Semen Baturaja kembali meraih penghargaan atas prestasinya melaksanakan Program Keselamatan Kerja (K3). Penghargaan diterima secara simbolis oleh Vice President Safety, Health & Environment (VP SHE), Jogy Alpha Mediarta Gumay, Senin (21/4).
Pabrik Baturaja berhasil mencapai 6.335.307 Jam Kerja Orang
Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident), terhitung sejak 6 Juni 2016 hingga 31
Desember 2018. Pabrik Lampung mencapai 2.946.820 Jam Kerja Orang Tanpa
Kecelakaan Kerja (Zero Accident) terhitung sejak 1 Januari 2012 hingga 31
Januari 2019. Sedangkan Pabrik Palembang mencapai 3.859.490 Jam Kerja Orang
Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident) sejak 1 Januari 2014 hingga 31 Desember
2018.
Selain itu, Semen Baturaja juga proaktif memenuhi kewajiban,
pelaporan, dan dokumentasi ke BPJS Ketenagakerjaan. Setiap tahun, Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker) menganugerahkan Penghargaan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3).
Dalam Penghargaan K3 Tahun 2019 kali ini, penghargaan
kecelakaan nihil (zero accident) diberikan kepada 1.052 perusahaan. Penghargaan
SMK3 diberikan kepada 1.466 perusahaan. Penghargaan program pencegahan HIV –
AIDS di tempat kerja di berikan kepada 172 perusahaan, dan penghargaan pembina
K3 terbaik untuk 17 gubernur.
Diharapkan, penghargaan K3 ini dapat memotivasi perusahaan,
pemerintah daerah, dan pekerja dalam mengimplementasikan K3.
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2019/04/WhatsApp-Image-2019-04-23-at-18.33.15-1.jpeg10171280IR SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/09/LOGO-SMBR-BARU-Persero-rev.pngIR SMBR2019-04-25 15:02:492019-04-25 15:02:50Semen Baturaja Kembali Raih Penghargaan Zero Accident K3 Award dari Kementerian Ketenagakerjaan RI
Serang – Semen
Baturaja bersinergi dengan PT ASDP dan PT Sarinah menggelar program Kampung
Sehat BUMN. Ketiga BUMN bergotong royong dengan masyarakat Desa Cakung, Kampung
Jati Gede, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dalam program
Kampung Sehat BUMN, Rabu, 10 April 2019. Program bersama ini meliputi kegiatan
Padat Karya Tunai, Bersih-Bersih Lingkungan serta Perbaikan Sarana dan
Prasarana Umum.
Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-21 Kementerian BUMN
ini diikuti ratusan masyarakat. Termasuk generasi milennial. Pemberian bantuan
CSR berupa penerangan dan pamadatan jalan, pemberian mesin pemotong rumput,
pemasangan pagar musala, pemasangan paving block dan renovasi MCK masjid.
Direktur Umum dan SDM Semen Baturaja, Bapak Amrullah, ikut
serta dalam pemberian bantuan. Ditandai dengan pemasangan paving block secara
simbolis. Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Semen Baturaja ikut serta untuk
menyukseskan program sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2019/04/WhatsApp-Image-2019-04-11-at-11.40.52.jpeg7201280IR SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/09/LOGO-SMBR-BARU-Persero-rev.pngIR SMBR2019-04-25 14:50:492019-09-11 09:25:17Semen Baturaja Gelar Program Kampung Sehat BUMN dengan Sukses
Palembang – PT Semen Baturaja (SMBR) mencatatkan volume penjualan semen di bulan Maret 2019 sebesar 161.505 ton. Angka ini tumbuh 8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 150.071 ton.
Direktur Utama SMBR Jobi Triananda Hasjim menyebutkan bahwa berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), pertumbuhan volume penjualan tersebut jauh di atas rata-rata industri di wilayah Sumbagsel yang terkoreksi minus 14 persen. Jobi menambahkan, pada Maret 2019 SMBR masih mampu meningkatkan market share nya diseluruh wilayah pemasaran SMBR sebesar 25%. “Dengan share tertinggi 68% untuk wilayah Sumsel dan 25% di wilayah Lampung yang merupakan pasar utama Perseroan” sambung Jobi.
Perseroan optimis dapat menjaga pertumbuhan volume penjualan seiring dengan besarnya pangsa pasar di wilayah pemasaran SMBR. “Demand untuk wilayah pemasaran kami di Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung pada tahun 2018 mencapai 6,9 juta ton atau tumbuh 9% dibanding tahun 2017, sehingga kami optimis target 2,75 juta ton dapat tercapai,” tutup Jobi.
Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2017/10/lelang-01-2-450x450-2.jpg450450IR SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/09/LOGO-SMBR-BARU-Persero-rev.pngIR SMBR2019-04-09 17:57:212019-04-09 17:57:23Pengumuman Lelang Tanggal 10 April 2019
Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2017/10/lelang-01-2-450x450-2.jpg450450IR SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/09/LOGO-SMBR-BARU-Persero-rev.pngIR SMBR2019-04-04 16:11:212019-04-04 16:37:44Pengumuman Lelang Tanggal 5 April 2019
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2019/04/web4.jpg760590IR SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/09/LOGO-SMBR-BARU-Persero-rev.pngIR SMBR2019-04-01 16:41:362019-04-01 16:43:16Komitmen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk terhadap Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (GCG) tentang Larangan Melakukan Aktivitas Politik
Lakukan Digitalisasi Proses Bisnis Bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia.
Baturaja – Pada hari kedua di tahun baru 2019, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mulai mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) terdepan berbasis System Application and Product In Data Processing (SAP).
Hal itu dikemukakan Direktur Utama (Dirut) SMBR, Jobi Triananda Hasjim yang akrab disapa Jobi di Baturaja, Rabu, 2 Januari 2019. Jobi mengemukakan sistem yang digunakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpinnya juga banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka di dunia.
“Jadi tidak berlebihan jika saya mengatakan SMBR siap menghadapi revolusi industri 4.0 dan menuju perusahaan kelas dunia,” katanya.
Jobi mengemukakan proyek implementasi ERP berbasis SAP di SMBR bernama GADING Project, yang merupakan singkatan dari Great Achievement, Absolute Team Work & Respect, Do your Best, Integration All, Never Give Up, Go Success. ERP Berbasis SAP ini diterapkan agar manajemen data/informasi menjadi lebih terintegrasi dan teratur.
Karena itulah, Jobi menambahkan SMBR menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia sebagai salah satu bentuk Sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengimplementasikan sistem ERP berbasis SAP di SMBR.
“Kick off project ini sendiri telah dilaksanakan pada 12 Februari 2018 yang lalu, dan project ini menjadi salah satu project yg on schedule karena berhasil diselesaikan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) bulan saja” katanya
Menurut Jobi, sebelumnya SMBR juga telah menerapkan sistem ERP yang juga cukup banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.
Namun, Jobi mengutarakan jika setelah dilakukan riset yang lebih mendalam, BUMN yang dipimpinnya memerlukan sebuah sistem ERP yang mampu mengintegrasikan proses bisnis perusahaan yang semakin kompleks.
“Sehingga perlu ditangani dengan bantuan teknologi informasi (TI) yang lebih memadai, terintegrasi dan mutakhir,” katanya.
Karena itu, manajemen SMBR menurut Jobi akhirnya memutuskan mencari solusi baru yang bisa mengintegrasikan proses bisnis dari hulu ke hilir. Jobi menegaskan jika manajemen berkeinginan memiliki sistem informasi yang bisa dipakai untuk menunjang aspek operasional, taktis bahkan strategis.
Jobi menambahkan jika sistem juga harus mampu menciptakan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan bagi mata rantai bisnis di lingkungan perusahaan. Baik bagi pemasok, pelanggan, unit-unit kerja di lingkungan SMBR, serta stakeholder lainnya.
“Untuk itulah dipilih ERP berbasis SAP yang dinilai mampu mengakomodir kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Jobi menilai ERP berbasis SAP merupakan sistem aplikasi kelas dunia yang telah memiliki standar proses bisnis “best practice” yang dapat diadopsi agar SMBR ke depannya menjadi perusahaan yang mampu bersaing di bisnis global. Selain itu, ERP berbasis SAP menurut Jobi juga memilik tata kelola yang baik.
“Sekaligus memenuhi standar kepatuhan perusahaan,” katanya
Saat ini beberapa modul SAP yang telah diterapkan meliputi Finance, Controlling, Fund Management, Budget Planning & Consolidation (Planning), Sales & Distribution, Material Management, Production Planning & Quality Management, Plant Maintenance, Human Capital Management (Payroll).{}.
PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) masih terus menorehkan kinerja positif di awal tahun 2019. Terlihat dari kinerja pendapatan sampai dengan bulan Februari 2019 yang mencapai sebesar Rp.266,54 milyar atau tumbuh 2% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim mengemukakan bahwa porsi terbesar peningkatan pendapatan SMBR tersebut disokong oleh segmen retail yang pada bulan Februari ini telah tumbuh sebesar 14%.
Jobi menambahkan, pada Februari 2019 permintaan di wilayah pemasaran SMBR turun hingga 14,3%. Namun SMBR masih mampu meningkatkan market share nya sebesar 2% di wilayah pemasaran SMBR. “Tentunya dengan porsi tertinggi yaitu 61% untuk wilayah Sumsel sebagai pasar utama” sambung Jobi.
Jobi juga mengungkapkan bahwa SMBR akan terus berupaya mengembangkan pasar dan kinerja perseroan di awal tahun ini. “Salah satunya dengan menggenjot sektor retail yang diproyeksikan akan tumbuh signifikan sebagai efek domino dengan telah selesainya berbagai proyek-proyek infrastruktur.” Tutup Jobi.
PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk pada bulan Januari 2019 mencatatkan pendapatan sebesar Rp.150,2 Milyar atau tumbuh 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp.141,8 Milyar. meskipun volume penjualan semen perseroan sedikit terkoreksi 1% dari tahun sebelumnya.
Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim mengatakan bahwa terkoreksinya volume penjualan semen tersebut disebabkan karena melambatnya permintaan semen di awal tahun 2019. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI) pada bulan Januari 2019, demand semen nasional turun sebesar 1,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2018.
Begitu pula dengan demand semen di Sumatera yang juga turun sebesar 2,7% dari tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi curah hujan yang cukup tinggi dan banyaknya proyek pembangunan infrastruktur yang belum mulai pada awal tahun.
Sementara itu terkait rencana investasi SMBR, pada pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang digelar Senin (25/02) Bupati Sarolangun, Jambi, H Cek Endra telah menerbitkan izin lokasi pembangunan Pabrik Semen Baturaja yang diserahkan secara langsung kepada Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim sebagai dukungan Pemerintah Daerah untuk percepatan proyek produsen semen pelat merah tersebut.
Jobi menambahkan bahwa dengan telah diterbitkan nya izin lokasi pembangunan pabrik tersebut sangat membantu progres percepatan pembangunan pabrik di Kabupaten Sarolangun yang menjadi salah satu proyek strategis di Provinsi Jambi.
Pembangunan pabrik SMBR di Sarolangun ini akan berdampak luas pada peningkatan perekonomian masyarakat, peningkatan pendapatan daerah dan ditambah dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja serta menunjang kebutuhan semen bagi proyek infrastruktur pemerintah dan swasta.
Pada tahun 2019, SMBR akan terus berusaha menjaga pertumbuhan volume penjualan diatas 20% yang pada tahun ini ditargetkan mencapai 2,75 juta ton atau tumbuh 26% dibanding tahun 2018 sebesar 2,18 juta ton.
Seiring dengan berjalannya Pemilu di tahun 2019, SMBR optimis dapat menjaga pertumbuhan volume penjualan seiring dengan besarnya kue market share di wilayah Perseroan. “Demand untuk wilayah pemasaran kami di Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung pada tahun 2018 mencapai 6,9 juta ton (tumbuh 9% dibanding tahun 2017) sehingga kami optimis target 2,75 juta ton dapat tercapai” kata Jobi, Direktur Utama SMBR.
SMBR optimis prospek permintaan semen di wilayah Sumatera Bagian Selatan akan terus meningkat seiring dengan beroperasinya jalan tol trans Sumatera dari Bakauheni sampai Palembang yang dijadwalkan akan beroperasi April 2019.
“kita mengharapkan multiplier effect dari pembangunan infrastruktur pemerintah yang diharapkan akan memunculkan sentra ekonomi baru di sepanjang jalan tol tersebut yang nantinya akan mendongkrak konsumsi semen. Kita juga masih menantikan proyek jalan tol berikutnya seperti Palembang-Bengkulu dan Palembang-Jambi” kata Jobi.
Dari sisi operasional, SMBR saat ini memiliki dua pabrik di Baturaja dengan kapasitas produksi 3,85 juta ton/tahun. Pemenuhan kebutuhan armada angkutan semen juga sudah terpenuhi pada November tahun lalu yang menambah optimisme manajemen untuk mencapai target tahun ini.
Dari sisi kinerja keuangan, SMBR menargetkan pertumbuhan laba bersih setelah sebelumnya laba bersih mengalami konsolidasi pada tiga tahun terakhir. “untuk bottom line, tahun ini merupakan momentum bagi SMBR untuk rebound setelah tahun-tahun sebelumnya laba bersih tertekan sehubungan dengan beroperasinya Pabrik Baturaja II” tutup Jobi.