JAKARTA – Semen Baturaja kembali meraih Zero Accident pada Penghargaan K3 2021 dalam Pelaksanaan Program Keselamatan Kerja (K3) yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.

Acara digelar secara daring dan offline di Bidakara Hotel, Jakarta pada Rabu (28/04). Penghargaan diterima secara daring oleh Vice President Safety, Security, Health & Environment (VP SSHE), Jogy Alpha Mediarta Gumay.

Pabrik Palembang berhasil mencapai 6.012.776 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident), terhitung sejak 1 Januari 2011 hingga 31 Desember 2020. Pabrik Panjang mencapai 3.601.383 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident) terhitung sejak 1 Januari 2012 hingga 31 Desember 2020.

Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident) adalah tanda penghargaan K3 yang diberikan pemerintah kepada manajemen perusahaan yang telah berhasil dalam melaksanakan program K3 sehingga mencapai nihil kecelakan kerja dalam jangka waktu tertentu.

Pada dua tahun terakhir Semen Baturaja juga meraih penghargaan yang sama. Pencapaian Zero Accident ini tidak terlepas dari Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang diterapkan oleh Perusahaan. Semen Baturaja senantiasa menjaga komitmen penerapan K3 di setiap lingkungan kerja perusahaan. {}

PALEMBANG – Asosiasi Semen Indonesia (ASI) memproyeksikan tahun 2021 konsumsi semen dalam negeri akan meningkat sekitar 7-8%. Begitu juga dengan ekspor clinker dan semen diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 10%. Hal ini terutama dikarenakan adanya peningkatan APBN 2021 untuk infrastruktur sebesar 47,3% menjadi Rp 414 triliun dan pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan akan meningkat 4-5%.

Volume penjualan semen domestic sepanjang 2020 tercatat sebesar 62,5 juta ton. Mengacu pada data ASI realisasi ini menurun 10,7% yoy dan merupakan pertumbuhan terendah dalam 10 tahun terakhir.

Saat virus Covid-19 merebak ke seluruh dunia termasuk Indonesia, kinerja perekonomian menjadi melemah dan pertumbuhan ekonomi pun mengalami perlambatan. Hingga akhir tahun 2020, pandemi Covid-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami penurunan sebesar -2,07%.

‘’Banyak proyek pemerintah yang ditunda karena Pandemi Covid-19. Meskipun masih ada proyek yang telah berjalan seperti proyek pembangunan jalan tol Indralaya – Prabumulih, tol Muara Enim – Lubuklinggau – Bengkulu dan proyek lainnya yang masih dilanjutkan mampu membawa pengaruh untuk konsumsi semen di wilayah Sumatera.’’ ujar Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Jobi Triananda Hasjim.

Menghadapi situasi yang penuh tantangan tersebut, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk mampu melalui tahun 2020 dengan membukukan kinerja positif. Perseroan menjaga kinerja dengan berbagai inisiatif strategis yaitu efisiensi biaya produksi dan biaya usaha, perbaikan sistem distribusi dan penataan distributor. Perseroan pun mendorong upaya peningkatan pendapatan melalui penjualan white clay. Hasilnya Perseroan mampu menekan harga pokok secara signifikan dan juga memaksimalkan pendapatan dengan capaian Rp 1,72 Triliun serta meningkatkan EBITDA menjadi Rp 416,4 Miliar atau meningkat 2% dari tahun 2019.

Selain itu, Perseroan melakukan pengelolaan arus kas secara disiplin dan penetapan  prioritas belanja modal sehingga berhasil membukukan Cash From Operation (CFO) Rp. 393 Milyar di akhir tahun 2020 dan mampu mencatatkan EBITDA margin sebesar 24%, jauh diatas pencapaian tahun 2019 sebesar 20%.

‘’Semen Baturaja mampu menunjukan tanggung jawabnya sebagai Badan Usaha Milik Negara dengan memaksimalkan pendapatan di tengah pandemi Covid-19. Tahun 2021 akan menjadi tahun yang lebih optimis dengan adanya upaya akselerasi pemulihan ekonomi nasional yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor infrastruktur yang menjadi sektor utama penyerap semen.’’ pungkasnya.{}

JAKARTA – Semen Baturaja meraih penghargaan 4th Best Indonesia Enterprises Risk Management kategori Public Company – Basic Materials – Raw Goods Sektor Industri Semen dalam ajang bergengsi Indonesia Enterprise Risk Management Award-IV-2021 yang diadakan oleh Majalah Economic ReviewYang berlangsung pada Jumat (09/04) melalui Virtual lewat Zoom Meeting. Penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Vice President Corporate Secretary Semen Baturaja Doddy Irawan.

Penghargaan IERMA IV 2021 ini diberikan kepada perusahaan yang terbukti memiliki keunggulan dalam penerapan manajemen risiko. Penghargaan ini membuktikan Semen Baturaja berkomitmen dalam menerapkan Manajemen Risiko secara baik.

Kedepannya kami akan terus berinovasi dalam metode sosialisasi manajemen risiko secara berkala sebagai upaya meningkatkan Budaya Peduli Risiko (Risk Awareness) kepada seluruh Karyawan/ti.

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk salah satu dari 8 perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Sumatera Selatan Menandatangani Surat Kesepakatan Usaha Kemitraan dengan UMKM yang dilaksanakan Pada Kamis (08/04) di Hotel Alts, Palembang

Acara penandatangan ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Prov. Sumsel Dra. Hj. Megaria, M.Si serta Direktur Wilayah IV Unit Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM (Badan Kordinasi Penananam Modal) RI Yos Harmen.

 Surat Kesepakatan Kemitraan Usaha ini ditandatangani oleh Vice President Procurement Semen Baturaja Taufik yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan.

 Tujuan dari kesepakatan ini adalah salah satu program pemerintah melalui BKPM RI dan DPMPTSP guna mendorong dan membangun investasi kemitraan dengan UMKM lewat kerja sama antara perusahaan besar.

Sebagai salah satu Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Sumatera Selatan, Semen Baturaja siap mewujudkan peningkatan penanaman modal dan membangun kemitraan bisnis dengan UMKM.