JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih penghargaan Silver Champion dalam ajang Bisnis Indonesia Social Responsibility Awards (BISRA) 2024 berkat program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan yang dijalankan.

Penghargaan diterima secara langsung oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility SMBR Gili Aprial Braja di Hotel Raffles, Jakarta pada Kamis (27/6). Selaras dengan tema penghargaan tahun ini, yaitu “Paving The Way Sustainable Business : Innovation CSR”, SMBR dinilai berhasil menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui “SMBR Economic & Education Beefarm”.

Menurut Gili, SMBR terus mengembangkan strategi bisnis berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) salah satunya pilar ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

Melalui program “SMBR Economic and Education Beefarm”, berhasil menjalankan pilar ekonomi, salah satu desa yang menjadi binaan CSR, SMBR bekerja sama dengan Kelompok Tani dan BUMDes Maju Mandiri Laya untuk mengelola budidaya lebah trigona serta mengembangkan bisnis madu. Dengan memanfaatkan lahan kosong masyarakat menjadi program bermanfaat, masyarakat desa diajak untuk berpartisipasi aktif, dan diberikan edukasi, pelatihan dalam mengelola untuk menghasilkan produksi madu yang berkualitas.

“Berkat program ini, pada awal bulan Juni lalu, kami bersama BUMDes berhasil melakukan panen madu perdana yang menghasilkan sebanyak 250 ml. Madu yang diproduksi ini dapat dijual dan diberi label oleh masyarakat itu sendiri, yang pada akhirnya memberikan peluang nilai ekonomi bagi mereka,” ujar Gili.

Sementara itu, Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi Sukamdani mengatakan penyelenggaraan BISRA 2024 tidak semata-mata memberikan apresiasi terhadap perusahaan dalam menyelenggarakan tanggung jawab sosial. 

“Model penyelenggaraan BISRA 2024 didesain sedemikian rupa sehingga dapat menjadi barometer kualitas atas pelaksanaan program-program CSR, sekaligus tolok ukur tentang sejauh mana dan seberapa luas manfaatnya bagi masyarakat dan kehidupan,” ujar Hariyadi dalam sambutannya dalam acara penghargaan BISRA 2024. (*)

BATURAJA – Sambut hari raya Iduladha 1445 Hijriah, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 12 hewan kurban dengan total senilai Rp294 juta. Penyaluran dilakukan secara bertahap mulai dari Hari Jumat (14/6) hingga Minggu (16/6), hewan kurban berupa 12 ekor sapi yang disalurkan diantaranya untuk masyarakat disekitar area operasional perusahaan di Baturaja dan stakeholder SMBR.

Adapun pendistribusian hewan kurban dilakukan untuk masyarakat disekitar area operasional, meliputi 6 kelurahan yaitu Sukajadi, Airgading, Talang Jawa, Tanjung Agung, Saung Naga, dan Batu Kuning. Selain itu, 2 Desa yang juga menerima hewan kurban yaitu Laya dan Pusar.

Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara simbolis bertempat di Rumah Dinas Penjabat (PJ) Bupati OKU  yang diserahkan oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili April Braja kepada Lurah dan Kepala Desa maupun yang mewakili dan disaksikan oleh Plh Sekda sekaligus Asisten 1 Kapubaten OKU Indra Susanto pada Minggu (16/6).

Gili mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar, terutama dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban di hari raya Iduladha.

“Dalam momentum menyambut Iduladha ini, kami ingin berkontribusi dan berbagi manfaat kepada masyarakat melalui program TJSL lewat bantuan hewan kurban. Kami berharap semoga kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan setiap tahun sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang berhak, dan tentu saja menjadi berkah bagi Semen Baturaja,” tutur Gili usai penyerahan hewan kurban.

Pada kesempatan itu, jajaran lurah dan perangkat desa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Semen Baturaja yang dinilai sudah banyak membantu masyarakat sekitar. Salah satunya Erlan Nopri selaku Kepala Desa Laya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja. “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Semen Baturaja yang telah memberikan bantuan kurban 1 ekor sapi kepada masyarakat desa laya,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Richi Sefransyah selaku Lurah Batu Kuning. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan hewan qurban ini. Semoga kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat,” ujarnya. SMBR terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya secara berkelanjutan lewat program TJSL. (*)

JAKARTA — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikan peringkat PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dari sebelumnya IdA menjadi idA+ dengan outlook stabil. Peringkat ini menunjukkan bahwa SMBR  memiliki kemampuan yang kuat dengan profil keuangan yang konservatif dan kinerja bisnis yang terus meningkat. 

Pefindo memberikan peringkat idA+ kepada perusahaan yang berkode saham (IDX:SMBR) berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja keuangan, manajemen risiko, serta posisi yang kuat di pasar serta dukungan dari induk perusahaan SIG. Pemeringkatan itu didapatkan berdasarkan data dan informasi perusahaan serta laporan keuangan audit per 31 Desember 2023.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya mengatakan kebanggannya atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga menerima peringkat IdA+ dari Pefindo. Ini adalah bukti dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga kualitas produk, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di tengah kondisi pasar industri semen yang kompetitif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suherman menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim serta dukungan dari para pemegang saham dan mitra bisnis.

“Kami akan terus fokus pada strategi pertumbuhan yang berkelanjutan untuk memastikan bahwa Semen Baturaja tetap menjadi pemain utama di industri semen khususnya di pasar Sumbagsel (Sumatera Bagian Selatan),” tambahnya.

Peringkat ini juga tidak lepas dari sinergi dengan holding SIG, yang memberikan dukungan kuat dalam berbagai aspek operasional dan strategis pemasaran.

Pada tahun 2023, SMBR berhasil mencatatkan pendapatan sepanjang tahun 2023 sebesar Rp2,04 triliun atau meningkat 8% dibandingkan periode tahun lalu sebesar Rp1,88 triliun. Dari sisi EBITDA tercatat mencapai Rp 484,87 Miliar atau meningkat 13% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp430,45 miliar. (*)

BATURAJA – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan penanaman pohon atau revegetasi di area IUP Operasi Batu Gamping Semen Baturaja, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Rabu (5/6).

Acara penanaman pohon dihadiri oleh Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat, serta Vice President of Mining & Waste Management Muhammad Beni. Kegiatan dimulai secara simbolis menanam pohon di area bekas tambang, menandai dimulainya kampanye penghijauan ini. Selain itu, kontraktor tambang seperti PT Dahana, PT Pembangunan Sarana Perkasa, dan PT Tirta Wandhira Utama turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Adapun jenis pohon yang ditanam diantaranya pohon sengon, pohon cemara, pohon mangga, pohon kelengkeng, dan pohon bunga (Hujan Emas dan Santos Temon).

Kegiatan ini memastikan bahwa lahan bekas tambang dapat direvitalisasi untuk keperluan lingkungan dan masyarakat. Mengusung tema “Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan,” kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap praktik penambangan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Dalam kegiatan operasional penambangannya, Semen Baturaja telah menerapkan Good Mining Practice yang memprioritaskan aspek lingkungan. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah pemenuhan kewajiban reklamasi yang dilakukan secara berkala sejak tahun pertama penambangan hingga akhir.

Hingga saat ini, Semen Baturaja telah berhasil melakukan reklamasi dan revegetasi seluas 34,34 hektar diarea tersebut, sedikitnya terdapat 30 jenis tanaman dengan total kurang lebih 37.000 pohon yang telah ditanam, di antaranya kaliandra, cemara, flamboyan, durian, mangga, kelengkeng, rukam, nangka, trembesi, mahoni, matoa, dan sengon.

Muhammad Beni mengatakan revegetasi lahan pascatambang merupakan upaya SMBR dalam memulihkan fungsi lahan dan meningkatkan kemanfaatannya secara berkelanjutan.

“Kegiatan penanaman pohon dan penghijauan ini adalah untuk memberikan dampak positif, seperti penyerapan karbon dioksida, pengurangan polusi, dan peningkatan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomis dan ekologis,” kata Beni.

Beberapa area reklamasi ini telah dinilai oleh Inspektur Tambang Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dengan nilai pencapaian keberhasilan rata-rata sebesar 90%. Penilaian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari proses penataan lahan hingga keberhasilan pertumbuhan tanaman.

Selain itu, dengan penerapan metode sistem silvikultur, Semen Baturaja telah berhasil mengelola ekosistem di area lahan bekas tambang (quarry) menjadi habitat bagi koloni Lebah Trigona. Lebah

ini, dikenal juga sebagai lebah kelulut, berperan penting dalam proses penyerbukan tanaman, menandakan keberhasilan ekosistem baru yang terbentuk di area tambang.

“Budidaya lebah trigona di Semen Baturaja menjadi salah satu indikator keberhasilan ekosistem baru yang ada di area tambang yang berperan dalam proses penyerbukan tanaman,” ungkapnya.  

Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sendiri diperingati pada 5 Juni setiap tahunnya. Semen Baturaja telah berkomitmen turut serta aktif dalam setiap kampanye perbaikan lingkungan hidup yang berkelanjutan. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih penghargaan TOP CSR Awards 2024 dari Majalah Top Business, dalam acara penganugerahan TOP CSR Awards 2024 yang digelar di Hotel Raffless, Jakarta pada Rabu (29/5).

SMBR berhasil meraih 2 kategori penghargaan yaitu TOP CSR Awards 2024 on #Star 4 dan TOP Leader On CSR Commitment yang diberikan kepada Direktur Utama SMBR Suherman Yahya. Penghargaan TOP Leader On CSR Commitment ini diberikan kepada Direktur Utama SMBR Suherman Yahya atas pencapaian dari komitmen tinggi pimpinan perusahaan dalam mendukung kelengkapan sistem, tata kelola, dan keberhasilan implementasi CSR di perusahaan.

Kemudian untuk penghargaan TOP CSR Awards 2024 dengan predikat #Star 4, diraih melalui CSR perusahaan dengan mengedepankan program-program unggulan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang efektif dan berdampak positif bagi stakeholder maupun perusahaan.

Penghargaan tersebut diwakili oleh Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili April Braja yang didampingi oleh Staff. Perusahaan yang menerima penghargaan ini dinilai tidak hanya berhasil menjalankan bisnis semata tetapi mampu memberikan nilai tambah untuk pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Gili menyampaikan penghargaan ini sebagai bukti komitmen SMBR dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mengacu pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang terdiri 4 pilar Pembangunan yaitu Pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Hukum dan Tata Kelola.

Adapun program berkelanjutan yang dijalankan oleh SMBR seperti Program Eco Café yaitu program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui salah satu mitra binaan Rumah BUMN Baturaja dengan konsep bayar kopi pakai sampah untuk mendukung pelestarian lingkungan, lalu ada Program Economic & Education Bee Farm yaitu mendayagunakan lahan kosong masyarakat untuk budidaya lebah madu trigona atau klanceng berbasis pendidikan dan ekonomi untuk menjadi nilai tambah bagi Masyarakat, adapun Program Dekarbonasi melalui penggunaan Alternative Fuel & Raw (AFR) pada kegiatan produksi untuk mengurangi emisi karbon.

“Program-program ini menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan yang berdampak bagi lingkungan dan perusahaan,” Ujar Gili.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2024 yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business, M Lutfi Handayani menjelaskan, penilaian TOP CSR Awards 2024 ini berbasis ketentuan ISO 26000, ESG, dan strategi bisnis dari para kandidat pemenang.

Menurut Lutfi, ajang penghargaan tahunan ini digelar untuk mendorong peningkatan efektivitas dan kualitas program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia.

“TOP CSR Awards ini merupakan kegiatan pembelajaran CSR sekaligus kegiatan penghargaan CSR terbesar dan paling membanggakan di Indonesia,” kata Lutfi dalam keterangan resminya.

Setiap tahun, TOP CSR Awards selalu diikuti oleh ratusan perusahaan baik swasta, BUMN, dan BUMD di Indonesia. Selain proses penilaian yang obyektif dan independen, setiap peserta mendapat banyak manfaat karena dapat terpacu serta terus belajar dan berusaha untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas program-program CSR mereka.(*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelarRapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 di The East Tower Mega Kuningan, Jakarta pada Rabu (29/5).

Perseroan berhasil mempertahankan kinerja positif pada tahun 2023 yang sarat akan tantangan bagi industri semen nasional, dengan membukukan laba bersih sebesar Rp121,57 miliar atau meningkat 57% dibandingkan periode tahun 2022 yang sebesar Rp77,3 miliar. Rapat menyetujui pembagian dividen dengan payout ratio sebesar 20%, dengan total dividen tunai sebesar Rp24,31 miliar, dan sisanya sebesar 80% atau Rp97,26 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan.  

Pembagian dividen tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp18,96 miliar. Ini menunjukkan komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.

Perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan total volume penjualan semen sebesar 7,56% menjadi 2,16 juta ton diatas pertumbuhan demand di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang merupakan pasar utama perusahaan yang tumbuh sebesar 1,8%.

Tak hanya itu, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sepanjang tahun 2023 sebesar Rp2,04 Triliun atau meningkat 8% dibandingkan periode tahun lalu. Dari sisi EBITDA tercatat mencapai Rp 484,87 Miliar atau meningkat 13% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp430,45 miliar.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya mengatakan perseroan berhasil menutup tahun 2023 dengan berbagai pencapaian yang baik dari sisi kinerja keuangan, produksi maupun keberlanjutan.

“Pencapaian tahun 2023 tentunya tidak lepas dari kesuksesan inisiatif strategis perseroan melalui program efisiensi SMBRGO45 yang telah dimulai dari tahun 2020 hingga 2023. Program ini merupakan program unggulan perusahaan untuk mengoptimalkan biaya di berbagai sektor dan menerapkan praktik terbaik dalam operasi sehingga dapat mencapai kinerja yang positif. Tak hanya itu, perseroan terus menerus bersinergi dan berkoordinasi dengan Holding SIG sebagai pengelola strategi dan pelaksana operasional kegiatan pemasaran serta penjualan,” ujar Suherman.

Keputusan rapat lainnya

Selain menyetujui pembagian dividen, rapat juga menyetujui Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2023, termasuk Pengesahan Penyajian Kembali (restatement) Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2022 serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2023 sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas Tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2023.

Keputusan lainnya yaitu menyetujui Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Tahun Buku 2024, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas Kinerja Tahun Buku 2023 dan Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2024 dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2024.

Rapat juga menyetujui Pembahasan Studi Kelayakan tentang penambahan bidang usaha Perseroan; atas Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan dengan merujuk dan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha serta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Selain itu, tidak ada usulan perubahan pengurus perseroan.

Informasi tambahan

Perseroan terus mendorong praktik bisnis yang memerhatikan Kinerja Keberlanjutan secara konsisten sesuai dengan Visi perseroan menjadi “Green Cement Based Building Material Company Terdepan di Indonesia” untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dalam mengelola dampak dan menjaga kelangsungan usaha perseroan.

Mendukung program dekarbonisasi, Perseroan berhasil menurunkan intensitas emisi karbon (cakupan 1) dari 587 kg CO2/ton cem eq di tahun 2022 menjadi 577 kg CO2/ton cem eq di tahun 2023. Selain itu SMBR juga mampu meningkatkan Thermal Substitution Rate (TSR) dari 2,62% menjadi 3,01% melalui peningkatan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) dan penurunan faktor klinker dengan menggunakan material alternatif yang bersumber dari limbah industri.

Sementara itu, perseroan turut berperan serta dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) melalui Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Secara lebih luas, pelaksanaan TJSL tidak hanya bermanfaat untuk menumbuhkan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial, tetap juga bermanfaat bagi penguatan daya dukung lingkungan.

Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah menyalurkan dana untuk Program TJSL sebesar Rp3,9 Miliar meningkat dibanding tahun 2022 sebesar Rp2,65 Miliar. Hal ini sejalan dengan TPB atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang mengacu pada 4 pilar utama TJSL BUMN diantaranya pilar sosial, ekonomi, lingkungan serta hukum dan tata Kelola. Perseroan telah memiliki 634 mitra binaan Usaha Mikro Kecil (UMK) yang memberikan dampak penyerapan tenaga kerja di lingkungan sekitar mitra binaan.

Implementasi Good Corporate Governance (GCG)  komitmen perseroan dalam menerapkan aspek tata kelola perusahaan yang baik. Di tahun 2023, perseroan melakukan evaluasi atas penerapan GCG berbasis parameter ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) berhasil meraih predikat “Good” dengan nilai sebesar 88,51. Pencapaian ini mempertegas komiten yang kuat perseroan untuk menjalani prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan kewajaran sebagai aspek bisnis berkelanjutan. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk. (IDX: SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali memberikan bantuan bagi korban banjir yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Bantuan tersebut berupa paket sembako yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten OKU untuk disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Senior Manager Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Baturaja Tbk, Gili Aprial Braja, kepada Penjabat (Pj) Bupati OKU Teddy Meilwansyah, dalam sebuah acara simbolis yang digelar di kantor Pemkab OKU.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban banjir dan membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Gili Aprial Braja.

Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh SMBR. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak banjir. Kami akan segera menyalurkannya melalui BPBD OKU agar dapat diterima oleh yang membutuhkan secepatnya,” ujarnya.

Adapun paket bantuan yang diberikan berupa 100 karton Mie Instan, 5 peti telur, 48 pcs minyak goreng, 48 kaleng sarden, dan 1500 paket nasi bungkus.

Sebagai informasi, banjir yang melanda Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu terjadi akibat luapan Sungai Ogan yang terjadi pada Kamis (23/5) dini hari. Banjir merendam sejumlah kecamatan antara lain Kecamatan Ulu Ogan, Peninjauan, Semidang Aji, Lengkiti, Baturaja Timur, dan Baturaja Barat, dengan ketinggian air mencapai 1-2 meter.

Bencana banjir ini merupakan yang kedua kalinya setelah awal Mei lalu curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di beberapa titik di Kabupaten OKU.

PT Semen Baturaja Tbk terus berkomitmen untuk mendukung masyarakat sekitar melalui berbagai program CSR, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam. (*)

PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil membuktikan komitmennya dalam mendukung strategi keberlanjutan dengan meraih Sertifikat Manajemen Energi (SMEn) ISO 50001:2018 dari PT Sucofindo pada Jumat (17/5).

Penyerahan sertifikat bertempat di Kantor Pusat SMBR, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, dan diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Sucofindo Jobi Triananda kepada Direktur Utama SMBR Suherman Yahya serta turut disaksikan oleh Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan sertifikat ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung efisiensi dalam penggunaan energi.

“Sertifikat manajemen energi ini menjadi tanda komitmen Semen Baturaja dalam pemakaian serta pemanfaatan energi yang lebih efisien dan lebih efektif, dan diharapkan juga menjadi nilai tambah bagi perusahaan kita ke depannya dalam menghadapi persaingan yang kompetitif,” kata Suherman. 

Sementara itu, Direktur PT Sucofindo Jobi Triananda menyatakan bahwa sertifikat yang diberikan kepada SMBR telah memenuhi standar dalam mengelola penggunaan energi dan mengukur kinerja energi secara berkelanjutan.

“Penyerahan Sertifikat ISO 50001:2018 Sistem Manajemen Energi, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa SNI ISO 50001 : 2018 adalah standar Internasional yang menetapkan kerangka kerja untuk pengelolaan energi yang efisien dalam organisasi. Sertifikat ini bukan hanya sebuah pengakuan terhadap upaya kerja keras dari seluruh Insan Semen Baturaja, namun juga bukti komitmen tehadap keberlanjutan, efisiensi dan inovasi,” ujarnya.

Suherman menjelaskan, SMBR telah melaksanakan sejumlah program untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi diantaranya penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), menjalankan pengelolaan lingkungan hijau, pengelolaan limbah, serta peningkatan pemanfaatan Alternative Fuel and Raw Material (AFR) untuk menciptakan industri semen yang ramah lingkungan.   

“Melalui program – program tersebut, pada tahun 2023 SMBR berhasil menurunkan intensitas emisi karbon (cakupan 1) dari 587 kg CO2/ton cem eq di tahun 2022 menjadi 577 kg CO2/ton cem eq karena perusahaan berhasil menurunkan faktor klinker dari 69,4% menjadi 68,6% dan menaikkan nilai Thermal Substitution Rate (TSR)  dari 2,62% menjadi 3,01%,” ucap Suherman.

Pada awal tahun, SMBR berhasil mengantongi sertifikat Green Label Indonesia dengan Predikat Gold dari Lembaga Green Product Council Indonesia (GPCI) dan meraih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, hal ini membuktikan komitmen kuat perusahaan untuk terus mendorong program – program yang berdampak langsung pada capaian Sustainanble Development Goals (SDGs).

“Semua langkah tersebut sejalan dengan implementasi Environmental, Social & Governance (ESG) di setiap aspek operasional perusahaan dan kami berharap bisa meraih penghargaan yang lebih tinggi, yaitu PROPER Emas dengan berbagai inovasi yang dihasilkan secara berkelanjutan,” tutupnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali salurkan bantuan untuk korban banjir di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang melanda beberapa waktu lalu.

Kali ini, SMBR salurkan bantuan untuk korban banjir yang terdampak di 6 Kelurahan diantaranya Batu Kuning, Talang Jawa, Saung Naga, Air Gading, Sukajadi, dan Tanjung Agung dan warga di Baturaja, Kapubaten OKU.

Setiap masing-masing kelurahan mendapatkan bantuan berupa Beras, Mie, Telur, Teh, Kopi, Ikan Kaleng, Air Mineral, dan Gula dengan total keseluruhan bantuan senilai Rp32,1 Juta untuk 6 kelurahan. Bantuan tersebut langsung diterima oleh Lurah setempat pada Selasa (14/5).

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini adalah wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan sembako ini merupakan yang kedua kali disalurkan kepada warga yang terdampak, setelah sebelumnya perusahaan juga telah menyalurkan air bersih dan ponton. Hal ini merupakan bagian dari aksi cepat tanggap bencana SMBR.

“Ini merupakan kali kedua kami memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak. Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan sehari – hari dan mari kita berdoa semoga bencana ini cepat berakhir dan warga pun dapat beraktivitas kembali seperti biasa,” ucap Hari.

Sementara itu, Lurah Saung Naga, M. Reza Nurahman mengapresiasi SMBR yang telah memberikan bantuan sembako bagi wargana yang terdampak banjir yang melanda pada Selasa (7/5) lalu.

“Terima kasih sebesar – besarnya atas perhatian Semen Baturaja telah mengirimkan bantuan yang dapat meringankan warga kami yang terkena bencana,” ucapnya.

Hingga saat ini (14/5), SMBR telah menyalurkan total bantuan senilai Rp113,55 Juta untuk Korban Banjir Kabupaten OKU. Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam menghadapi bencana alam sebagai salah satu dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN. (*)

BATURAJA – Tak hentinya memberikan bantuan, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk distribusikan bantuan berupa air bersih ke warga yang terdampak Banjir di Baturaja, Kapubaten Ogan Komering Ulu (OKU). Banjir ini membuat sejumlah daerah di Baturaja mengalami krisis air bersih.

Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu mengatakan pendistribusian air bersih itu, telah dilakukan sejak Rabu (8/5) kemarin. “Kami telah distribusikan bantuan air bersih hingga Jumat (10/5) sebanyak 107.500 liter air bersih ke sejumlah wilayah terdampak bencana banjir diantaranya Sukajadi, Dusun Baturaja, Desa Pusar, Saung Naga, Desa Laya, Pasar Baru, Bakung, Tanjung Kemala dan Jl.Gotong Royong yang meliputi rumah warga, tempat ibadah serta kantor desa.,” terangnya.

Dia mengatakan pendistribusian air bersih ini disalurkan lewat dua mobil pemadam kebakaran dan satu mobil truk water tank milik perusahaan dengan total volume 24.000 liter. Pada kesempatan itu, SMBR turut serta membantu Perumda Air Minum Tirta Jasa (PDAM) OKU untuk mendistribusikan air bersih ke beberapa titik wilayah yang terdampak.

Pendistribusian air bersih akan terus berlanjut sesuai permintaan atau kebutuhan warga. “Kalau besok warga masih butuh air bersih, kami siap untuk membantu. Apalagi wilayah warga ring 1 sebagai bagian dari masyarakat lingkungan perusahaan,” ujarnya.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian SMBR terhadap masyarakat lingkungan perusahaan yang mengalami krisis air bersih akibat bencana banjir. “Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga dan semoga bencana ini cepat berakhir,” harap Hari.

Ketua RT 05 Kelurahan Pasar Baru Haris Fadilah memberikan apresiasi kepada Semen Baturaja karena telah mengambil aksi cepat tanggap dalam mengatasi kesulitan air bersih terhadap warga terdampak bencana, khususnya di Kelurahan Pasar Baru. “Mewakili masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Semen Baturaja telah menyalurkan air bersih kepada masyarakat kami,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Januar Effendi memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada SMBR. “Terima kasih kepada rekan – rekan dari Semen Baturaja yang sudah menunjukan kontribusi dan kepedulian serta berpartisipasi aktif pada misi kemanusiaan dalam menanggulangi dan meminimalisir dampak bencana bagi masyarakat di Kabupaten OKU,” ucap Januar.

Selain itu, SMBR juga bersinergi dengan Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan mendirikan Dapur Umum di wilayah terdampak bencana di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Utara, Provinsi Sumatera Selatan.

Hari menambahkan SMBR menyiapkan 1 unit ponton untuk membantu korban banjir yang terisolir akibat jembatan terputus untuk Masyarakat Desa Pusar Dusun IV. “Langkah ini diambil untuk menfasilitasi evakuasi dan distribusi bantuan sementara untuk masyarakat yang terisolir,” tutupnya. (*)