PALEMBANG – Bersiap memasuki Fase The New Normal, Semen Baturaja mengadakan Rapid Test Covid-19 untuk seluruh karyawan/ti. Rapid Test untuk Site Palembang, Kantor Perwakilan Jakarta, dan Jambi diadakan pada 9-10 Juni 2020 lalu, Kemudian dilanjutkan Site Baturaja pada 16-17 Juni 2020 dan Site Lampung pada 19 Juni 2020.

Pada pelaksanaan Rapid Test ini, Semen Baturaja bekerja sama dengan RS Pertamina Medika atau Rumah Sakit BUMN di masing-masing daerah.

Pelaksanaan Rapid Test bertujuan untuk mengantisipasi risiko dan potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan SMBR, mengingat dalam waktu dekat, Pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN telah menghimbau agar setiap Perusahaan BUMN menyiapkan sejumlah skenario memasuki Fase The New Normal agar operasional perusahaan dapat berjalan kembali seperti biasanya.

Oleh karena itu, Semen Baturaja telah memperketat Protokol Kesehatan pada setiap aktivitas perusahaan guna memberikan perlindungan bagi karyawan/ti, pelanggan, pemasok, mitra bisnis & stakeholder dalam memasuki Fase The New Normal ini.

Optimis rebut 5% pangsa pasar semen di Pontianak sepanjang 2020

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) baru saja melakukan pengiriman perdana produk semennya ke Pontianak. Produk semen SMBR diangkut dari Pelabuhan Boom Baru, Palembang menuju Pontianak pada Rabu, 10 Juni 2020.

Direktur Pemasaran SMBR, Dede Parasade, mengemukakan pengiriman produk semennya ke Pontianak kali ini merupakan tindak lanjut dari market trial yang telah dilakukan Perseroan sejak 2019 lalu. Pada pengiriman perdana ini telah diangkut sebanyak 750 ton semen.

Dede menjelaskan bahwa di bulan Juni ini akan dilakukan 2 kali pengiriman dengan kapasitas total sebanyak 2.750 ton.

“Apabila pengiriman perdana ini berhasil dengan baik, SMBR telah menyiapkan kontrak jangka panjang dengan distributor lokal” katanya.

Pengiriman perdana produk semen SMBR ini bekerjasama dengan PT Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan anak perusahaan PT Pelindo II (Persero) yang berperan sebagai perusahaan bongkar muat yang ditunjuk SMBR untuk jasa handling.

Dede mengemukakan bahwa SMBR melakukan ekspansi ke pasar semen di Pontianak sebagai salah satu langkah strategis Perseroan untuk meningkatkan utilisasi pabrik yang ada. Selain itu, kata Dede, Perseroan menilai pasar semen di Kalimantan khususnya di Pontianak masih sangat prospektif untuk dikembangkan walaupun industri semen nasional oversupply.

“Kami optimis mampu merebut 5% pangsa pasar semen di Pontianak sepanjang 2020” ujarnya.

Dede menjelaskan bahwa selain fokus pada penjualan semen di pasar Sumbagsel, SMBR kedepannya akan terus gencar menggarap wilayah pasar baru walaupun kondisi industri semen nasional saat ini masih oversupply dan pertumbuhannya cenderung negatif karena terdampak pandemi Covid-19.

“Dengan masuknya produk semen SMBR di Pontianak, kami ingin membuktikan bahwa SMBR juga mampu merambah pasar baru di luar Sumatera” tambahnya.

Selain Pontianak, SMBR pun sudah menyiapkan sejumlah wilayah pasar baru di luar Sumatera yang siap digarap untuk pemasaran produk semennya guna mencapai target Perseroan di 2020.

“Bahkan saat ini, kami sudah mulai melirik peluang di pasar ekspor semen dan klinker” tutup Dede.{}

BATURAJA – Dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19 , Semen Baturaja melalui Program CSR (Corporate Social Responbility) melakukan penyemprotan disinfektan untuk Kelurahan dan Desa yang berada di area ring 1 Pabrik Baturaja.

Program CSR ini merupakan bentuk kepedulian Semen Baturaja dalam mendukung upaya pemerintah untuk menanggulangi penyebaran wabah Covid-19 khususnya di Kabupaten OKU.

Penyemprotan disinfektan dilakukan di 8 titik yang terdiri dari 2 Desa dan 6 Kelurahan yaitu Desa Laya, Desa Pusar, Kelurahan Sukajadi, Batu Kuning, Saung Naga, Tanjung Agung, Air Gading dan Talang Jawa.

Penyemprotan disinfektan ini telah dilakukan sejak 28 Mei hingga 3 Juni 2020. Penyemprotan disinfektan dilakukan di berbagai fasilitas umum seperti Kantor Lurah, Polsek, Camat, Tempat Ibadah dan Sekolah.

PALEMBANG – Semen Baturaja menggelar Halal Bi Halal dan Town Hall Meeting di tengah pandemi Covid – 19. Acara Perusahaan yang telah menjadi agenda rutin setiap tahunnya digelar berbeda dari tahun – tahun sebelumnya karena diselenggarakan secara Virtual atau Video Conference pada hari Selasa kemarin (04/06) yang dihadiri oleh Jajaran Direksi dan Karyawan/ti SMBR.

Tema Acara pada tahun ini adalah “Tetap Jalin Silaturahmi di tengah Pandemi”. Tema ini diambil sesuai dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, dimana kita tetap bisa bersilaturahmi dengan orang-orang terdekat menggunakan sarana komunikasi yang saat ini sudah banyak tersedia seperti chat maupun video call.

Acara dibuka dengan sambutan dari seluruh Direksi dan dilanjutkan Testimoni dari perwakilan Karyawan/ti yang berbagi pengalamannya merayakan Idul Fitri di tengah Pandemi Covid-19.

Acara ini juga diisi dengan Town Hall Meeting mengenai persiapan menghadapi penerapan The New Normal. Dalam menghadapi The New Normal, Semen Baturaja telah mempersiapkan sejumlah Protokol kesehatan sesuai standar Covid-19 dengan membentuk Tim Task Force SMBR. Selain itu, Semen Baturaja juga telah mempersiapkan Covid Ranger SMBR yang akan menjadi agent untuk mensosialisasikan Protokol Kesehatan di lingkungan keluarga besar Semen Baturaja. Dr. Tuhfa Mahdiah dari Siloam In House Clinic juga berkesempatan untuk menyampaikan materi tentang Covid-19 dan Penerapan The New Normal dari perspektif seorang tenaga medis.

Walaupun acara ini dilakukan secara virtual, namun tujuan dari Acara Halal Bi Halal dan Townhall Meeting ini tetap tersampaikan untuk menjadi ajang silaturahmi dengan saling memaafkan dan memupuk tali persaudaraan.