
BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menggelar program Advokasi Tukang bertajuk “Tukang Bangga Bangun Indonesia” sebagai komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi para tukang bangunan di wilayah operasional. Kegiatan ini berlangsung di Ganesha Arena, Baturaja pada Kamis (27/11) dan diikuti oleh 123 peserta yang berasal dari berbagai wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Kegiatan ini dihadiri oleh Vice President of Marketing Planning & Development SMBR Tarida Tambunan yang didampingi oleh Senior Manager of Pricing & Promotion Victor Nafalino, serta turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) OKU Abdul Kadir Fajaruddin.
Dalam sambutannya, Tarida Tambunan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas para tukang sebagai ujung tombak pembangunan. “Kami percaya bahwa kesejahteraan dan masa depan industri konstruksi di Indonesia sangat bergantung pada kemampuan para tukang untuk terus berkembang. Karena itu, kami menghadirkan materi, pendampingan, dan edukasi yang dapat memperkuat kompetensi mereka mulai dari Teknik pemasangan yang tepat, pemanfaatan material yang efisien, hingga pemahaman keselamatan kerja yang menjadi prioritas utama,” ujar Tarida.
Sementara itu, Abdul Kadir Fajaruddin turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami salut dengan Semen Baturaja yang telah mengadakan acara kumpul-kumpul dengan para tukang, ini suatu terobosan baru, jadi mudah – mudahan kedepannya ini tetap terlaksanakan dengan baik,” ungkapnya.
Pada kegiatan ini, para peserta mendapatkan rangkaian materi yang lebih komprehensif, meliputi teori dasar dan penjelasan produk, kualitas dan jenis-jenis semen, pengelolaan pergudangan dan tata cara penyimpanan semen, komposisi campuran semen yang ideal, teknik pencampuran hingga proses pengecoran semen, serta perawatan dan penyelesaian akhir hasil pekerjaan semen. Materi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan teknis para tukang agar mampu bekerja dengan standar yang lebih baik.
Selain penyampaian materi, para peserta juga diajak melakukan plant visit guna melihat langsung proses produksi semen, sehingga pemahaman yang diterima tidak hanya bersifat teori, tetapi juga aplikatif.
Acara ini turut dimeriahkan berbagai perlombaan pengaplikasian semen, mulai dari keterampilan plester dan aci paling rapi, kemampuan menyusun bata, hingga membuat adukan semen yang ideal. Perlombaan ini menjadi ajang bagi para tukang untuk menerapkan ilmu yang diberikan dan menunjukkan kemampuan teknis terbaik. Selain itu, kegiatan juga diwarnai dengan games dan quiz menarik yang menambah interaksi serta keseruan bagi para peserta.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi, setiap peserta menerima sertifikat pelatihan sebagai bukti keikutsertaan dan pencapaian keterampilan. Semen Baturaja juga memberikan Alat Pelindung Diri (APD), berupa sepatu keselamatan, rompi kerja, dan helm proyek, sebagai upaya mendukung keselamatan kerja. Kegiatan ditutup dengan pemberian doorprize untuk menambah semangat dan apresiasi bagi para peserta.
Salah satu peserta, Hadi menyampaikan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini. “Kegiatannya sangat bermanfaat dan menyenangkan. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang penggunaan semen yang benar. Semoga ke depan Semen Baturaja dapat kembali mengadakan kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Kegiatan Advokasi Tukang sebelumnya telah dilaksanakan di Lampung, Jambi, Palembang dan Muara Enim dan nantinya akan di gelar di wilayah lainnya. Hal Ini menjadi bukti konsistensi Semen Baturaja dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat serta kualitas pembangunan di daerah. (*)

























