BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Bersama Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) menyepakati perjanjian Kerjasama tentang penanganan masalah hukum pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Penandatangan kesepatan Kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak ini berlangsung di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kapubaten OKU, Sumatera Selatan pada Selasa (30/7). Kesepakatan dilakukan oleh Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) SMBR Rahmat Hidayat dan Kepala Kejari OKU Choirun Parapat.

Selain itu, acara dihadiri juga oleh Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri dan Staff serta Kasi Datun Kejari OKU Ajie Martha, Para Kasi, Kasubag serta Jaksa Pengacara Negara Pada Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu.

Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) SMBR Rahmat Hidayat menerangkan kesepakatan kerja ini merupakan perpanjangan dari nota kesepakatan kerja yang sama seperti sebelumnya yang bertujuan untuk membeirkan bantuan hukum, berupa pendampingan hukum sebagai mediator/fasilitator pada permasalahan  – permasalahan hukun yang dihadapi dengan pihak lain yang menyangkut perkara – perkara perdata dan tata usaha negara.

 “Alhamdulillah hari ini Kerjasama Semen Baturaja dan Kejaksaan Negeri OKU telah terlaksana. Semen Baturaja dibawah SIG dan sudah memasuki 50 Tahun. Kami ucapkan rasa terimakasih yang sebesar – besarnya, untuk Kejari dan Tim. Dengan Kerjasama yang baik, langkah – langkah perbaikan tata kelola dan aset, Mohon bantuan dalam menata kembali sehingga target dapat tercapai dengan baik. Bersama Kejari OKU harapan kami bisa menyelesaikan target Semen Baturaja,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala Kejari OKU Choirun Parapat menyampaikan kerjasama ini merupakan langkah awal antara kedua belah pihak untuk bersinergi dalam hal peningkatan kualitas dan pengoptimalan kinerja dan bukan hanya sebagai antisipasi, akan tetapi sebagai payung hukum jika terjadi permasalahn hukum dibidang Datun.

“Penandatangan MoU ini sebagai implementasi kerjasama yang telah dilakukan oleh Kementerian BUMN RI dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai Upaya untuk saling bersinergi dalam rangka perbaikan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik bagi Masyarakat dan juga membantu perbaikan tata Kelola agar lebih transparan dan akuntabel. Kami berharap lewat kerjasama ini dapat lebih meningkatkan efektivitas penyelesaian masalah hukum dibidang perdata dan tata usaha, baik di dalam maupun diluar,” ujarnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menjadi tuan rumah acara Onsite Meeting Jajaran Direktorat Operasi SIG Group yang berlangsung dari tanggal 24 – 25 Juli 2024 bertempat di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Onsite Meeting merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun yang diikuti oleh seluruh anak usaha SIG dibidang industri semen atau Operating Company (Opco).

Acara yang bertema “Strengthening Teamwork to Strive the Extra Miles” ini dihadiri oleh Direktur Operasi SIG Reni Wulandari dan Direksi SMBR diantaranya Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat dan Direktur Operasi Muhammad Syafitri selaku tuan rumah serta seluruh Direktur Operasi seluruh Opco.

Dalam sambutannya, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk meninjau serta mengevaluasi program dan capaian dari jajaran Direktorat Operasi SIG Group. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa target perusahaan dapat tercapai. “Kegiatan ini merupakan kesempatan penting untuk mengevaluasi kinerja operasional dan memastikan bahwa setiap target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan optimal,” jelasnya.

Selain itu, adapun kegiatan Safety Observation Tour (SOT) ke Pabrik Baturaja guna untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan, mengurangi risiko kecelakaan kerja, serta mendorong perbaikan berkelanjutan dalam aspek keselamatan di tempat kerja. Setelahnya, dilakukan penandatanganan Safety Commitment Board yang menjadi komitmen seluruh anak usaha untuk terus menjaga keselamatan kerja dan meningkatkan kualitas operasional.

kegiatan juga diisi dengan sharing session dari masing – masing Opco berupa pengalaman improvement, update teknologi pabrik semen serta pengenalan inovasi bata interlock. Diharapkan sesi ini dapat menginsiprasi dan berbagai pengalaman di satu pabrik ke pabrik yang lain.

Dalam kesempatan yang sama SMBR selaku tuan rumah, Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri mengharapkan terus mempertahankan pencapaian target yang ada. “Kami berharap melalui kolaborasi yang solid dan sinergi di antara semua tim, SIG Group dapat terus mencapai dan bahkan melampaui target-target yang telah ditetapkan. Dengan komitmen bersama untuk perbaikan secara berkelanjutan,” ujarnya. (*)

BATURAJA — PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Pelatihan Tanggap Darurat Bencana yang diikuti oleh 30 peserta dari warga ring 1. Acara ini bertempat di Kantor Kelurahan Talang Jawa, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, bertujuan sebagai upaya penanggulangan dan mitigasi bencana terutama saat terjadi kebakaran.

Pelatihan yang diadakan pada Rabu (17/7) ini melibatkan Warga Kelurahan Talang Jawa sebagai peserta. Unit of Safety, Health, & Environment SMBR bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) OKU, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) OKU dan Rumah BUMN Baturaja. Rumah BUMN Baturaja sendiri berperan sebagai Satuan Tugas (Satgas) BUMN untuk mitigasi dan penanggulangan tanggap bencana.

Acara ini dihadiri oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Mulyadi, Penata Penanggulangan Bencana BPBD OKU Gunalfi Uniba, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten OKU Yatino, Personil Damkar Kabupaten OKU Andang Duwi Harmoko dan Afriadi serta Lurah Talang Jawa Paisal Reza

Gili menyampaikan pelatihan penyuluhan & pelatihan tanggap darurat penanggulangan bencana untuk warga ring 1 ini merupakan salah satu wujud komitmen Semen Baturaja dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya bencana. “Warga talang jawa sangat antusias mengikuti pelatihan ini, karena langsung diberikan materi edukasi menghadapi bencana dan simulasi cara memadamkan api oleh ahlinya dari Damkar OKU,” katanya.

Ia menjelaskan dalam pelatihan ini, warga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi situasi darurat bencana, mulai dari cara memadamkan kebakaran menggunakan kain yang dibasahi akibat kebocoran seal gas, cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga teknik evakuasi yang benar jika terjadi bencana.

“Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam mitigasi dan penanggulangan bencana, khususnya saat terjadi kebakaran dan kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Talang Jawa dan sekitarnya,” jelas Gili.

Selain itu, Mulyadi mengatakan kerjasama antara BPBD OKU, Semen Baturaja, dan instansi terkait lainnya sangat penting untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana. “Kami mengapresiasi inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Paisal juga menyampaikan hal yang serupa. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi warga, meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi bencana. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ucapnya.

Masyarakat juga berterima Kasih kepada pihak Semen Baturaja karena sudah mengadakan kegiatan sosialisasi & Pelatihan Penanggulangan bencana di area Talang Jawa,  dengan adanya kegiatan ini menambah wawasan terhadap penanggulangan bencana.  

Sebelumnya, Semen Baturaja juga menggelar Pelatihan dan Simulasi Memadamkan Api (Fire Drill) pada Selasa (16/7) yang bertempat di Aula Wisma Ganesha untuk tenaga ahli daya dan karyawan. Inisiatif ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mendukung upaya-upaya peningkatan tanggap bencana dan keselamatan kerja melalui berbagai program pelatihan dan sosialisasi. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar pelatihan fire drill yang diikuti 130 karyawan serta tenaga ahli daya. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (16/7/2024), dengan tujuan melatih kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

Pelatihan yang melibatkan Unit of Safety, Health, & Environment SMBR bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kapubaten OKU ini dihadiri oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dan Vice President of Techincal SMBR Plant Eko David Irawan. Adapun pemateri yang diundang antara lain Kepala Bidang Pencegahan Dinas Kabupaten OKU Yatino, Personel Damkar Kapubaten OKU Andang Duwi Harmoko dan Afriadi.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya pada kesempatan itu menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja seluruh karyawan. “Keselamatan kerja adalah prioritas utama dari Semen Baturaja. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami prosedur evakuasi yang benar dan mampu menghadapi situasi darurat dengan tenang dan tepat,” ujar Suherman.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SMBR dalam mendukung aspek Safety Promotion dan Safety Refreshment, serta memitigasi risiko bahaya di tempat kerja untuk mencapai Zero Accident. Selain itu, pelatihan ini juga merupakan salah satu upaya perusahaan dalam memenuhi Key Performance Indicator (KPI) Safety Performance, dengan target mencapai 0 (nol) untuk Number of Fire Accident (NoFA).

Yatino, perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ogan Komering Ulu (OKU), berbagi materi serta pengalaman ketika menangani kebakaran. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Semen Baturaja dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Kesiapsiagaan dan kemampuan penanganan kebakaran yang baik sangat penting untuk meminimalisasi risiko dan dampak dari insiden kebakaran,” terang dia.

Materi pelatihan fire drill mencakup teori tentang penyebab dan pencegahan kebakaran, hingga praktik langsung penggunaan alat pemadam kebakaran dan simulasi evakuasi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat kebakaran di lingkungan kerja mereka.

SMBR terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan dan tenaga ahli daya, serta mendukung upaya-upaya peningkatan keselamatan kerja melalui berbagai program pelatihan dan sosialisasi. (*)

PALEMBANG – Berkolaborasi dengan Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Aula Gedung KH. Faqih Usman, UMP, Sabtu (6/7). Kegiatan ini dilaksanakan guna memenuhi kompetensi pada Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Sejumlah karyawan SMBR didaulat menjadi narasumber, antara lain Senior Manager of Health Safety & Environment, Meriadi, Manager of Mining Safety & Environment M.A. Fatahilla Saban, Health & Safety Baturaja Junior Officer Imam Pratama Azi, Risk Policy & Analytic Junior Officer Rosiana TM, serta Health & Safety Baturaja Admin Kheusvency Harnum.

Kaprodi Manajemen FEB UMP, Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan ini diikuti 184 mahasiswa Konsentrasi Sumber Daya Manusia. Pelatihan K3 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang keselamatan kerja dalam bentuk SKPI. Dokumen SKPI menjadi nilai tambah bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja.

Sementara itu, Senior Manager of Health Safety & Environment SMBR, Meriadi menuturkan bahwa kerja sama perusahaan dengan UMP telah berjalan selama empat tahun. “Melalui kegiatan ini praktisi dunia industri seperti SMBR bisa ikut berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Karena itu kami sangat berterima kasih telah diberi kepercayaan oleh UMP,” tuturnya.

Alumnus Teknik Elektro UMP ini menambahkan, pelatihan K3 ini sudah menjadi komitmen bersama antara dunia industri dengan UMP dengan tujuan menyiapkan lulusan yang siap berkarier di dunia kerja. “Ilmu pengetahuan hasil belajar di kampus harus terus diimplementasikan dalam rangka mengasah soft skill yang dimiliki mahasiswa,” tegas Meriadi.

Wakil Dekan 1 FEB UMP Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si saat membuka kegiatan berpesan agar para peserta mengambil banyak pengalaman dan pengetahuan dalam pelatihan ini. “Karena kegiatan ini diisi langsung oleh praktisi K3 dari perusahaan, dan tentunya akan menjadi modal penting saat memasuki dunia kerja nanti,” ucapnya. (*)