Jakarta, Pada hari Kamis (15/06) pukul 13.00 WIB di Kantor Kementerian BUMN, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dibidang Pendanaan Supplier & Distributor antara PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan dibidang Penjaminan Distribusi Semen dengan Perusahaam Umum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PTSB Rahmad Pribadi, Direktur Bisnis Menengah BNI Putrama Wahju Setyawan, Senior Executive Vice President Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar, Direktur Mikro, Kecil & Menengah BRI Donsuwan Simatupang, Direktur Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto dan Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo Bakti Prasetyo didampingi jajaran Direksi & staf.

Hadir pula dari Dewan Komisaris PTSB dan Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis & Media Fajar Harry Sampurno.

Pembiayaan distributor yang dikemas dengan program Distributor Financing merupakan fasilitas yang diberikan oleh Bank yang akan memberikan kemudahan bagi distributor Semen Baturaja dalam melakukan penebusan semen dengan tenor dan tingkat bunga yang kompetitif.

Penjaminan piutang dilakukan oleh Jamkrindo jika terjadi gagal bayar oleh distributor pada saat faktur jatuh tempo. Jangka waktu penjaminan yang berlaku adalah 30-90 hari dengan premi asuransi 1,65%. Coverage Ratio yang berlaku adalah 90% dari total tagihan.

Dalam hal pembiayaan supplier atau Supply Chain Financing, Semen Baturaja bekerja sama dengan BNI, Bank Mandiri dan BRI. Program pembiayaan supplier ini diharapkan dapat meningkatkan perputaran arus kas sehingga permodalan supplier Semen Baturaja menjadi lebih kuat.

Kedepan, Semen Baturaja menargetkan peningkatan volume penjualan semen seiring dengan beroperasinya Pabrik Baturaja II yang memiliki kapasitas produksi sebesar 1,85 juta ton semen per tahun.

Kapasitas produksi semen Perseroan saat ini telah mencapai 3,85 juta ton semen per tahun sehingga diharapkan dengan sinergi BUMN melalui program kerjasama pembiayaan ini dapat mendukung ekspansi pasar yang dilakukan Perseroan. (Humas PTSB)