JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di The East Tower Mega Kuningan, Jakarta pada Kamis (18/12). RUPSLB menyetujui dua mata acara, yaitu Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.

Pada agenda pertama, RUPSLB menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (“UU BUMN”).

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan nama Perseroan menjadi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk serta perubahan tempat kedudukan Perseroan yang kini berkedudukan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Perubahan ini sebagai penguatan identitas Perseroan, sekaligus mendekatkan pusat kendali perusahaan dengan wilayah basis produksi.

Agenda kedua RUPSLB menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris, dengan terlebih dahulu memperoleh persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak, untuk menyetujui RKAP Perseroan Tahun 2026, termasuk dengan perubahannya.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan bahwa keputusan RUPSLB ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi tata kelola Perseroan agar lebih adaptif terhadap dinamika regulasi dan kebutuhan bisnis.

“Seluruh keputusan yang disetujui dalam RUPSLB ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan penerapan tata kelola atau Good Corporate Governance (GCG) Perseroan senantiasa sejalan dengan ketentuan perundang-undangan serta kebijakan pemegang saham. Hal ini menjadi landasan penting bagi keberlanjutan kinerja dan transformasi bisnis Perseroan ke depan,” ujar Suherman.

Keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB tersebut menjadi pijakan Perseroan dalam menjaga kesinambungan kinerja di tengah dinamika industri semen nasional. Sejalan dengan hal tersebut, hingga Kuartal III – 2025, SMBR mencatatkan kinerja yang solid dengan volume penjualan semen mencapai sekitar 1,87 juta ton, tumbuh 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,54 juta ton. Pertumbuhan tersebut mendorong pendapatan Perseroan menjadi Rp1,78 triliun, atau meningkat 27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,41 triliun.

Kinerja profitabilitas juga meningkat signifikan, tercermin dari laba bersih sebesar Rp146,31 miliar,  melonjak 311% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp35,61 miliar. Sementara itu, EBITDA sebesar Rp383,53 miliar, tumbuh 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 262,15 miliar. Capaian ini memperkuat laba dan menjaga arus kas Perseroan di tengah tekanan industri semen nasional.

Di sisi keberlanjutan, hingga Kuartal III 2025, intensitas emisi karbon berhasil ditekan menjadi 562,92 kgCO₂/ton CEM eq, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 564,90 kgCO₂/ton CEM eq. Indeks faktor terak semen PCC juga turun menjadi 58,22% dari sebelumnya 59,74%, sementara pemanfaatan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) menjadi 120.989 ton atau meningkat 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 99.219 ton.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menyampaikan bahwa capaian kinerja tersebut merupakan hasil konsistensi Perseroan dalam menjalankan strategi cost leadership dan operational excellence secara menyeluruh.

“Pertumbuhan kinerja ini merupakan dampak dari penerapan operational excellence di berbagai lini, mulai dari optimalisasi cost to serve, perolehan tarif logistik yang lebih efisien, pengendalian dan penurunan faktor terak, hingga peningkatan pemanfaatan bahan bakar dan bahan baku alternatif serta sinergi dengan SIG selaku induk usaha,” tutup Hari. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan pada ajang bergengsi TOP DIGITAL Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah It Works. SMBR berhasil meraih dua penghargaan diantaranya TOP Digital Implementation 2025 #Stars 4 untuk Perusahaan serta TOP CIO on Digital Implementation 2025 yang dianugerahkan kepada Direktur Keuangan & SDM SMBR Rahmat Hidayat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rahmat Hidayat yang didampingi oleh Vice President of Accounting & Finance SMBR Doddy Irawan pada acara penganugerahan TOP DIGITAL Awards 2025 yang berlangsung pada Kamis (4/12) di Hotel Raffles Jakarta.

TOP DIGITAL Awards diberikan kepada perusahaan dan institusi yang dinilai berhasil menampilkan kinerja transformasi digital yang kuat, berdasarkan indikator kualitatif dan kuantitatif. Penilaian difokuskan pada efektivitas inovasi digital dalam meningkatkan kinerja usaha, memperkuat daya saing, serta menghadirkan layanan yang lebih responsif bagi pelanggan maupun publik.

Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi atas penghargaan ini. “Penghargaan ini menguatkan keyakinan kami bahwa transformasi digital yang telah dibangun terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja operasional dan layanan perusahaan. Digitalisasi bukan hanya alat, tetapi telah menjadi bagian dari budaya kerja di SMBR,” ungkapnya.

Keberhasilan SMBR meraih dua penghargaan ini didorong oleh komitmen perusahaan dalam memperkuat transformasi digital yang telah dibangun sejak pengimplementasian SAP ERP pada 2019. Sistem tersebut terus dioptimalkan sehingga seluruh proses bisnis berjalan lebih terintegrasi, akurat, dan berbasis data real-time.

Transformasi digital SMBR semakin solid melalui konektivitas sistem antara perusahaan, holding, dan distributor yang terintegrasi dalam platform digital SMBR. Integrasi ini memastikan rantai pasok bekerja lebih sinkron, distribusi lebih tepat waktu, serta memungkinkan pemantauan penjualan hingga ke tingkat toko secara transparan.

Di sisi internal, SMBR mengembangkan Aplikasi Easy Access, aplikasi mobile yang mempermudah administrasi kepegawaian dan penyampaian informasi perusahaan. Kehadiran aplikasi ini meningkatkan efektivitas layanan SDM sekaligus memperkuat budaya kerja digital di lingkungan perusahaan.

Penguatan tata kelola TI juga menjadi fondasi utama. Assessment COBIT 2019 pada 2022 menunjukkan bahwa proses Tata Kelola dan Manajemen TI SMBR telah berada pada Maturity Level 3.68 (Defined Process), menandakan bahwa standar, kebijakan, dan prosedur TI telah terdokumentasi dan diterapkan secara konsisten di sebagian besar unit.

Doddy menambahkan bahwa berbagai inovasi digital yang dijalankan merupakan hasil kolaborasi seluruh tim di SMBR. “Integrasi SAP, penguatan sistem distribusi, dan pengembangan aplikasi internal adalah langkah konkret kami untuk membangun perusahaan yang semakin adaptif, efisien, dan kompetitif. Kami akan terus menjaga standar tata kelola TI agar transformasi ini memberikan nilai tambah yang berkelanjutan,” tutupnya.

Prestasi ini menegaskan komitmen Semen Baturaja dalam menjaga keberlanjutan transformasi digital, sejalan dengan upaya perusahaan meningkatkan keunggulan operasional dan kualitas layanan bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)

PALEMBANG – Serangkaian banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, menyebabkan kerusakan besar pada permukiman warga, fasilitas umum, serta memaksa ribuan masyarakat mengungsi. Dampak bencana ini meninggalkan kebutuhan mendesak akan dukungan pangan dan logistik bagi para penyintas.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan total nilai Rp99.600.000.-. Bantuan yang disalurkan meliputi beras 10 kg sebanyak 150 zak, mie instan 300 dus, teh 400 kotak, susu kental manis 400 kaleng, gula pasir 400 kg, dan sarden 400 kaleng.

Seluruh bantuan tersebut diserahkan kepada KODAM II/Sriwijaya pada Rabu (3/12) di Griya Agung, Kota Palembang, dalam acara pelepasan bantuan logistik dan air bersih untuk wilayah Sumatera dan Aceh yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, 23 unit mobil truk dan tangki air bersih akan tiba di Medan dengan jarak tempuh sekitar 36 jam dari Palembang. Setelah itu, logistik akan disalurkan ke Sumatera Barat dan Aceh karena Medan menjadi jalur tengah pendistribusian bantuan.

“Bantuan ini solidaritas berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, instansi swasta hingga uluran masyarakat. Bantuan terkumpul hingga Rp 2,6 miliar,” kata Deru di Griya Agung.

Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Andy Aprizal menyampaikan bahwa bantuan disalurkan melalui Kodam II/Sriwijaya yang nantinya akan di distribusikan kepada korban bencana. “Kami sangat prihatin atas musibah yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Seluruh bantuan ini kami percayakan kepada Kodam II/Sriwijaya untuk di distribusikan langsung ke wilayah terdampak. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat,” ungkapnya.

Sementara itu, Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menegaskan bahwa SMBR selalu berkomitmen untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam situasi bencana. “Kepedulian sosial merupakan bagian penting dari nilai perusahaan. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung percepatan penanganan darurat dan membantu masyarakat terdampak untuk bangkit kembali,” tegasnya.

Melalui penyaluran bantuan ini, Semen Baturaja menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya kemanusiaan dan hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah situasi bencana. (*)

BATAM – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih lima penghargaan dalam ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX–2025 yang diselenggarakan pada 24–28 November 2025 di Hotel Harmoni One & Convention, Batam.

Ajang tahunan yang melibatkan sekitar 2.400 peserta dari 223 perusahaan ini merupakan kolaborasi antara Wahana Kendali Mutu (WKM) dan Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI), yang secara konsisten menjadi wadah bagi perusahaan-perusahaan nasional dalam mempromosikan inovasi, peningkatan kualitas, dan produktivitas.

Dalam kompetisi tahun ini, SMBR berhasil meraih dua penghargaan Platinum melalui Tim Si Mbah dengan inovasi metode balancing berbasis tools existing dan Power Apps, serta Tim Locr Box dengan inovasi digitalisasi dokumen timbang.

Selain itu, tiga penghargaan Gold berhasil diraih oleh Tim Beaker atas digitalisasi laporan kualitas produksi, Tim Mover dengan inovasi Movable Hopper untuk peningkatan kapasitas produksi white clay, serta Tim Musi melalui inovasi efisiensi proses unloading semen zak menggunakan pallet. Raihan ini menegaskan bahwa inovasi operasional SMBR terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan efisiensi serta kualitas proses produksi.

Senior Manager of Total Productive Maintenance (TPM) sekaligus Ketua Tim Inovasi SMBR, Tauffiqurahman, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras seluruh tim. “Raihan lima penghargaan ini menjadi bukti bahwa budaya inovasi di Semen Baturaja terus menguat. Tim-tim inovasi mampu menghadirkan solusi yang relevan, efektif, dan memberikan kontribusi langsung terhadap efisiensi operasional perusahaan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan budaya continuous improvement menjadi fondasi setiap inovasi di lingkungan perusahaan. “Melalui agenda rutin setiap tahunnya  seperti SMBR Innovation Award, kami mendorong karyawan untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan kinerja. SMBR juga aktif mengikuti SIG Group Innovation Award yang diselenggarakan oleh induk usaha, SIG, sehingga inovasi-inovasi terbaik kami dapat bersaing tidak hanya di tingkat holding, tetapi juga di ajang nasional maupun internasional,” tegas Tauffiqurahman.

Sementara itu, perwakilan Tim Si Mbah peraih Platinum, Rizki Wijayanto dari Department of Maintenance SMBR, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Dikenal sebagai salah satu talenta inovasi SMBR, Rizki sebelumnya juga pernah menorehkan prestasi tingkat internasional sebagai juara dalam ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) 2022, menjadikannya salah satu inovator berpengalaman dalam kompetisi mutu dan produktivitas.

“Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mencari cara-cara baru dalam meningkatkan efisiensi proses di lapangan. Inovasi yang kami kembangkan lahir dari tantangan operasional sehari-hari, dan kami bersyukur solusi ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi perusahaan,” ungkapnya.

Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Semen Baturaja sebagai bagian dari SIG Group yang terus mendorong inovasi berkelanjutan demi meningkatkan daya saing industri semen nasional. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendorong transformasi bisnis berkelanjutan. Pada ajang Indonesia Corporate Sustainability Award (ICSA) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Olahkarsa Inovasi Indonesia bersama ACEXI (Association of Carbon Emission Experts Indonesia), SMBR berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi.

Tiga penghargaan tersebut meliputi penghargaan GOLD untuk kategori Circular Economy Excellent melalui From Waste to Energy : Inovasi Sludge Oil sebagai Solusi Energi Hijau Industri Semen, penghargaan SILVER untuk kategori Biodiversity Excellence melalui Konservasi Hutan Kota sebagai Upaya Pelestarian Fauna di Sumatera Selatan, serta BRONZE untuk kategori Energy Efficiency Excellent melalui C-GAIN : Cement Grinding Aid for Innovation & Energy Efficiency. Pengakuan ini menunjukkan bahwa program keberlanjutan SMBR tidak hanya diakui secara eksternal, tetapi juga memberi dampak operasional dan lingkungan yang signifikan.

Penghargaan diterima oleh Senior Manager of Health, Safety & Environment SMBR, Erwinsya, perwakilan dari manajemen pada Jum’at (28/11) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah.

Erwinsya menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti dari hasil keras kolaborasi seluruh karyawan/ti serta menjadi motivasi tersendiri bagi perusahaan. “Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat inisiatif keberlanjutan. Pengakuan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang kami jalankan berada pada arah yang tepat, sekaligus memotivasi kami untuk melakukan lebih banyak terobosan,” ujarnya.

Raihan ini diikuti dengan hasil nyata di lapangan. Pada kategori Circular Economy Excellent, pemanfaatan sludge oil mencatat kontribusi signifikan terhadap efisiensi energi. Sepanjang 2024, program ini memanfaatkan 643,66 ton sludge oil dan berhasil menghasilkan energi sebesar 87,30 TJ (Tera Joule), menggantikan sekitar 4.669,7 ton batubara, serta memberikan penghematan lebih dari Rp 4,88 miliar per tahun, sekaligus mendukung penurunan emisi karbon.

Lalu di kategori Biodiversity Excellence, SMBR telah menetapkan area operasional sebagai Hutan Kota Baturaja seluas 106 hektar diperuntukkan sebagai kawasan konservasi. Hasil pemantauan biodiversitas menemukan jenis hewan dilindungi diantara Monyek Ekor Panjang, Lutung Kebalu, Pelanduk Kancil, Elang Brontok dan lain sebagainya, hal ini menunjukkan bahwa kawasan ini berfungsi penting sebagai habitat satwa liar sekaligus ruang hijau berkelanjutan di sekitar operasional perusahaan.

Selanjutnya di kategori Energy Efficiency Excellent, inovasi Cement Grinding Aid for Innovation & Energy Efficiency (C-GAIN) memberikan dampak nyata terhadap penghematan energi dan penurunan emisi. Pada 2024, implementasi C-GAIN dengan penggunaan CGA sebesar 476,29 ton berhasil menurunkan faktor klinker sebesar 2,14%—setara penghematan 13.898 ton klinker, mengurangi kebutuhan energi hingga 45.385 GJ (Giga Joule), serta menekan konsumsi batubara sebanyak 2.347 ton. Program ini turut menghasilkan efisiensi biaya lebih dari Rp 1,36 miliar dan menurunkan emisi sekitar 4.357 ton CO₂-eq.

Erwinsya menegaskan bahwa seluruh inovasi tersebut mencerminkan arah keberlanjutan perusahaan yang semakin matang. “Inovasi seperti sludge oil, penguatan kawasan konservasi biodiversitas, hingga efisiensi energi lewat C-GAIN menunjukkan bahwa SMBR terus bergerak menuju operasi yang lebih hijau, efisien, dan bertanggung jawab. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap langkah perusahaan memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, sekaligus kinerja bisnis,” tutupnya. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali meraih Gold Rank pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP).

Capaian ini menandai tahun keempat secara berturut-turut SMBR menerima penghargaan tersebut, sekaligus menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menghadirkan laporan keberlanjutan yang kredibel, terukur, dan selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Penghargaan ini diterima oleh Direktur Keuangan & SDM SMBR Rahmat Hidayat, dalam acara penganugerahan ASRRAT 2025 yang berlangsung pada Jumat (28/11) di The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Pada tahun 2025, ajang ini diikuti oleh 82 peserta dari dalam dan luar negeri.

Rahmat menyampaikan apresiasi atas pengakuan yang diberikan kepada SMBR. “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa SMBR terus menjaga kualitas laporan keberlanjutan melalui data yang kredibel serta program yang benar-benar dijalankan di lapangan. Konsistensi ini bukan hanya soal pelaporan, tetapi tentang upaya nyata kami dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Penilaian ini diberikan berdasarkan Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 organisasi internasional yang menyediakan standar laporan keberlanjutan, serta ketentuan relevan dari OJK, dengan fokus pada kelengkapan, keseimbangan, dan akurasi informasi dimana Laporan Keberlanjutan SMBR Tahun 2024 dinilai berhasil menunjukkan peningkatan kinerja ESG yang konsisten.

Pada aspek lingkungan, SMBR telah mereklamasi 46,88 hektar lahan pascatambang serta mengembangkan budidaya madu Trigona dengan produksi hingga 81.840 ml yang telah dimulai sejak 2021. Penguatan kinerja lingkungan juga terlihat dari peningkatan penggunaan energi alternatif, di mana realisasi Thermal Substitution Rate (TSR) pada tahun 2024 naik menjadi 3,18% melalui pemanfaatan bahan bakar alternatif sebagai bahan bakar pengganti.

Kinerja penurunan emisi karbon turut menguat. Intensitas karbon berhasil ditekan dari 577 kg CO₂/ton semen menjadi 562 kg CO₂/ton semen, sejalan dengan penurunan clinker factor menjadi 67,17%.

Pada aspek tata kelola, terlihat pada skor ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) SMBR yang meningkat signifikan menjadi 92,84 poin dengan predikat Very Good (Level 4), naik dari 88,51 poin pada tahun sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan akan terus menjadi fondasi strategis SMBR. “Raihan Gold Rank untuk tahun keempat ini memacu kami untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap inisiatif keberlanjutan memberikan dampak positif yang semakin luas bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Dengan capaian ini, SMBR semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan yang konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh proses bisnisnya. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mencatat prestasi gemilang pada ajang Social Business Innovation and Green (SIGREEN) 2025 yang digelar oleh Warta Ekonomi. Pada tahun ini, Semen Baturaja dinobatkan sebagai Best Corporate in Responsible Business Practices for Strengthening Environmental Performance through Alternative Fuel Adoption and Local Empowerment untuk kategori Basic Industry and Chemicals.

SIGREEN 2025 hadir sebagai ajang bergengsi yang menegaskan pentingnya inovasi sosial dan komitmen hijau dalam dunia usaha. Lebih dari sekadar penghargaan, SIGREEN 2025 adalah momentum kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya saing sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi hijau di Indonesia.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO Warta Ekonomi Muhammad Ihsan, kepada Direktur Operasi SMBR Taufik, pada acara penganugerahan yang digelar di Menara Batavia, Jakarta, pada Kamis (27/11).”

Taufik menyampaikan bahwa penghargaan ini semakin memperkuat komitmen SMBR dalam memperluas implementasi program keberlanjutan. “Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan inovasi, memperluas penggunaan energi alternatif, serta menjaga keseimbangan antara operasional industri dan kelestarian lingkungan. Ke depan, SMBR akan terus mempererat kolaborasi dengan berbagai pihak agar seluruh proses bisnis semakin berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya.

Komitmen keberlanjutan tersebut tercermin dari peningkatan penggunaan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) dalam proses produksi. Hingga Kuartal III 2025, SMBR telah memanfaatkan 120.989 ton AFR, meningkat sekitar 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 99.219 ton. Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Menurut Taufik, peningkatan penggunaan AFR merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menekan emisi dan meningkatkan efisiensi energi. “Pemanfaatan AFR terus kami tingkatkan sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan proses produksi yang lebih bersih. Upaya ini tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi, tetapi juga membantu perusahaan mencapai target keberlanjutan secara lebih terukur,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, SMBR bersama Kementerian Lingkungan Hidup juga tengah membahas rencana pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Inisiatif ini masih berada pada tahap penjajakan dan penyusunan kajian teknis bersama pemangku kepentingan terkait.

Taufik menegaskan bahwa SMBR melihat peluang besar dari rencana tersebut. “RDF di OKU masih dalam tahap awal pembahasan. Namun kami memandang potensi ini cukup kuat untuk mendukung transisi energi bersih. Jika dapat direalisasikan, RDF akan menjadi bagian penting dalam memperkuat langkah SMBR menuju penggunaan energi yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan pencapaian ini, Semen Baturaja kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang konsisten menjalankan prinsip ESG dan mendukung target keberlanjutan SIG Group. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menggelar program Advokasi Tukang bertajuk “Tukang Bangga Bangun Indonesia” sebagai komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi para tukang bangunan di wilayah operasional. Kegiatan ini berlangsung di Ganesha Arena, Baturaja pada Kamis (27/11) dan diikuti oleh 123 peserta yang berasal dari berbagai wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kegiatan ini dihadiri oleh Vice President of Marketing Planning & Development SMBR Tarida Tambunan yang didampingi oleh Senior Manager of Pricing & Promotion Victor Nafalino, serta turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) OKU Abdul Kadir Fajaruddin.

Dalam sambutannya, Tarida Tambunan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas para tukang sebagai ujung tombak pembangunan. “Kami percaya bahwa kesejahteraan dan masa depan industri konstruksi di Indonesia sangat bergantung pada kemampuan para tukang untuk terus berkembang. Karena itu, kami menghadirkan materi, pendampingan, dan edukasi yang dapat memperkuat kompetensi mereka mulai dari Teknik pemasangan yang tepat, pemanfaatan material yang efisien, hingga pemahaman keselamatan kerja yang menjadi prioritas utama,” ujar Tarida.

Sementara itu, Abdul Kadir Fajaruddin turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami salut dengan Semen Baturaja yang telah mengadakan acara kumpul-kumpul dengan para tukang, ini suatu terobosan baru, jadi mudah – mudahan kedepannya ini tetap terlaksanakan dengan baik,” ungkapnya.

Pada kegiatan ini, para peserta mendapatkan rangkaian materi yang lebih komprehensif, meliputi teori dasar dan penjelasan produk, kualitas dan jenis-jenis semen, pengelolaan pergudangan dan tata cara penyimpanan semen, komposisi campuran semen yang ideal, teknik pencampuran hingga proses pengecoran semen, serta perawatan dan penyelesaian akhir hasil pekerjaan semen. Materi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan teknis para tukang agar mampu bekerja dengan standar yang lebih baik.

Selain penyampaian materi, para peserta juga diajak melakukan plant visit guna melihat langsung proses produksi semen, sehingga pemahaman yang diterima tidak hanya bersifat teori, tetapi juga aplikatif.

Acara ini turut dimeriahkan berbagai perlombaan pengaplikasian semen, mulai dari keterampilan plester dan aci paling rapi, kemampuan menyusun bata, hingga membuat adukan semen yang ideal. Perlombaan ini menjadi ajang bagi para tukang untuk menerapkan ilmu yang diberikan dan menunjukkan kemampuan teknis terbaik. Selain itu, kegiatan juga diwarnai dengan games dan quiz menarik yang menambah interaksi serta keseruan bagi para peserta.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi, setiap peserta menerima sertifikat pelatihan sebagai bukti keikutsertaan dan pencapaian keterampilan. Semen Baturaja juga memberikan Alat Pelindung Diri (APD), berupa sepatu keselamatan, rompi kerja, dan helm proyek, sebagai upaya mendukung keselamatan kerja. Kegiatan ditutup dengan pemberian doorprize untuk menambah semangat dan apresiasi bagi para peserta.

Salah satu peserta, Hadi menyampaikan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini. “Kegiatannya sangat bermanfaat dan menyenangkan. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang penggunaan semen yang benar. Semoga ke depan Semen Baturaja dapat kembali mengadakan kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Kegiatan Advokasi Tukang sebelumnya telah dilaksanakan di Lampung, Jambi, Palembang dan Muara Enim dan nantinya akan di gelar di wilayah lainnya.  Hal Ini menjadi bukti konsistensi Semen Baturaja dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat serta kualitas pembangunan di daerah. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan secara konsisten dan terukur. Atas kinerja tersebut, SMBR berhasil meraih penghargaan “Top Sustainable Development Goals (SDGs) 2025 dalam ajang TOP SDGs Award 2025 yang diselenggarakan oleh TRAS N CO Indonesia dan INFOBRAND.ID. Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Operasi SMBR Taufik pada Rabu (26/11) di The Sultan Hotel, Jakarta.

Penghargaan TOP SDGs Award diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan program pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam strategi bisnisnya, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Penilaian dilakukan berdasarkan Sustainability Report perusahaan dengan parameter SDGs Initiative, SDGs Implementation, serta pengelolaan dana CSR/TJSL.

Direktur Operasi SMBR Taufik menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan cerminan dari transformasi berkelanjutan yang terus dilakukan perusahaan.

“Penghargaan TOP SDGs Award 2025 adalah wujud pengakuan atas kerja keras seluruh insan SMBR dalam mewujudkan operasi perusahaan yang lebih ramah lingkungan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Bagi kami, keberlanjutan bukan sekadar memenuhi kewajiban pelaporan, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja dan fondasi pertumbuhan perusahaan di masa depan,” ucapnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, SMBR terus memperkuat implementasi program keberlanjutan di berbagai aspek operasional maupun pemberdayaan masyarakat. Di sektor lingkungan, SMBR mendorong pemanfaatan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) untuk mengurangi penggunaan batubara dan menekan emisi karbon.

Perusahaan juga mengembangkan program Economic & Education Bee Farm, yaitu budidaya lebah Trigona di area reklamasi pascatambang yang menghasilkan madu bernilai ekonomi sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, konsep keberlanjutan SMBR turut dihadirkan melalui program Eco Cafe, kerjasama dengan UMKM binaan menawarkan pengalaman menikmati kopi dengan metode pembayaran unik menukarkan sampah yang dapat didaur ulang, sekaligus mendorong edukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

Pada Selasa (11/11) lalu, SMBR juga meresmikan dua program keberlanjutan terbaru, yaitu RUCIDA (Rumah Cacing Berdaya) dan Baturaja Ternak Ikan Kreatif (BATIK). RUCIDA merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi dan lingkungan yang berfokus pada budidaya cacing tanah sebagai bahan baku pakan ternak dan pupuk organik, sementara BATIK bertujuan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan air tawar secara berkelanjutan.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menjelaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari program keberlanjutan yang dijalankan secara terukur. “Setiap inisiatif yang kami jalankan selalu kami arahkan agar selaras dengan prinsip keberlanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, SMBR akan terus memperluas kolaborasi dan inovasi agar seluruh proses bisnis SMBR semakin berorientasi pada keberlanjutan,” jelas Hari.

Capaian ini semakin menegaskan posisi SMBR sebagai perusahaan yang mengintegrasikan kinerja bisnis dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial, sejalan dengan  tujuan pembangunan berkelanjutan. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar acara ramah tamah pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Tahun di Ganesha Arena, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan pada Jumat (14/11). Perayaan yang mengusung tema “Energizing Growth, Building Harmony” ini berlangsung hangat dan meriah, serta menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus memperkuat kolaborasi dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan industri ke depan.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Komisaris SMBR, antara lain Komisaris Utama Inosentius Samsul, Komisaris Independen Chowadja Sanova, dan Komisaris Independen Feryzal Adham, serta jajaran Direksi SMBR yaitu Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Operasi Taufik, dan Direktur Keuangan & SDM Rahmat Hidayat.

Selain itu, turut dihadiri oleh Ketua II DPRD OKU Parwanto, Asisten Datun Kejati Sumsel Chairul Fauzi dan Kasi Pidum Kejari OKU Wahyudi Barnad, Ketua Pengadilan Negeri OKU Elvin Andrian, Wakil Ketua I BAZNAS Sumsel Kiagus Aminnuddin Fauzi, Rektor Universitas Baturaja Lindawati, serta jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten OKU serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan bahwa perjalanan panjang 51 tahun menjadi fondasi penting bagi SMBR untuk terus maju dan menatap masa depan dengan optimisme.

“51 tahun adalah perjalanan yang penuh makna, namun perjalanan kita belum berhenti di sini. Tantangan ke depan semakin kompleks dan menghadapinya harus dengan bersinergi, berinovasi, dan bertransformasi. Mari kita jadikan momen ulang tahun ke-51 ini sebagai titik tolak untuk memperkuat semangat kebersamaan, memperluas kolaborasi, dan menumbuhkan komitmen kita dalam membangun masa depan Semen Baturaja yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Suherman juga menegaskan komitmen perusahaan terhadap masyarakat. “Sebagai bentuk tanggung jawab sosial pada momen bahagia ini, PT Semen Baturaja Tbk juga menyalurkan paket sembako dan bantuan pendidikan bagi anak-anak di sekitar wilayah operasional perusahaan. Langkah kecil ini kami harapkan dapat menumbuhkan semangat belajar dan membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa,” tambahnya.

Pada perayaan HUT ke-51 ini, SMBR menyalurkan bantuan sosial dengan total nilai Rp715,1 juta. Bantuan tersebut terdiri dari bantuan pendidikan sebesar Rp515,1 juta yang diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BAZNAS Sumsel, dan Ikatan Istri Karyawan Semen Baturaja (IIKSB) kepada 392 siswa, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Selain itu, SMBR juga memberikan bantuan paket sembako senilai Rp200 juta kepada 400 pensiunan Semen Baturaja sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan atas jasa mereka.

“Melalui perayaan ini, Semen Baturaja menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh dan menghadirkan nilai bagi masyarakat, sejalan dengan semangat “Energizing Growth, Building Harmony,” tutup Suherman. (*)