Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:

Untuk mengikuti lelang ini, klik tautan eproc berikut.

Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:

Untuk mengikuti lelang ini, klik tautan eproc berikut.

LUBUK LINGGAU – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk bersama dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau melakukan penandatanganan Kesepakatan Kerjasama pembangunan Distribution Center pertama di Kota Lubuklinggau (19/02).
Kesepakatan Kerjasama dengan Pemkot Lubuklinggau ini merupakan tindaklanjut dari keinginan pemerintah Lubuklinggau dalam rangka pengembangan Kawasan Perindustrian dan Perdagangan di Kota Lubuklinggau.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Umum & SDM PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Amrullah dan Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe. Dihadiri juga Vice President Marketing PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Tarida Tambunan, Vice President Sales PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Kartha Kurniadi, dan Kepala DPMPTSP Kota Lubuklinggau Hendra Gunawan.
‘’Semen Baturaja menjadi inisiator pembangunan gudang semen atau kita sebut Distribution Center di Kota Lubuklinggau. Ini merupakan dukungan untuk kelancaran pasokan semen disini.’’ Ujar Amrullah
Pembangunan Distribution Center ini akan menjadi yang pertama di Kota Lubuklinggau. Distribution center ini akan menjadi titik strategis rantai pasok pemenuhan kebutuhan semen untuk wilayah Sumatera Selatan Bagian Barat (Lubuklinggau, Muratara, dst), Curup, Bengkulu dan Sarolangun.
Dengan adanya penandatanganan kesepakatan Kerjasama tersebut mengawali proyek pembangunan Distribution Center di Kota Lubuklinggau. Semen Baturaja berharap melalui pembangunan ini, pasokan semen di Kota Lubuklinggau akan terjaga dengan baik.


JAKARTA – Pada Selasa (16/02) PT Semen Baturaja (Persero) Tbk kembali melakukan penandatangan perubahan I Perjanjian Kredit dan Perjanjian Line Facility untuk pemenuhan kredit sindikasi di Gedung Graha BNI, Jakarta.
Penandatanganan ini merupakan Langkah pemenuhan total kredit sindikasi untuk Semen Baturaja dengan nilai sebesar Rp 1,7 Triliun. Minggu lalu Semen Baturaja bersama dengan Bank Sumsel Babel menandatangani fasilitas kredit senilai Rp. 80 Milyar dalam rangka memenuhi tranche 1 kredit sindikasi dengan total nilai Rp 1,3 Triliun. Dilanjutkan pada hari ini, beberapa perbankan memberikan fasilitas kredit kepada Semen Baturaja senilai Rp 400 Miliar.
‘’Sebelumnya kita sudah pernah melakukan penandatanganan kredit sindikasi tranche 1 pada Agustus 2020 sebesar Rp 1,22 Triliun. Pada tanggal 9 Februari 2021 lalu kita juga mendapatkan tambahan Rp 80 Miliar dan menutup tranche 1 dengan total Rp 1,3 Triliun.’’ Ujar Jobi Triananda Hasjim.
PT Bank Mega Tbk memberikan kredit senilai Rp 100 Miliar, PT Bank Mega Syariah senilai Rp 200 Miliar dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) menambah kredit senilai Rp 100 Miliar. Sehingga 3 bank tersebut menjadi perbankan yang memenuhi tranche 2 kredit sindikasi ini. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebagai mandated lead arranger (MLA) berhasil memberikan kredit sindikasi penuh kepada Semen Baturaja.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Semen Baturaja Jobi Triananda Hasjim, Kepala Bagian Bank Mega Widjaja Hendra, Kepala Bagian Bisnis Bank Mega Syariah Denny S. Karim, dan Pemimpin Divisi Korporasi & Komersial BJB Dicky Syahbandinata.
Dalam acara tersebut, juga dihadiri oleh Komisaris Utama Semen Baturaja Franciscus M A Sibarani, Direktur Keuangan Semen Baturaja M. Jamil, Pemimpin Divisi BNI Rudy Sihombing, Pemimpin Divisi Kredit BSB, Direktur Pemasaran Bank Maluku Malut Jetty Likur, dan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Bengkulu Agusalim.
Kredit sindikasi ini akan memberikan relaksasi terhadap cash flow Semen Baturaja sehingga dapat lebih siap untuk pengembangan perusahaan berikutnya.
‘’Kami berterima kasih kepada para kreditur yang telah bekerjasama sehingga kredit sindikasi ini dapat terlaksana. Semen Baturaja optimis untuk meningkatkan penjualan di tahun 2021 ini sejalan dengan kenaikan demand semen.’’ Tambahnya.
Sinergi antara Semen Baturaja dengan BNI ini membuktikan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Negara harus saling membantu untuk kemajuan perusahaan. Perbankan yang telah memberikan kredit sindikasi juga memberikan kepercayaan kepada Semen Baturaja untuk mengembangkan usahanya.
Perbankan melihat prospek industri semen ke depannya akan semakin membaik dengan meningkatnya proyek pembangunan oleh pemerintah. Harapannya tak hanya di industri infrastruktur, namun seluruh perkonomian di Indonesia akan mengalami perkembangan sehingga perekonomian akan tumbuh dan Indonesia kembali bangkit.




BATURAJA – Semen Baturaja menggelar Acara Town Hall Meeting Tahun 2021 secara internal di Aula Wisma Ganesha Pabrik Baturaja (10/02). Tahun ini, Town Hall Meeting diselenggarakan secara offline dan online. Hanya para jajaran Direksi dan Vice President di Pabrik Baturaja yang hadir di Aula Wisma Ganesha dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Seluruh Jajaran Dewan Komisaris turut hadir melalui zoom virtual dan memberikan arahan untuk pencapaian target Semen Baturaja di tahun 2021. Acara ini merupakan sarana bagi manajemen SMBR untuk mempererat tali silaturahmi dengan seluruh karyawan/ti dan memberikan paparan mengenai rencana kerja Perseroan dan target yang akan dipenuhi di tahun 2021.
Seluruh jajaran Komisaris dan Direksi Semen Baturaja para karyawan/ti diajak untuk bersama-sama membangun kembali kekuatan Semen Baturaja untuk semakin maju. Salah satunya dengan memperkuat wilayah pemasaran di Sumbagsel dan wilayah pemasaran baru.
Pada Akhir acara seluruh Jajaran Direksi dan Vice President memandatangani kesepakatan Bersama Key Performance Indicator (KPI) sebagai wujud komitmen untuk mencapai target di Tahun 2021. {}












PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk telah melakukan penandatanganan penambahan perjanjian kredit sindikasi bersama dengan Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) pada Selasa (09/02) di Gedung Kantor Pusat Bank Sumsel Babel, Palembang.
Kerjasama ini merupakan wujud sinergi antar kedua perusahan yang berdomisili di Sumatera Selatan dalam rangka meningkatkan partisipasi untuk pembangunan infrastruktur dan perekonomian di Sumatera Selatan.
Semen Baturaja mendapatkan dukungan tambahan kredit dari Bank Sumsel Babel senilai Rp 80 Miliar. Dengan begitu hingga saat ini Semen Baturaja telah mendapatkan kredit sindikasi sebesar Rp 1,3 Triliun yang diperoleh dari beberapa bank yang telah berpartisipasi dalam kredit sindikasi pada tahun 2020.
‘’Bank Sumsel Babel telah berkomitmen untuk melakukan penambahan porsi pemberian fasilitas kredit sindikasi kepada SMBR. Sehingga total kredit Bank Sumsel Babel berikan sebesar Rp 150 Milyar. ‘’ Ujar Jobi Triananda Hasjim
Penandatanganan yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Jobi Triananda Hasjim bersama Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin ini dilaksanakan sesuai dengan protocol kesehatan yang berlaku.
Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Keuangan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk M Jamil, Komisaris Utama Bank Sumsel Babel Eddy Junaidi, Komisaris Independen Bank Sumsel Babel Noversa, dan Kepala Divisi Sindikasi & Solusi Korporasi Bank BNI Rommel TP Sitompul.
Tahun 2021 dinilai menjadi titik balik untuk menaikan perekonomian Nasional. Salah satunya meningkatnya anggaran pemerintah di bidang infrastruktur sebesar Rp 417,4 T atau naik 48% dari tahun sebelumnya.
‘’Bank Sumsel Babel sangat menyambut baik atas pembiayaan kembali (Repackaging) ini dengan harapan dapat membantu Semen Baturaja untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Sehingga secara tidak langsung akan membantu perekonomian di Sumatera Selatan.’’ ujar Achmad Syamsudin.
Semen Baturaja juga optimis jika tahun ini akan lebih banyak proyek strategis yang mampu menaikan volume penjualan semen. Awal tahun 2021 Semen Baturaja telah ikut berpartisipasi dalam proyek di wilayah Sumatera Selatan seperti kontribusi dalam pembangunan Ruas Jalan Tol Palembang-Betung, Ruas pembangunan Prabumulih-Muara Enim, Ruas Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau dan proyek strategis lainnya.
Tak hanya itu, di Lampung dan Jambi pun Semen Baturaja telah memulai pembangunan Bendungan Way Sekampung, PLTG Kerinci, PLTG Lebong-Bengkulu, Bendungan Margatiga, dan lain-lain. Masih banyak proyek infrastruktur pemerintah yang bisa menjadi peluang Semen Baturaja untuk berkontribusi dalam meningkatkan penjualan dan memperbaiki perekonomian Nasional.
‘’Tahun ini diperkirakan konsumsi semen dalam negeri akan naik sekitar 7-8% dikarenakan naiknya anggaran infrastruktur. Kami melihat banyak peluang proyek strategis di wilayah marketshare. Semen Baturaja siap meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi demand semen di wilayah Indonesia khususnya wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, hingga ke Bangka Belitung’’ pungkas Jobi.




Panitia Pengadaan Barang PT Semen Baturaja (Persero) Tbk akan mengadakan Pelelangan, bagi Perusahaan yang berminat dapat mengikuti Pelelangan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:

Untuk mengikuti lelang ini, klik tautan eproc berikut.