PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk kembali meraih Penghargaan Industri Hijau Level 5 Tahun 2019 dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI untuk ketiga pabriknya yaitu Pabrik Baturaja, Pabrik Panjang dan Pabrik Palembang.

Pada acara yang diselenggarakan di Gedung Kementerian Perindustrian RI pada Senin (16/12), telah diberikan penghargaan kepada 138 perusahaan, yang meliputi 85 perusahaan memperoleh level 5 dan sebanyak 53 perusahaan memperoleh penghargaan level 4.

Penghargaan diberikan langsung Achmad Sigit Dwiwahjono selaku Sekretaris Jenderal Perindustrian RI Kepada Direktur Utama Semen Baturaja, Jobi Trianada Hasjim.

Ini menjadi tahun keenam Semen Baturaja mendapatkan Penghargaan Industri Hijau Level 5 untuk Pabrik Baturaja dan tahun ketiga untuk Pabrik Panjang dan Palembang.

Semen Baturaja akan selalu berupaya untuk konsisten dalam penerapan teknologi yang ramah lingkungan pada setiap prsoses produksinya sesuai dengan visi perusahaan untuk menjadi Green Cement Based Building Material Company terdepan di Indonesia.

PALEMBANG – Melalui Program CSR, Semen Baturaja kembali mengajak Warga Ring 1 Kelurahan Kertapati untuk Berternak Lele. Setelah sebelumnya pada tanggal 25 Juli 2019 lalu, warga dibekali dengan Teori mengenai cara beternak lele yang dijelaskan langsung oleh Bapak Arwadi selaku praktisi peternak lele.

Kemudian pada hari Jumat (13/12) bertempat di RT 12 Kelurahan Kertapati, warga sekitar diajak untuk mempraktikan secara langsung cara berternak lele dengan teknik bioflok dan micro buble yang mudah untuk diaplikasikan. Tim CSR Semen Baturaja secara langsung ikut melakukan pendampingan dan memantau jalannya praktik cara berternak lele yang digelar selama 3 hari tersebut.

Semoga materi pelatihan ternak lele yang diberikan oleh Semen Baturaja dapat bermanfaat dan mendorong warga sekitar untuk bersama-sama menciptakan lapangan usaha baru yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.





PALEMBANG – Semen Baturaja bekerjasama dengan Forum CSR Kesos Sumsel menyelenggarakan pelatihan Teknis Pembuatan Batako dan Konblok yang diadakan pada Kamis (12/12) bertempat di Kantor Forum CSR Kesos Sumsel, Kota Palembang.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perkim (Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) Sumsel, Basyaruddin Akhmad beserta Ketua Forum CSR Kesos Sumsel, J Rianthony Nata Kesuma dan Ade Chitra Kusuma selaku VP Corporate Services Management Semen Baturaja.

Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan keterampilan dan keahlian kepada Tenaga kerja konstruksi dalam pembuatan batako dan konblok yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan saat ini sehingga dapat meningkatkan daya saing dalam dunia pekerjaan.

Semen Baturaja sebagai salah satu badan usaha yang bergerak di bidang konstruksi di Sumatra Selatan turut mendorong perkembangan sektor usaha konstruksi dengan menghasilkan produk infrastruktur yang berkualitas dan unggul.




PALEMBANG – Hari Selasa lalu (03/12), Kementerian Keuangan Republik Indonesia melakukan Benchmarking mengenai pengembangan dan penyusunan Tata Kelola Perusahaan atau GCG (Good Corporate Governance) yang diterapkan di Semen Baturaja.

Benchmarking dilakukan di Kantor Pusat PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Palembang. Vice President Corporate Secretary, Basthony Santri dan Senior Manager Governance & Risk Management, Lis Kurniati Utami hadir mewakili manajemen Semen Baturaja.

Tujuan Kementerian Keuangan RI melakukan Benchmarking dalam rangka memberikan overall assurance atas efektivitias tata kelola sebagai dasar untuk menyusun mekanisme / metodologi yang tepat dalam penyusunan tata kelola Kementerian. (Sumber : Surat Permohonan Benchmarking Penerapan Tata Kelola dari Kementerian Keuangan RI).

Peningkatan skor dari tahun ke tahun tersebut menunjukkan bahwa Semen Baturaja yang merupakan produsen semen dengan basis operasi di Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) tersebut telah konsisten menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

Terbukti dengan beberapa penghargaan dibidang GCG yang diberikan kepada Semen Baturaja seperti The 11th IICD Corporate Governance Award yang menempatkan Semen Baturaja sebagai Best State Owned Enterprise Kategori MidCap.


PALEMBANG – Tim Bola Voli Putra Semen Baturaja berhasil Menjuarai Turnamen Bola Voli Piala Menpora Sumsel 2019 Pada hari Sabtu lalu (30/11). Turnamen Bola Voli Piala Menpora Sumsel Tahun 2019 ini digelar di Lapangan Kaphota, Kota Palembang dan telah berlangsung mulai tanggal 26 hingga 30 November 2019. Turnamen ini diikuti sebanyak 42 tim bola voli di Sumsel yang terdiri dari 27 tim putra dan 15 tim putri.

Selain Tim Bola Voili Putra Semen Baturaja yang meraih juara pertama, masih ada Tim RBO, UIN B dan PGRI yang meraih posisi juara kedua, ketiga dan keempat kategori tim putra. Semoga prestasi yang telah diraih oleh Tim Bola Voli Putra Semen Baturaja ini dapat terus ditingkatkan dan dapat mendorong bagi cabang olahraga lainnya untuk ikut berprestasi.



PALEMBANG – Semen Baturaja (SMBR) s.d bulan Oktober 2019 berhasil mencatatkan volume penjualan semen sebesar 1,698 juta ton atau telah mencapai 73% dari target di tahun 2019, namun volume penjualan semen tersebut turun sebesar 3% yoy.

Penurunan volume penjualan tersebut dipengaruhi oleh kondisi industri semen nasional yang masih belum bergairah memasuki Triwulan IV/2019, meskipun permintaan semen nasional pada bulan Oktober 2019 tumbuh 7,4% mom. Namun pertumbuhan tersebut belum mampu merubah kondisi permintaan semen nasional sepanjang 2019 yang masih terkoreksi 1,2% yoy.

Kondisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan permintaan semen di wilayah Sumbagsel yang merupakan basis wilayah pemasaran Semen Baturaja yang terkoreksi hingga 11,7% yoy.

Namun Perseroan berhasil menjaga market share SMBR di wilayah Sumbagsel hingga bulan Oktober 2019 yang mencapai 34% atau naik 3% yoy.

“Market share tertinggi berada di Sumatera Selatan yaitu sebesar 64% atau naik 10% yoy.” ujar Direktur Utama SMBR Jobi Triananda Hasjim.

Pendapatan Perseroan pun sampai dengan Oktober 2019 tetap tumbuh 2% yoy menjadi Rp.1,582 Trilyun dari Rp.1,552 Trilyun.

Jobi juga menyatakan akan terus mengoptimalkan penjualan semen domestik melalui peningkatan fasilitas distribution centre untuk mengejar target di sisa 2 (dua) bulan terakhir.

“Saat ini kami sedang membangun dermaga jetty untuk memudahkan distribusi dari dan ke wilayah Palembang dan Jambi” tambah Jobi.Selain itu, Perseroan juga tetap fokus mengembangkan bisnis hulu dan hilir serta melakukan berbagai efisiensi biaya produksi untuk mengoptimalkan pendapatan di 2019.{}

PALEMBANG – Pada hari Senin (02/12) bertempat di Kantor Pusat PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) telah berlangsung kunjungan reses anggota DPRD Kota Palembang Dapil VI dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat untuk manajemen SMBR.

Kunjungan Reses dipimpin langsung oleh Dr H Fauzi Achmad SH MH bersama anggota, Siti Suhaifa ( PKB), Sukri Zen (Gerindra), M. Firmansyah SE, MM (PDIP), Fahri Ardianto (Golkar), Ali Subri (Nasdem), Fauzi Ahmad (PAN), Zainal Abidin (Demokrat) dan Ilyas Hasbullah (Demokrat)

Kunjungan para anggota DPRD Kota palembang ini guna meningkatkan kerjasama serta mengajukan beberapa usulan kepada pihak SMBR untuk ditindaklanjuti.

“Tujuan kami kesini selain bersilaturahmi juga mengajukan beberapa usulan untuk ditindaklanjuti seperti pembangunan jalan” kata Ketua Reses Dapil VI sekaligus anggota DPRD Kota Palembang Dr H Fauzi Achmad SH MH saat kunjungan ke SMBR.

Ia melanjutkan sejauh ini pihak SMBR sudah melaksanakan pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya di lingkungan sekitarnya dengan sangat baik.

Senada dengan yang disampaikan pimpinan Reses tersebut, Camat Kertapati Dwi Yudiansyah S.STP juga mengatakan bahwa sejauh ini pihak SMBR sudah banyak membantu masyarakat sekitarnya. Dari perbaikan infrastruktur, sarana kesehatan dan berbagai bantuan lainnya. Ia juga berharap agar SMBR semakin maju.

Basthony Santri selaku Vice President Corporate Secretary SMBR mengatakan bahwa perusahaan telah menyalurkan bantuan CSR kepada warga ring 1 di masing-masing lokasi Pabrik (Palembang, Baturaja & Lampung) yang dibagi dalam 7 bidang yaitu bantuan bencana alam, pendidikan dan pelatihan, peningkatan kesehatan, sarana ibadah, sarana dan prasarana, pelestarian alam serta pengentasan kemiskinan. Bantuan CSR yang diberikan sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-09/MBU/07/2015 Tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan BUMN yaitu penyisihan laba bersih setelah pajak yang ditetapkan maksimum sebesar 4% untuk dialokasikan pada program CSR.

Perusahaan juga setiap tahunnya secara rutin telah memenuhi kewajiban untuk membayarkan retribusi dan pajak sesuai ketentuan dan aturan berlaku, yang meliputi pajak air permukaan, PBB, pajak kendaraan bermotor, pajak kebersihan dan retribusi perairan pelabuhan kepada masing-masing instansi di pemerintah kota Palembang.

”Untuk usulan yang dikemukakan pada saat kunjungan reses DPRD Kota Palembang Dapil VI telah kami terima dan seterusnya akan kami evaluasi dan kami sampaikan ke Manajemen SMBR.

Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:

Untuk mengikuti lelang ini, klik tautan eproc berikut.