BATURAJA – Dalam upaya meningkatkan penjualan dan daya saing para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Rumah BUMN Baturaja mengadakan pelatihan Desain Branding & Packaging Produk. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Kemuning, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada Selasa (27/8).
 
Pelatihan yang diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai sektor ini menghadirkan Reza Apriandi, Founder Boesku Indonesia, sebagai narasumber. Reza, yang dikenal sebagai praktisi berpengalaman dalam pembimbingan UMKM untuk naik kelas, memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya branding dan packaging dalam memperkuat daya saing produk di pasar.
 
Materi pelatihan meliputi teori branding, desain kemasan, dan teknik pengambilan foto produk. Selain teori, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung desain kemasan yang menarik, proses pengemasan, serta teknik fotografi produk yang efektif. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membantu para pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk mereka sehingga lebih menarik dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
 
Reza Apriandi menekankan bahwa kemasan produk tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga merupakan identitas dari produk itu sendiri. “Desain kemasan yang menarik dapat menjadi daya tarik utama bagi konsumen. Penting bagi para pelaku usaha untuk memahami bahwa kemasan adalah identitas dari produk yang mereka jual,” ujarnya.
 
Selain itu, Reza juga menggarisbawahi pentingnya foto produk yang berkualitas sebagai faktor penentu dalam keputusan pembelian. “Visual yang menarik dan jelas akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang ditawarkan,” tambahnya.
 
Gili Aprial Braja, Senior Manager CSR Semen Baturaja, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyatakan harapannya agar pelatihan ini memberikan manfaat yang nyata bagi para peserta. “Kami berharap, melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM di Baturaja dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka di pasar yang semakin kompetitif,” kata Gili dalam sambutannya.
 
Ia juga menambahkan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen Semen Baturaja untuk mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui Rumah BUMN Baturaja.
 
SMBR saat ini membina sedikitnya 261 pelaku UMKM yang bernaung di bawah Rumah BUMN Baturaja. Ratusan pelaku usaha ini terbagi dalam beberapa kategori, yaitu Go Digital, Go Online, dan UMKM Naik Kelas, dengan 19 di antaranya sudah berhasil masuk ke kategori UMKM Naik Kelas.(*)

BATURAJA – Dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan, jajaran manajemen dan karyawan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar laga “Fun Match” yang berlangsung di lapangan mini soccer milik SMBR pada Selasa (20/8). Acara ini berlangsung di lapangan mini soccer baru milik SMBR dan menjadi momen untuk mempererat hubungan antara manajemen dan karyawan serta menguji coba fasilitas olahraga terbaru perusahaan.

Pertandingan yang dimulai dari pukul 07.30 WIB ini berlangsung sengit namun tetap diwarnai canda tawa, menunjukan sportivitas tinggi dari kedua tim. Tim manajemen yang dipimpin Komisaris Utama SMBR Alex Iskandar Munaf dengan anggota tim diantaranya Komisaris Inosentius Samsul, Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Operasi Muhammad Syafitri, dan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat berhadapan dengan Tim Karyawan. Kedua tim bermain dengan penuh semangat, memperlihatkan kemampuan terbaiknya di lapangan.

Komisaris Utama Alex Iskandar Munaf menyatakan fasilitas mini soccer yang baru ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong gaya hidup sehat di kalangan karyawan. “Fasilitas mini soccer ini adalah langkah strategis perusahaan dalam mendukung gaya hidup sehat karyawan. Kami berharap, dengan adanya fasilitas olahraga yang baru ini, seluruh karyawan dapat lebih aktif dan sehat, serta meningkatkan semangat tim di dalam maupun diluar lingkungan kerja.”

Komisaris Inosentius Samsul menambahkan, “Melalui acara ini, kami ingin menunjukkan bahwa hubungan yang baik antara manajemen dan karyawan adalah kunci keberhasilan perusahaan. Partisipasi aktif dalam kegiatan seperti ini akan memperkuat kekompakan tim dan meningkatkan produktivitas kerja,” tambahnya.

Senada dengan itu, Rahmat Hidayat sekaligus Pembina Badan Pembina Olah Raga dan Kesenian (Baporkes) SMBR mengungkapkan fasilitas mini soccer yang baru ini bukan hanya tempat untuk berolahraga, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan antar karyawan dan manajemen.  “Kami berkomitmen untuk terus menyediakan fasilitas yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan semua pihak di perusahaan,” ungkapnya. 

Semangat kebersamaan yang terbentuk dalam acara ini diharapkan dapat terus berlanjut dan membawa dampak positif bagi kinerja serta hubungan antar karyawan. (*)

BATURAJA – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi meresmikan Jembatan Sako yang dimiliki oleh PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Acara peresmian ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Acara dilaksanakan pada Selasa (20/8) di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Kunjungan ini juga dihadiri oleh Dewan Komisaris SMBR di antaranya Komisaris Utama Alex Iskandar Munaf dan Komisaris Inosentius Samsul dan seluruh Jajaran Direksi SMBR yaitu Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Operasi Muhammad Syafitri, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat.

Peresmian Jembatan Sako ini ditandai dengan penandatangan prasasti secara langsung oleh  ditandatangi oleh PJ Gubernur Sumsel Elen Setiadi didampingi oleh PJ Bupati OKU M. Iqbal Alisyahbana dan Dewan Komisaris serta Direksi SMBR. 

Dalam sambutannya, PJ Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengucapkan terima kasih dan selamat atas telah dibangunnya Jembatan Sako. “Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan selamat atas telah dibangunnya Jembatan Sako Kabupaten OKU Provinsi Sumatera Selatan,” ujar Elen.

Jembatan yang memiliki panjang 60 meter ini akan menjadi akses menuju Tambang – 3 (T-3) milik Semen Baturaja, tambang ini memiliki cadangan bahan baku semen yang diperkirakan dapat memasok kebutuhan hingga 60 tahun ke depan. Peresmian ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku untuk produksi semen di masa mendatang.

“Kedepannya kami harapkan agar Semen Baturaja dapat memberikan bantuan-bantuan infrastruktur lainnya untuk Kabupaten OKU, sehingga dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat dapat merasakan langsung efek positif dari Semen Baturaja untuk masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan semoga dengan diresmikannya Pembangunan Jembatan ini dapat memperluas aksesibilitas di Kabupaten OKU, sehingga aktivitas sosial dapat berjalan lancar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah sekitar. Besar harapan kita bersama dengan adanya pembangunan jembatan ini dapat bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menjelaskan bahwa T-3 merupakan aset strategis bagi Semen Baturaja. “Progres administrasi penetapan areal kerja di KLHK telah mencapai 85%, dan telah terbitnya Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi pada Agustus 2023 yang lalu dengan luas area IUP sebesar 1.552,54 hektar, kami optimis tambang ini akan menjadi sumber daya penting untuk mendukung keberlanjutan produksi,” tuturnya. (*)

PJ Gubernur Sumsel juga melakukan penanaman bibit pohon Kaliandra Merah (Caliandra Calothyrsus) sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan di Semen Baturaja. Penanaman ini merupakan bagian dari upaya Semen Baturaja dalam mengurangi emisi karbon melalui pemanfaatan biomassa dari tanaman kaliandra merah sebagai bahan bakar alternatif.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menjelaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mencari solusi inovatif yang ramah lingkungan salah satunya lewat penggunaan Energi Terbarukan (EBT). 

“Penggunaan biomassa sebagai bahan bakar adalah salah satu upaya kami dalam mengurangi emisi karbon, dan kami optimis langkah ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060,” jelasnya.

Suherman mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengidentifikasi potensi biomassa sebesar 46.844,56 ton yang dihasilkan dari total 54,429 vegetasi, termasuk tumbuhan kaliandra merah yang memiliki kalori berkisar 4.100 – 4.200 kilokalori (kkal) yang direncanakan akan dikelola menjadi bahan bakar alternatif subsitusi batubara atau EBT.

“Hingga saat ini, Semen Baturaja telah memiliki 972 tanaman kaliandra merah, dengan target hingga akhir tahun 1.500 kaliandra merah tertanam, dengan potensi perhitungan dapat menyerap hingga 75,93 ton CO₂  Ini menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap pengurangan emisi karbon,” ungkap Suherman. (*)

BATURAJA – Dalam upaya memastikan kesiapan operasional dan meningkatkan kinerja perusahaan di Semester II/2024, Komisaris PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), Inosentius Samsul, melakukan kunjungan kerja ke Kantor SMBR di Palembang pada Selasa (13/8). Dalam kunjungannya, beliau didampingi oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya beserta staff.

Kunjungan ini memiliki fokus utama pada pengecekan Distribution Center (DC) di Palembang, yang merupakan pusat distribusi penting bagi perusahaan dalam memastikan produk Semen Baturaja dapat tersebar secara optimal ke berbagai wilayah pemasaran. DC Palembang diharapkan menjadi ujung tombak dalam memperbaiki distribusi produk yang lebih efisien dan efektif padai Semester II/2024.

Dalam kesempatan tersebut, Inosentius Samsul menyampaikan pentingnya persiapan matang dan perbaikan dalam setiap aspek operasional perusahaan. “Kami harus memastikan bahwa semua elemen perusahaan bekerja dengan optimal untuk mencapai target yang telah ditetapkan di Semester II/2024. Kunjungan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kinerja dan memastikan kesiapan distribusi yang lebih baik,” ujar Inosentius.

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momen untuk meninjau kembali strategi-strategi yang akan diterapkan oleh perusahaan dalam menghadapi tantangan di paruh kedua tahun ini.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menegaskan bahwa perusahaan sedang melakukan berbagai penyesuaian dan inovasi untuk memperbaiki kinerja di Semester II/2024 dan berkonsolidasi dengan induk usaha SIG. “Kami menyadari bahwa hasil kinerja di Semester I/2024 masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kami fokus pada penguatan distribusi dan optimalisasi produksi untuk mencapai target yang lebih baik di Semester II/2024,” jelas Suherman.

Kunjungan ini menandai komitmen Semen Baturaja untuk terus memperbaiki kinerja dan memastikan bahwa semua aset dan sumber daya yang dimiliki perusahaan digunakan secara maksimal. Dengan langkah-langkah yang diambil, Semen Baturaja optimis dapat mencapai hasil yang lebih baik di sisa tahun 2024. (*)

BATURAJA – Dalam rangka merayakan empat tahun nilai budaya AKHLAK BUMN yang memasuki tahun ke – 4, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Town Hall Meeting AKHLAK 4 Future yang berlangsung di Aula Wisma Ganesha, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Rabu (7/8). 

Hadir dalam acara tersebut jajaran Dewan Komisaris SMBR di antaranya Komisaris Utama Alex Iskandar Munaf yang hadir secara offline, Komisaris Hadi Daryanto dan Komisaris Independen Chodwadja Sanova yang bergabung secara online, serta Sekretaris Dewan Komisaris Agus Darmawan yang juga hadir secara offline dan turut mendampingi Komisaris Utama. Dari jajaran Direksi SMBR hadir Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM), dan Direktur Operasi Muhammad Syafitri, beserta seluruh jajaran karyawan SMBR.

Dalam sambutannya Komisaris Utama SMBR Alex Iskandar Munaf memberikan motivasi yang mendalam untuk mengajak seluruh karyawan untuk terus berkomitmen terhadap transformasi budaya AKHLAK.  “Kita senantiasa menyiapkan mental adaptif dan menciptakan resiliensi, sehingga Semen Baturaja mampu bertahan di tengah berbagai ancaman disrupsi dan perubahan dunia, serta tidak terjebak di zona nyaman. Perusahaan harus terus meng-upgrade diri seiring dengan kemajuan zaman, hingga berhasil mewujudkan cita-cita Semen Baturaja menjadi perusahaan semen yang mendunia. Jadikan filosofi AKHLAK sebagai bekal semangat untuk terus berkarya dan berinovasi. AKHLAK BUMN sebagai core values seyogianya menjadi pijakan untuk naik kelas serta modal untuk menang dalam berkompetisi,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya berpikir secara logika dan fakta dalam menjalankan mengambil tindakan. “Dalam setiap langkah yang kita ambil, sangat penting bagi kita untuk selalu berpikir logika dan berdasarkan fakta. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme di Semen Baturaja,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai AKHLAK dalam setiap aspek pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. “Peringatan ini bukan hanya sekedar acara ceremonial untuk kita merayakan bahwa akhlak dicanangkan, tapi mudah – mudahan dalam kesempatan ini kita bisa lagi menerung, menghayati, meningkatkan bila masih kurang, memperbaiki dan mengimplementasikan dengan sungguh – sungguh untuk nilai – nilai AKHLAK yang menjadi nilai budaya perusahaan kita,” tegasnya. 

Townhall Meeting AKHLAK 4 Future ini juga diisi dengan berbagai sesi diskusi dan sharing session serta Quiz AKHLAK yang dirancang untuk menguji dan memperdalam pemahaman peserta tentang nilai-nilai tersebut.

Tak hanya itu, Komisaris Utama SMBR Alex Iskandar Munaf juga melakukan kunjungan ke fasilitas sarana dan prasarana karyawan pada Selasa (6/8). Kunjungan ini mencakup area tempat kerja, fasilitas kesehatan, olahraga ruang istirahat, dan mess. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman demi mendukung produktivitas serta kepuasan kerja seluruh karyawan.

Dalam kunjungannya Alex menyatakan, “Saya percaya bahwa kesejahteraan karyawan merupakan pilar penting dalam mencapai produktivitas dan kepuasan kerja yang optimal. Melalui kunjungan ini, saya selaku Komisaris Utama Semen Baturaja ingin memastikan bahwa fasilitas yang disediakan benar-benar memenuhi kebutuhan karyawan dan mendukung lingkungan kerja yang sehat serta produktif.” (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil meraih 3 penghargaan  pada ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2024 yang diselenggarakan oleh PT Sucofindo pada Rabu (31/7) di The Westin Resort Nusa Dua, Bali.

Tiga penghargaan yang dibawa pulang SMBR masing – masing dua Penghargaan Platinum dan satu Penghargaan Silver, diantaranya Predikat Platinum kategori Inovasi Pengurangan Limbah B3 dan kategori Inovasi Energi dan yang ketiga penghargaan kategori Inovasi Penurunan Efisiensi Energi.

Penghargaan diterima langsung oleh Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu. Diketahui bahwa ENSIA Awards memberikan penghargaan kepada perusahaan yang telah menunjukkan upaya luar biasa dalam inovasi lingkungan dan sosial. Dengan tema “Extraordinary Turnaround Innovation For Sustainability“, acara ini menekankan pentingnya inovasi untuk mencapai tujuan keberlanjutan.

Hari Liandu menerangkan bahwa pencapaian ini merupakan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang berkelanjutan untuk mendukung pelestarian lingkungan. “Penghargaan ini adalah bukti nyata dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui inovasi berkelanjutan yang berdampak pada pengurangan konsumsi energi dan penurunan emisi karbon, sejalan dengan upaya global untuk mengatasi perubahan iklim,” ujarnya.

Pada ENSIA 2024, raih predikat Platinum untuk kategori inovasi pengurangan limbah B3, inovasi yang dilakukan SMBR berkat Program pemanfaatan limbah B3 sludge oil sebagai bahan bakar subsitusi atau bahan bakar alternatif pada kiln. Inovasi ini tidak hanya berhasil mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.

Predikat Platinum kedua juga kembali diraih, untuk kategori inovasi efisiensi energi melalui program Proses Penggilingan Semen dengan Penambahan Cement Grinding Aid (CGA) sebagai Upaya Penurunan indeks Terak. Melalui penambahan CGA, indeks terak dapat diturunkan tanpa mengorbankan kualitas semen. program ini berhasil menurunkan indeks konsumsi panas & bahan bakar, menurunkan emisi karbon.

Kemudian, predikat Silver pada kategori Inovasi Penurunan Emisi diraih SMBR melalui program penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) berupa Expert Optimizer (Intelligence Process Control System Program) untuk mengoptimalkan pengendalian parameter operasi pada peralatan produksi. Program ini mampu menganalisa seluruh data sampel secara masif dan simultan untuk memberikan informasi yang luas dan tindakan yang tepat, sehingga mempu menghasilkan efisiensi pada proses produksi.

“Pada tahun sebelumnya, Semen Baturaja juga meraih penghargaan diajang yang sama dengan perolehan predikat Platinum kategori Inovasi Sosial lewat Program SMBR Economic and Education Bee Farm tapi tahun ini kita berhasil membawa pulang tiga piala sekaligus di 3 kategori.  ,” ucap Hari.  

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong pada acara puncak ENSIA 2024, mengapresiasi PT Sucofindo, serta para pelaku usaha yang telah menerapkan efisiensi terhadap pengelolaan keseimbangan antara lingkungan, ekonomi, dengan sosial.

Hal ini, kata Alue Dohong, sebagai bentuk komitmen kepedulian perusahaan atas perubahan iklim, penanganan lingkungan hidup. “Kami berharap kedepannya para pelaku usaha yang menerima penghargaan dapat memberikan dan menciptakan inovasi secara berkelanjutan,” katanya.

Alue Dohong menambahkan bahwa dengan komitmen pelaku usaha dalam mengelola keseimbangan lingkungan, ekonomi dan sosial, tentunya sejalan dengan instrumen PROPER. “Bagaimana perusahaan mengelola, tak hanya aspek benefit, tetapi aspek terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut PT Sucofindo Jobi Triananda mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku usaha yang telah berpartisipasi dalam ajang ENSIA 2024. Karena, inovasi-inovasi yang telah dihasilkan, baik sosial dan inovasi lingkungan, merupakan bukti nyata para pelaku usaha dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

Ajang ENSIA tahun ini diikuti 756 paper, dan ajang ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada para inovator lingkungan dan sosial dalam menerapkan upaya emisi karbon, pemberdayaan masyarakat dan mendukung proper sebagai kebijakan pemerintah. Dan, inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat kepada perusahaan, tapi memberikan dampak positif yang luas untuk masyarakat dan lingkungan.(*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menerima penghargaan Indonesia’s Top Green Leaders Award 2024 yang berlangsung di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta pada Selasa (30/7).

Penghargaan ini diraih berkat komitmen perusahaan dalam mendukung praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Acara yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi ini mengusung tema “Green Orientation and Sustainability Initiatives with Progressive Movements” memberikan penghargaaan kepada Direktur Utama SMBR Suherman Yahya sebagai Indonesia Green Leader for Green Orientation in Strengthening Green Business through Environmentally Friendly Innovation” kategoriIndustri Dasar dan Kimia. Penerimaan Penghargaan diwakili oleh Manager of General Affair Jakarta SMBR Rena Nur Kumalasari.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. “Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik seluruh insan Semen Baturaja yang telah bekerja keras dan berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan. Kami akan terus berinovasi untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan.”

Semen Baturaja telah menerapkan berbagai inisiatif hijau dalam operasionalnya. Implementasi teknologi terbaru dalam proses produksi mampu mengurangi emisi karbon secara signifikan. Selain itu, penggunaan energi terbarukan dan peningkatan efisiensi energi dalam operasional sehari-hari merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga lingkungan.

“Penerapan sistem pengelolaan limbah yang efisien dan ramah lingkungan, termasuk daur ulang limbah produksi menjadi bahan baku alternatif, juga menjadi fokus utama perusahaan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkap Suherman. (*)

Jakarta, 2 Agustus 2024 – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang 4th TJSL & CSR Award 2024 oleh BUMN Track dengan mengangkat tema “Kontribusi Empat Pilar TJSL BUMN Dalam Rangka Mendukung Pencapaian SDG’s” yang berlangsung di Grand Ball Room Hotel Borobudur, Jakarta pada Selasa (30/7).

SMBR berhasil membawa pulang dua penghargaan diantaranya Penghargaan Strong Commitment CEO on Economic Program of CSR yang diberikan kepada Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dan Penghargaan Bintang Empat Predikat Gold kategori Pilar Ekonomi. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen penuh SMBR dalam mengimplementasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Sebelumnya, SMBR mendapatkan penghargaan yang dalam ajang yang sama pada tahun lalu dengan predikat Silver.

Gili mengatakan tahun lalu kita mendapatkan predikat silver tahun ini lebih meningkat dengan perolehan predikat Gold ini menjadi bukti nyata kontribusi perusahaan kepada masyarakat melalui berbagai program CSR yang telah dijalankan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi Semen Baturaja untuk terus memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui program yang berkelanjutan seperti penguatan kewirausaahaan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dibina lewat Rumah BUMN Baturaja lalu koperasi berbasis potensi sumber daya lokal lewat pemberdayaan masyarakat salah satunya Program Economic & Education Bee Farm,” ungkapnya saat menerima penghargaan tersebut.

Sementara itu, CEO BUMN Track SH Sutarto mengatakan, TJSL & CSR Award bukan hanya sebuah penghargaan kepedulian BUMN  tetapi merupakan komitmen nyata dan tanggung jawab BUMN  untuk membangun negeri yang lebih baik melalui kontribusi sosial dan lingkungan.

Selama empat tahun penyelenggaraan, banyak inovasi program yang diciptakan BUMN sebagai kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Terbaru yang dilakukan tahun ini, BUMN Track tidak hanya memberikan apresiasi kepada perusahaan melainkan juga bagi para penanggung jawab Komite TJSL. “Penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan upaya dalam menciptakan dampak positif. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan ketidaksetaraan sosial, peran BUMN dalam menerapkan kebijakan TJSL dan CSR menjadi semakin penting,” ungkap SH Sutarto. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan volume penjualan semen mencapai 928,6 ribu ton atau naik 5% pada semester I tahun 2024 dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar 888,2 ribu ton pada akhir Juni 2023.

Dalam hal pendapatan, SMBR masih relatif stabil berkat inisiatif efisiensi biaya yang diterapkan, beban usaha tercatat turun 17% dan beban keuangan juga ikut turun sebesar 21% dibandingkan periode sebelumnya. Pendapatan SMBR selama semester I–2024 tercatat sebesar Rp 835,1 miliar, masih relatif stabil dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu mengungkapkan dinamika kondisi pasar semen masih mengalami kontraksi dan oversupply yang menjadi tantangan kinerja industri semen pada semester ini.

“Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI) untuk periode Juni 2024, permintaan pasar domestik mengalami penurunan sebesar 0,2 persen year on year (yoy), terutama pada segmen semen kantong. Meski demikian, SMBR mampu meningkatkan volume penjualan dan pendapatan di segmen curah serta diversifikasi produk,” ungkap Hari.

Hari menambahkan bahwa SMBR tetap optimistis dalam mempertahankan kinerja yang solid dengan meningkatkan nilai tambah dan keunggulan kompetitif.

“Perusahaan terus menjalankan langkah-langkah cost leadership melalui penerapan operational excellence di berbagai bidang. Kami meningkatkan performa peralatan, mengoptimalkan supply chain, dan berkontribusi dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Selain itu, kami juga fokus pada peningkatan pendapatan lainnya dan memperkuat sinergi dengan SIG selaku induk usaha,” jelas Hari.

Dalam upaya efisiensi dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, SMBR terus mendukung terciptanya industri semen yang ramah lingkungan diantaranya memaksimalkan alternative fuels sebagai bahan bakar alternatif yang berasal dari limbah industri dan sampah perkotaan. “Kami bekerjasama dengan beberapa industri penghasil limbah, limbah yang dihasilkan kami kelola sebagai pengganti bahan bakar alternatif, alhasil ini dapat mengurangi beban biaya produksi dan penurunan emisi karbon,” ungkap Hari. Komitmen SMBR mendukung industri ramah lingkungan, tidak hanya itu, tapi terbukti dari perolehan 2 sertifikat pada tahun ini di antaranya sertifikat Green Label dengan predikat Gold dari Lembaga Green Product Council Indonesia (GPCI), lalu sertifikat Manajemen Energi ISO 50001:2018. Perolehan sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa Semen Baturaja berkomitmen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sejalan dengan tujuan dari induk usaha SIG.(*)