LAMPUNG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) gandeng Kejaksaan Tinggi Lampung (Kejati Lampung) untuk Penanganan Permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dan Kepala Kejati Lampung Kuntadi di Kantor Semen Baturaja, Panjang, Bandar Lampung pada Senin (28/10).

Hadir pada acara itu, Jajaran Direksi SMBR yaitu Direktur Operasi Muhammad Syafitri, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat beserta Vice President, dari Kejati Lampung hadir Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Lampung Nurma Jayanti dan jajaran pejabat Kejati Lampung.

Kerja sama ini mencakup bantuan hukum dalam penyelesaian perkara perdata dan tata usaha negara, pemberian nasihat hukum (legal opinion), serta pendampingan hukum (legal assistance). Tak hanya itu, Kejati Lampung juga akan berperan sebagai mediator atau fasilitator dalam berbagai permasalahan hukum yang mungkin timbul, guna memastikan penyelesaian yang tepat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya, mengungkapkan harapannya bahwa kerja sama ini akan mengoptimalkan upaya penyelesaian berbagai permasalahan hukum yang dihadapi perusahaan.

“Sinergi antara Semen Baturaja dan Kejati Lampung sebagai mitra hukum akan membantu kami memastikan setiap kebijakan dan langkah perusahaan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis perusahaan kedepan,” ujar Suherman saat memberi sambutan.

Sementara itu, Kepala Kejati Lampung Kuntadi, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada Semen Baturaja, baik dalam bentuk pendampingan hukum maupun sebagai mediator dan fasilitator.

“Kami sangat mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, Kejati Lampung, sebagai konsultan hukum PT Semen Baturaja. Dengan kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan pertimbangan-pertimbangan hukum yang tepat untuk mendukung pengambilan keputusan yang terbaik bagi PT Semen Baturaja, dengan tetap memperhatikan batasan regulasi yang berlaku, sehingga ke depannya dapat meningkatkan kinerja perusahaan,” tegasnya.

Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Semen Baturaja untuk menjamin bahwa operasional perusahaan berjalan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta memberikan dampak positif kepada para pemangku kepentingan. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan PRASETYA AHIMSA dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas prestasinya dalam Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara untuk periode penilaian tahun 2023.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno kepada Vice President of Mining & Waste Management SMBR Muhammad Beni dalam pertemuan Direksi Perusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara 2024 yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (25/10).

Penghargaan ini diperoleh berkat dedikasi SMBR dalam menerapkan prinsip-prinsip keselamatan kerja yang unggul dan berkelanjutan di sektor pertambangan, serta keberhasilan perusahaan dalam menjaga status zero accident sepanjang tahun 2023. Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan tanggung jawab, perusahaan secara berkala menginformasikan kinerja keselamatannya kepada Kementerian ESDM RI setiap tiga bulan.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen Semen Baturaja terhadap keselamatan dan keberlanjutan di sektor pertambangan. Kami bangga memenuhi standar keselamatan yang ketat dan berkomitmen menjadi perusahaan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan pekerja,” ujarnya.

Vice President of Mining & Waste Management SMBR Muhammad Beni menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim yang menerapkan praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan. “Kami selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pertambangan. Kami berharap pencapaian ini dapat memotivasi perusahaan untuk terus meningkatkan praktik keselamatan dan membangun budaya kerja yang aman bagi seluruh karyawan,” jelasnya.

Selain penghargaan PRASETYA AHIMSA, SMBR juga sebelumnya meraih dua penghargaan dari Kementerian ESDM RI dalam ajang GMP (Good Mining Practices) Award 2024 yang digelar pada Rabu (25/9) di Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam Pengelolaan Keselamatan dan Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Dengan serangkaian penghargaan ini, Semen Baturaja semakin menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga berkomitmen untuk membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan dan mencapai zero accident dalam setiap aspek operasional pertambangan. (*)

JAKARTA – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, dan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) menyepakati Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) terkait Rencana Peningkatan Kapasitas Bongkar Batu Bara Area Kertapati. 

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rafli Yandra, Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA); Rudi As Aturridha, Direktur Pengembangan Usaha & Kelembagaan PT Kereta Api Indonesia (Persero); Muhammad Syafitri, Direktur Operasi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) di Signature Lounge SIG, Jakarta, Selasa (22/10/2024). 

Turut menyaksikan, antara lain Suhedi, Direktur Operasi & Produksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA); Hadis Surya Palapa, Direktur Niaga PT Kereta Api Indonesia (Persero); Donny Arsal, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG); Yosviandri, Direktur Supply Chain PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG); Suherman Yahya, Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk (SMBR); Rahmat Hidayat, Direktur Fungsi Keuangan & SDM PT Semen Baturaja Tbk (SMBR); dan Fredi Firmansyah, Direktur Utama PT Kereta Api Logistik.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bongkar batu bara di area Kertapati, Palembang. Selain itu, kerja sama ini juga untuk memaksimalkan potensi masing-masing perusahaan, dengan prinsip saling menguntungkan dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Rafli Yandra, Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA), mengatakan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari upaya PTBA dalam meningkatkan kapasitas angkutan batu bara.

“Kerja sama ini adalah langkah strategis bagi kami untuk memperkuat pilar logistik dan infrastruktur. Melalui peningkatan kapasitas logistik, kami dapat berkontribusi lebih besar dalam menghadirkan energi tanpa henti untuk negeri,” kata Rafli Yandra.

Dengan cadangan batu bara sebesar 2,98 miliar ton dan sumber daya 5,81 miliar ton, PTBA merupakan salah satu pengelola kekayaan batu bara terbesar di Indonesia. Peningkatan kapasitas logistik merupakan langkah penting dalam rangka mempercepat monetisasi cadangan batu bara dan menjaga ketahanan energi nasional.

Pada kesempatan yang sama, Suherman Yahya, Direktur Utama SMBR menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis sinergi antar BUMN. “Semen Baturaja sangat mendukung kolaborasi ini guna memperkuat keberlanjutan pasokan bahan baku energi. Sinergi ini juga berkontribusi pada efisiensi operasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta pembangunan infrastruktur nasional,” ujarnya.

KAI berkolaborasi dengan PTBA dan SMBR untuk meningkatkan kapasitas angkut batu bara di Kertapati dengan target penyelesaian pada tahun 2027. Hal ini dilakukan mengingat pentingnya pengembangan area bongkar muat batu bara dan semen di wilayah Divre III Palembang untuk mendukung kebutuhan energi dan infrastruktur nasional.

Didiek Hartantyo, Direktur Utama KAI mengatakan KAI mencatat kinerja positif pada angkutan barang selama periode Januari hingga September 2024, dimana KAI mengangkut 50.987.328 ton barang atau meningkat 8% dibanding periode yang sama Januari hingga September 2023 sebanyak 47.174.683 ton barang.

Angkutan batu bara mendominasi dengan total 40.828.696 ton atau 80% dari keseluruhan angkutan barang KAI. Angkutan barang dengan kereta api memiliki berbagai keunggulan seperti ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, dan dikelola oleh SDM yang profesional. Kelebihan lainnya yaitu angkutan barang dengan kereta api mampu mengangkut dengan kapasitas yang sangat besar. Satu gerbong bisa mengangkut 50 ton atau seukuran 2 truk kontainer. Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 61 gerbong atau 3.000 ton sekaligus. Jika diangkut truk butuh kurang lebih 120 truk.

“Angkutan barang dengan kereta api tentunya lebih mendukung efisiensi biaya logistik, mengurangi kemacetan dan polusi yang mendukung keberlanjutan lingkungan,” tutup Didiek. (*)

PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) memperpanjang kerja sama dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). Perpanjangan kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Direktur Utama SMBR Suherman Yahya, dan Kepala Kejati Sumsel Yulianto, di Kantor Semen Baturaja di Kota Palembang pada Senin (21/10).

Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Direksi SMBR yaitu Direktur Operasi Muhammad Syafitri, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat beserta Vice President SMBR, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Sumsel Rachmad Vidianto dan sejumlah pejabat Kejati Sumsel.

Dalam sambutannya Suherman Yahya menggarisbawahi pentingnya dukungan hukum dari Kejati Sumsel agar kegiatan operasional SMBR tetap berjalan aman dan lancar sesuai prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). “Perjanjian ini merupakan kelanjutan dari kerja sama MoU sebelumnya. Kami dari Semen Baturaja sebagai salah satu objek vital nasional berharap mendapatkan arahan, bimbingan, dan masukan dari pihak Kejati Sumsel untuk memastikan operasinal kami sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, terutama dalam bidang perdata dan tata usaha negara,” ujar Suherman.

Ia juga menekankan bahwa tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk memperkuat penanganan masalah hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat mempermudah kami dalam mendapatkan konsultasi terkait sengketa di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara,” ungkap Suherman.

Sementara itu, Kejati Sumsel Yulianto, menambahkan bahwa perjanjian ini meliputi penanganan masalah hukum, pemulihan aset, serta bantuan hukum dari Jaksa Pengacara Negara. Kejati Sumsel juga akan bertindak sebagai fasilitator dan mediator pada permasalahan hukum yang dihadapi.

“Kesepakatan ini harus menjadi langkah nyata, bukan sekadar formalitas di atas kertas. Kami berharap PT Semen Baturaja tidak ragu untuk meminta bantuan dan perlindungan hukum dari kami saat menghadapi tantangan, khususnya di ranah perdata dan tata usaha negara. Kejaksaan tinggi Sumatera Selatan menjadi solusi bagi PT Semen Baturaja ,” tegas Yulianto, yang dinobatkan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Terbaik Se-Indonesia,” jelas Yuli. (*) 

BATURAJA – Hendri Radilah karyawan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Mewakili Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hendri bersama rekannya berhasil meraih Tiga Medali Perunggu dalam cabang olahraga Anggar Kursi Roda pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII yang berlangsung pada 6-13 Oktober 2024 di Solo, Jawa Tengah.

Sebagai seorang karyawan difabel yang bekerja dibagian Unit of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR, Hendri membuktikan bahwa tantangan fisik tidak menjadi penghalang untuk mencapai prestasi. Kemenangan ini bukanlah yang pertama bagi Hendri. Pada tahun lalu, ia juga berhasil membawa pulang tiga medali dalam cabang tenis meja diantaranya 1 Emas Kategori Single Putra, 1 Perak Kategori Beregu Putra, dan 1 Perunggu Kategori Ganda Putra pada Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan ke – IV yang digelar di Kabupaten Lahat. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan Hendri sebagai atlet yang tangguh dan inspiratif, baik di lingkungan perusahaan maupun komunitas difabel.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh Hendri. Ia menekankan bahwa Hendri telah menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak mengurangi semangat dan tekad untuk berprestasi. “Hendri adalah inspirasi bagi semua, dan kami berharap prestasinya dapat memotivasi karyawan lain untuk terus berjuang dan meraih pencapaian luar biasa. Kami akan terus mendukung pengembangan potensi seluruh karyawan,” kata Hari.

Keberhasilan Hendri juga mendapat dukungan penuh dari SMBR, yang berkomitmen untuk mendorong pengembangan potensi karyawan, termasuk di bidang olahraga. Perusahaan menyadari pentingnya inklusi dan pemberdayaan karyawan difabel dalam berbagai aspek, termasuk dalam kegiatan olahraga.

Hendri sendiri mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih mimpi dan berprestasi di bidang olahraga. “Saya merasa bangga bisa membawa pulang medali ini dan mengharumkan nama Semen Baturaja,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari keluarga, teman-teman, dan perusahaan sangat membantunya untuk tetap termotivasi dan berjuang di ajang-ajang mendatang.

Ajang Peparnas XVII di Solo mempertemukan atlet difabel dari seluruh Indonesia yang berkompetisi di berbagai cabang olahraga. Semangat dan daya juang para atlet menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, dan prestasi Hendri merupakan bukti nyata bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi pencapaian. (*)

PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini diwujudkan dengan partisipasi aktif dalam Karya Nyata Festival yang berlangsung pada 5-6 Oktober 2024 di Halaman DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang. Festival yang sudah memasuki volume ke-11 ini merupakan inisiatif Kementerian BUMN untuk mendorong UMKM sebagai pilar utama penggerak ekonomi nasional.

Melalui Rumah BUMN Baturaja, SMBR mengajak 10 produk unggulan UMKM binaannya untuk tampil dalam festival ini. Beberapa di antaranya adalah Kurcok, Sakinah Cookies dan Kerupuk, D’crispy Pisang dan Pare, Keripik Macho, Ngopi Kuday, Kentang Mustofa, Madu DIHI dan Kemplang Tunu Fitriah. Partisipasi ini memberikan kesempatan bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas, sekaligus memperluas jaringan bisnis dan potensi pemasaran.

Tak hanya mendukung UMKM binaan melalui pameran produk, SMBR juga menjadi salah satu narasumber dalam sesi talkshow bertema “Membangun Bisnis yang Sukses Berkolaborasi dengan Rumah BUMN” yang diwakili oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja.

Gili menggarisbawahi pentingnya sinergi antara BUMN dan UMKM dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Ia juga berbagi kisah sukses Rumah BUMN Baturaja sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM di Sumatera Selatan.

“Melalui kolaborasi dengan Rumah BUMN, kami memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berkembang dan membangun bisnis yang berkelanjutan sejalan dengan penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance). Partisipasi di acara seperti Karya Nyata Festival ini membantu memperluas pasar mereka. Kami berharap kolaborasi ini membawa dampak positif bagi perkembangan UMKM dan ekonomi lokal, serta berkomitmen untuk terus mendukung agar mereka semakin berkembang dan berdaya saing,” kata Gili.

Lebih lanjut, Gili mengungkapkan bahwa SMBR saat ini membina lebih dari 260 pelaku UMKM yang berada di bawah naungan Rumah BUMN Baturaja. Mereka dibagi ke dalam beberapa kategori, seperti Go Digital, Go Online, dan UMKM Naik Kelas. “Sebanyak 19 UMKM sudah berhasil naik kelas. Kami aktif memberikan pelatihan dan pendampingan, membantu UMKM dalam meningkatkan kapasitas agar lebih kompetitif di pasar,” tutupnya.

Selain itu, Acara juga dihadiri oleh Staff Khusus III Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga mengungkapkan bahwa selama ini UMKM cukup susah untuk mendapatkan lokasi berjualan yang strategis.

“Untuk itu, dengan adanya Rumah BUMN yang siap memberikan support untuk para UMKM binaan BUMN, diharapkan harap dapat memfasilitasi tempat yang strategis untuk UMKM bisa berjualan. Kalau UMKM maju maka ekonomi maju, dan BUMN bisa terus support UMKM,” ungkap Arya.

Acara Karya Nyata Festival ini menjadi momentum penting bagi UMKM untuk meningkatkan visibilitas mereka dan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, dalam memperkuat ekonomi lokal dan nasional secara berkelanjutan. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih penghargaan bergengsi Outstanding Achievement On Market Value Ratio dalam ajang TOP BUMN Awards 2024.

TOP BUMN Awards 2024 merupakan acara yang digelar Bisnis Indonesia Group sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan pelat merah. Pada 2024, gelaran ini mengusung tema “Performance and Sustainability”. Peraih penghargaan dinilai berdasarkan kinerja, gagasan, inovasi, serta transformasi bisnis perusahaan di tengah situasi ekonomi global dan domestik yang dinamis.

Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya, dalam acara puncak yang digelar pada di Rabu (2/10) di Hotel Rafflesia Jakarta. Ia mengucapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim di Semen Baturaja yang selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada para pemangku kepentingan. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus melakukan inovasi dan menjaga keberlanjutan bisnis di masa depan,” ujar Suherman.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa SMBR terus berhasil mempertahankan kepercayaan pasar melalui kinerja yang solid dan pertumbuhan yang positif. Prestasi ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan strategi bisnis yang berkelanjutan dan inovasi berkesinambungan.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu mengklaim tetap optimistis mempertahankan kinerja yang solid dengan meningkatkan nilai tambah dan keunggulan kompetitif. 

“Kami optimistis mencapai target kinerja seiring dengan perkembangan pasar. SMBR terus memperkuat sinergi dengan SIG serta menjalin kemitraan strategis lainnya yang berdampak pada peningkatan kinerja perusahaan, memastikan operasional yang efisien, memberikan nilai tambah, dan meningkatkan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” tandas Hari. (*)