJA – Semen Baturaja menggelar Acara Town Hall Meeting Tahun 2021 secara internal di Aula Wisma Ganesha Pabrik Baturaja (10/02). Tahun ini, Town Hall Meeting diselenggarakan secara offline dan online. Hanya para jajaran Direksi dan Vice President di Pabrik Baturaja yang hadir di Aula Wisma Ganesha dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Seluruh Jajaran Dewan Komisaris turut hadir melalui zoom virtual dan memberikan arahan untuk pencapaian target Semen Baturaja di tahun 2021. Acara ini merupakan sarana bagi manajemen SMBR untuk mempererat tali silaturahmi dengan seluruh karyawan/ti dan memberikan paparan mengenai rencana kerja Perseroan dan target yang akan dipenuhi di tahun 2021.

Seluruh jajaran Komisaris dan Direksi Semen Baturaja para karyawan/ti diajak untuk bersama-sama membangun kembali kekuatan Semen Baturaja untuk semakin maju. Salah satunya dengan memperkuat wilayah pemasaran di Sumbagsel dan wilayah pemasaran baru.

Pada Akhir acara seluruh Jajaran Direksi dan Vice President memandatangani kesepakatan Bersama Key Performance Indicator (KPI) sebagai wujud komitmen untuk mencapai target di Tahun 2021. {}