JAKARTA – Hampir memasuki usia keemasan, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) baru saja mengadakan Soft Launching Buku SejarahSMBRpada Selasa (24/10) di Hotel Bidakara, Jakarta. Acara peluncuran buku ini juga bersamaan dengan Public Expose SMBR Tahun 2023 di dalam satu rangkaian acara yang sama.

Peluncuran buku ini dihadiri oleh Komisaris dan Direksi SMBR diantaranya Komisaris Independen Chowadja Sanova, Komisaris Hadi Daryanto yang hadir via Online lalu Direktur Utama Daconi Khotob, Direktur Fungsi Keuangan & SDM Rahmat Hidayat, Direktur Fungsi Operasi Suherman Yahya dan didampingi oleh Vice President of Corporate Secretary Bashtony Santri beserta Tim Penyusun Buku Sejarah SMBR.

Singkat cerita, buku yang diberi judul “Sang Tiga Gajah: Merayakan Sejarah, Melanjutkan Kisah” yang mengkisahkan tentang sejarah kolosal sebuah pabrik semen yang didirikan di Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Bagaimana sebuah pabrik yang bahan baku, dan pengolahannya hingga menjadi klinker berada di Baturaja. Namun juga memiliki grinding plant dan packaging plant di Kota Palembang dan Bandar Lampung.

Ide awal pembangunan pabrik yang berada di tiga lokasi ini terbilang unik. Pembangunan pabrik semen yang berada di Baturaja dimaksudkan agar memanfaatkan jalur kereta api untuk pendistribusiannya. Oleh pemerintah, SMBR memang dibangun untuk memenuhi kebutuhan semen di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Dalam perjalanannya, SMBR sudah mengalami fase yang sulit. Pembangunan pabrik sempat tertunda lantaran situasi ekonomi dalam negeri yang tidak menentu. Pembangunan pabrik sempat tersendat, imbas dari krisis dan situasi global di akhir 1970an. Pada tahun 1998, SMBR sempat akan dilego ke pihak asing, di buku ini diceritakan detail bagaimana jajaran manajemen waktu itu berhasil menyelamatkan aset perusahaan dari ‘rumah sakit’ bernama BPPN dan cengkraman pihak asing.

Pada 28 Juni 2013, SMBR juga berhasil mencatatkan saham perdananya ke Bursa Efek sehingga berstatus perusahaan terbuka. Hingga pada akhirnya, di tahun 2022, SMBR sebagai perusahaan BUMN diintergrasikan ke dalam ekosistem besar Industri Semen dan tergabung dalam SIG. Perjalanan selama hampir setengah abad SMBR terangkum dalam buku ini.

Untuk merangkum Sejarah setengah abad dalam satu buku yang memuat 364 halaman ini, penulis dan tim penyusun telah mewawancarai lebih dari 30 narasumber, baik dari jajaran direksi lintas generasi, mantan karyawan, komisaris, stakeholder dan lapisan masyarakat.

Tokoh-tokoh beken yang diwawancarai antara lain Tokoh Nasional Azwar Anas, mantan Direktur dan pendiri SMBR. Mantan Anggota DPR/RI Marzuki Alie, Pamudji Rahardjo Direktur Utama yang berhasil membawa SMBR melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga Daconi Khotob yang membawa perusahaan di masa transisi ke SIG.

“Sang Tiga Gajah adalah julukan yang merujuk kepada tiga tempat lokasi operasional SMBR yang berdiri tegak seperti gajah – gajah yang Kokoh dan Tahan Lamo sesuai tagline SMBR. Buku ini merupakan saksi sejarah, pencapaian, dan peran strategis serta kontribusi SMBR dalam pembangunan infrastruktur dan perekonomian nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan,” ungkap Daconi dalam sambutannya.

Ia menyebutkan dengan peluncuran buku sejarah ini menandakan usia SMBR telah masuk setengah abad. Kisah ini bukan hanya sekedar dokumentasi melainkan sebagai bentuk penghargaan daan penghormatan bagi para pelopor berdirinya SMBR.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tinggi kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam pembuatan buku sejarah ini. kami mengharapkan semua masyarakat luas untuk dapat menjelajahi isi buku sejarah ini, yang berisikan wawasan, informasi, dan sejarah berdirinya SMBR sebagai sumber motivasi dan gagasan inovatif untuk mencapai tujuan bersama” tutupnya. (*)

JAKARTA – Ditengah kondisi industri semen nasional yang masih mengalami kontraksi, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), mampu mencatatkan kinerja positif pada Kuartal III – 2023. Hasil tersebut dipaparkan langsung pada acara Public Expose (Pubex) SMBR Tahun 2023 yang dilaksanakan secara hybrid pada Selasa (24/10) di Hotel Bidakara, Jakarta, serta live streaming via platform Ms Teams.

Dalam kesempatan ini, paparan disampaikan langsung oleh Direktur Utama SMBR Daconi Khotob yang didampingi oleh Direktur Fungsi Keuangan & SDM Rahmat Hidayat, Direktur Fungsi Operasi Suherman Yahya dan Vice President of Corporate Secretary Basthony Santri.

Daconi menyebutkan hingga akhir September 2023, SMBR berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 1,45 Triliun atau meningkat 10% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Pendapatan ini didorong dari penjualan semen sebesar Rp 1,42 Triliun, ditambah dengan penjualan White Clay sebesar Rp 27,62 Miliar yang tumbuh 13% dari periode yang sama di tahun lalu.

“Hal ini mendorong peningkatan laba bersih yang tumbuh signifikan menjadi Rp. 53,96 Miliar atau naik 25% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Laba bersih yang meningkat didukung juga oleh penurunan beban bunga sebagai dampak dari refinancing hutang bank dan percepatan pembayaran pokok pinjaman kredit sindikasi,” kata Daconi saat paparan.

SMBR juga menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan melalui program efisiensi operasi dan penurunan emisi, antara lain mengimplementasi Total Productive Maintenance (TPM), mengadakan kompetisi SMBR Innovation Award, serta Penyegaran K3 Tambang. Hal ini membuktikan hingga September 2023, SMBR berhasil menekan Intensitas emisi karbon (cakupan 1) turun menjadi 0,572 Ton CO2/t cem eq, realisasi 2022 (0,588 Ton CO2/t cem eq) dan peningkatan thermal substitution rate mencapai 3,57%, di atas realisasi 2022.

Dari sisi Tanggungjawab Sosial & Lingkungan (TJSL), realisasi Penyaluran Dana Program TJSL hingga September 2023 mencapai Rp. 2,68 Miliar, naik 61% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Beberapa program TJSL yang telah direalisasikan diantaranya Pelatihan melalui Rumah BUMN Baturaja, Pameran UMKM di Jakarta dan Palembang serta penyaluran bantuan ke masyakarat dan pemerintahan.(*)

LAMPUNG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sangat peduli dan ingin terus meningkatkan hubungan industrial yang baik bersama Serikat Karyawan-nya. Hal ini diwujudkan dengan kehadiran manajemen SMBR yang diwakili oleh Direktur Utama Daconi Khotob dan juga Fitria Margaretha selaku Vice President of Human Resource & General Affair pada Musyawarah Besar (Mubes) V Serikat Karyawan Semen Baturaja (SKSB) Tahun 2023 di Kantor SMBR Site Panjang, Kota Bandar Lampung pada Kamis (12/10). Mubes V SKSB ini mengusung tema “Bersama SKSB Wujudkan Solidaritas untuk SMBR yang Semakin Berintegritas”.

Acara ini dihadiri secara langsung oleh pengurus dan anggota SKSB serta para tamu undangan, di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Dr. Agus Nompitu; Ketua DPN Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Seluruh Indonesia, Faisal Arif; serta rekan-rekan dari serikat pekerja industri semen lainnya.

Direktur Utama SMBR Daconi Khotob dalam sambutannya menyebut karyawan adalah aset berharga bagi perusahaan, SMBR memberikan komitmen penuh untuk membina hubungan industrial dengan karyawan demi menciptakan suasana kerja yang lebih produktif, berkelanjutan, dan harmonis.

“Kita harus mengakui bahwa tanpa dedikasi dari karyawan, pencapaian-pencapaian besar yang telah SMBR raih selama ini tidak mungkin terjadi. Saya berharap SKSB akan terus berperan aktif menjadi mitra yang baik bagi perusahaan untuk menampung dan menyampaikan aspirasi karyawan/ti kepada perusahaan terutama yang berkaitan denganketenagakerjaan, saling bertukar fikiran, dalam mendukung pelaksaan program – program kerja perusahaan serta merealisasikan gagasan/ide untuk kemajuan perusahaan kedepannya.,” tutur Daconi dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Dr. Agus Nompitu, SE, M.T.P, mengatakan bahwa sangat senang dengan hubungan industrial harmonis yang terjadi di SMBR. Dimana serikat pekerja dan manajemen berada pada forum yang sama dengan tujuan yang sama untuk memajukan perusahaan yang nantinya akan dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan di dalamnya.

Agenda utama Mubes V ialah Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Pusat SKSB Periode 2020-2023, pembahasan AD/ART, dan Peraturan Organisasi yang dibahas bersama oleh pengurus, MPO dan perwakilan anggota dari masing-masing unit kerja. Agenda lainnya adalah penyampaian hasil Pemilihan Langsung Calon Ketua Umum tahun 2023 oleh Komisi Pemilihan Langsung dan Serah Terima Jabatan kepada Ketua Umum SKSB 2023-2026, M. Ariansyah.

Musyawarah Besar V ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi jalannya kepengurusan yang baru serta semakin dapat mengayomi anggotanya dan terus dapat menjalin hubungan industrial yang harmonis untuk bersama-sama memajukan perusahaan sehingga kesejahteraan karyawan ikut meningkat. (*)

PALEMBANG –  Kabar menggembirakan datang dari PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk SIG), prestasi gemilang diraih oleh salah satu karyawan SMBR sekaligus atlet tenis meja, yaitu Hendri Radilah. Ia berhasil meraih 3 Medali dalam ajang Peparprov (Pekan Paralympic Provinsi) Sumsel ke-IV yang digelar di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) yang telah berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 September 2023.

Keberhasilan Hendri mengharumkan nama SMBR dan Provinsi Sumsel tak lepas dari usaha dan kerja keras yang dilakukan oleh Hendri dan rekan-nya, Hendri yang mewakili kontigen Kabupaten Lahat berhasil membawa pulang 3 Medali dalam Cabang Olahraga Tenis Meja diantaranya 1 Emas Kategori Single Putra, 1 Perak Kategori Beregu Putra, dan 1 Perunggu Kategori Ganda Putra.

Hendri menceritakan, hasil yang ia dapatkan ini tak lepas dari persiapan dan dukungan dari SMBR. “Alhamdulliah dukungan dan support dari SMBR sangat luar biasa, baik itu dukungan moral serta dalam persiapan karena kami butuh waktu latihan dan SMBR memberikan support akan hal itu, sehingga kami bisa berkonsentrasi di ajang tersebut,” kata Hendri, karyawan SMBR yang bertugas di Unit of Corporate Social Repsonsibility (CSR) SMBR.

Lalu, Vice President of Corporate Secretary SMBR Bashtony Santri mengucapkan rasa bangga atas pencapaian gemilang Hendri. “Prestasi yang ditorehkan oleh Hendri adalah bukti bahwa tidak ada batasan bagi kemampuan dan tekad seseorang, terlepas dari kondisi fisik. Mewakili manajemen SMBR, kami sangat bangga kepada Hendri. SMBR akan terus mendukung para karyawan, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, untuk mencapai prestasi luar biasa seperti ini,” ucap Basthony.

Dia menambahkan, perusahaan telah berkomitmen untuk tidak membeda-bedakan karyawan. “SMBR memberikan peluang kepada individu yang memiliki kemampuan dan potensi luar biasa. Langkah ini adalah bagian dari komitmen SMBR untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan beragam,” tegasnya. (*)