BATURAJA – Komitmen kuat PT Semen Baturaja Tbk dalam mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan dan inklusif kembali memperoleh pengakuan nasional. Dalam ajang Indonesia CSR Excellence Award (ICEA) 2025 yang digelar di eL Hotel Bandung, PT Semen Baturaja Tbk berhasil meraih empat penghargaan sekaligus dengan predikat tertinggi lima bintang.

Pada kategori perusahaan, PT Semen Baturaja Tbk dianugerahi penghargaan Best CSR for Community Involvement and Development, Best CSR for Inclusive Business, serta Best CSR for Employee Welfare. Selain itu, pada kategori individu, penghargaan The Best Leadership Focus on CSR Program diberikan kepada Suherman Yahya, ST. MT, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan yang visioner dan konsisten dalam mengintegrasikan CSR ke dalam strategi bisnis perusahaan.

Dewan Juri ICEA 2025 menilai bahwa PT Semen Baturaja Tbk berhasil menghadirkan program CSR yang komprehensif, mencakup pemberdayaan masyarakat, penguatan bisnis inklusif, serta peningkatan kesejahteraan karyawan. Program-program tersebut dinilai tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga memperkuat keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.

Penghargaan Best CSR for Community Involvement and Development diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam melibatkan masyarakat secara aktif melalui berbagai program pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal. Sementara itu, kategori Best CSR for Inclusive Business mencerminkan komitmen PT Semen Baturaja Tbk dalam mendorong partisipasi kelompok rentan, UMKM, dan komunitas lokal ke dalam rantai nilai bisnis perusahaan.

Pada kategori Best CSR for Employee Welfare, PT Semen Baturaja Tbk dinilai berhasil menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan berkelanjutan melalui program kesejahteraan karyawan yang mencakup aspek kesehatan, keselamatan kerja (K3), pengembangan kapasitas, serta prinsip non-diskriminasi.

Penghargaan individu The Best Leadership Focus on CSR Program yang diterima oleh Suherman Yahya, ST. MT mencerminkan kepemimpinan yang menempatkan CSR sebagai pilar strategis perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, CSR tidak hanya dijalankan sebagai program sosial, tetapi sebagai bagian integral dari tata kelola perusahaan yang mendukung Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Sustainable Development Goals (SDGs).

Indonesia CSR Excellence Award 2025 diselenggarakan oleh First Indonesia Magazine bekerja sama dengan para Dewan Juri independen dari unsur akademisi, pemerintah, praktisi CSR, dan asosiasi profesional. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan, mengacu pada standar ISO 26000, prinsip ESG, serta pengukuran dampak sosial dan keberlanjutan.

Dengan raihan lima bintang, PT Semen Baturaja Tbk dinilai sebagai salah satu perusahaan dengan praktik CSR terbaik di Indonesia, sekaligus diharapkan dapat menjadi role model nasional dalam pengembangan CSR yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat, karyawan, dan lingkungan.

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di The East Tower Mega Kuningan, Jakarta pada Kamis (18/12). RUPSLB menyetujui dua mata acara, yaitu Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.

Pada agenda pertama, RUPSLB menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (“UU BUMN”).

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan nama Perseroan menjadi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk serta perubahan tempat kedudukan Perseroan yang kini berkedudukan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Perubahan ini sebagai penguatan identitas Perseroan, sekaligus mendekatkan pusat kendali perusahaan dengan wilayah basis produksi.

Agenda kedua RUPSLB menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris, dengan terlebih dahulu memperoleh persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak, untuk menyetujui RKAP Perseroan Tahun 2026, termasuk dengan perubahannya.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan bahwa keputusan RUPSLB ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi tata kelola Perseroan agar lebih adaptif terhadap dinamika regulasi dan kebutuhan bisnis.

“Seluruh keputusan yang disetujui dalam RUPSLB ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan penerapan tata kelola atau Good Corporate Governance (GCG) Perseroan senantiasa sejalan dengan ketentuan perundang-undangan serta kebijakan pemegang saham. Hal ini menjadi landasan penting bagi keberlanjutan kinerja dan transformasi bisnis Perseroan ke depan,” ujar Suherman.

Keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB tersebut menjadi pijakan Perseroan dalam menjaga kesinambungan kinerja di tengah dinamika industri semen nasional. Sejalan dengan hal tersebut, hingga Kuartal III – 2025, SMBR mencatatkan kinerja yang solid dengan volume penjualan semen mencapai sekitar 1,87 juta ton, tumbuh 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,54 juta ton. Pertumbuhan tersebut mendorong pendapatan Perseroan menjadi Rp1,78 triliun, atau meningkat 27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,41 triliun.

Kinerja profitabilitas juga meningkat signifikan, tercermin dari laba bersih sebesar Rp146,31 miliar,  melonjak 311% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp35,61 miliar. Sementara itu, EBITDA sebesar Rp383,53 miliar, tumbuh 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 262,15 miliar. Capaian ini memperkuat laba dan menjaga arus kas Perseroan di tengah tekanan industri semen nasional.

Di sisi keberlanjutan, hingga Kuartal III 2025, intensitas emisi karbon berhasil ditekan menjadi 562,92 kgCO₂/ton CEM eq, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 564,90 kgCO₂/ton CEM eq. Indeks faktor terak semen PCC juga turun menjadi 58,22% dari sebelumnya 59,74%, sementara pemanfaatan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) menjadi 120.989 ton atau meningkat 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 99.219 ton.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menyampaikan bahwa capaian kinerja tersebut merupakan hasil konsistensi Perseroan dalam menjalankan strategi cost leadership dan operational excellence secara menyeluruh.

“Pertumbuhan kinerja ini merupakan dampak dari penerapan operational excellence di berbagai lini, mulai dari optimalisasi cost to serve, perolehan tarif logistik yang lebih efisien, pengendalian dan penurunan faktor terak, hingga peningkatan pemanfaatan bahan bakar dan bahan baku alternatif serta sinergi dengan SIG selaku induk usaha,” tutup Hari. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan pada ajang bergengsi TOP DIGITAL Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah It Works. SMBR berhasil meraih dua penghargaan diantaranya TOP Digital Implementation 2025 #Stars 4 untuk Perusahaan serta TOP CIO on Digital Implementation 2025 yang dianugerahkan kepada Direktur Keuangan & SDM SMBR Rahmat Hidayat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rahmat Hidayat yang didampingi oleh Vice President of Accounting & Finance SMBR Doddy Irawan pada acara penganugerahan TOP DIGITAL Awards 2025 yang berlangsung pada Kamis (4/12) di Hotel Raffles Jakarta.

TOP DIGITAL Awards diberikan kepada perusahaan dan institusi yang dinilai berhasil menampilkan kinerja transformasi digital yang kuat, berdasarkan indikator kualitatif dan kuantitatif. Penilaian difokuskan pada efektivitas inovasi digital dalam meningkatkan kinerja usaha, memperkuat daya saing, serta menghadirkan layanan yang lebih responsif bagi pelanggan maupun publik.

Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi atas penghargaan ini. “Penghargaan ini menguatkan keyakinan kami bahwa transformasi digital yang telah dibangun terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja operasional dan layanan perusahaan. Digitalisasi bukan hanya alat, tetapi telah menjadi bagian dari budaya kerja di SMBR,” ungkapnya.

Keberhasilan SMBR meraih dua penghargaan ini didorong oleh komitmen perusahaan dalam memperkuat transformasi digital yang telah dibangun sejak pengimplementasian SAP ERP pada 2019. Sistem tersebut terus dioptimalkan sehingga seluruh proses bisnis berjalan lebih terintegrasi, akurat, dan berbasis data real-time.

Transformasi digital SMBR semakin solid melalui konektivitas sistem antara perusahaan, holding, dan distributor yang terintegrasi dalam platform digital SMBR. Integrasi ini memastikan rantai pasok bekerja lebih sinkron, distribusi lebih tepat waktu, serta memungkinkan pemantauan penjualan hingga ke tingkat toko secara transparan.

Di sisi internal, SMBR mengembangkan Aplikasi Easy Access, aplikasi mobile yang mempermudah administrasi kepegawaian dan penyampaian informasi perusahaan. Kehadiran aplikasi ini meningkatkan efektivitas layanan SDM sekaligus memperkuat budaya kerja digital di lingkungan perusahaan.

Penguatan tata kelola TI juga menjadi fondasi utama. Assessment COBIT 2019 pada 2022 menunjukkan bahwa proses Tata Kelola dan Manajemen TI SMBR telah berada pada Maturity Level 3.68 (Defined Process), menandakan bahwa standar, kebijakan, dan prosedur TI telah terdokumentasi dan diterapkan secara konsisten di sebagian besar unit.

Doddy menambahkan bahwa berbagai inovasi digital yang dijalankan merupakan hasil kolaborasi seluruh tim di SMBR. “Integrasi SAP, penguatan sistem distribusi, dan pengembangan aplikasi internal adalah langkah konkret kami untuk membangun perusahaan yang semakin adaptif, efisien, dan kompetitif. Kami akan terus menjaga standar tata kelola TI agar transformasi ini memberikan nilai tambah yang berkelanjutan,” tutupnya.

Prestasi ini menegaskan komitmen Semen Baturaja dalam menjaga keberlanjutan transformasi digital, sejalan dengan upaya perusahaan meningkatkan keunggulan operasional dan kualitas layanan bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)

PALEMBANG – Serangkaian banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, menyebabkan kerusakan besar pada permukiman warga, fasilitas umum, serta memaksa ribuan masyarakat mengungsi. Dampak bencana ini meninggalkan kebutuhan mendesak akan dukungan pangan dan logistik bagi para penyintas.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan total nilai Rp99.600.000.-. Bantuan yang disalurkan meliputi beras 10 kg sebanyak 150 zak, mie instan 300 dus, teh 400 kotak, susu kental manis 400 kaleng, gula pasir 400 kg, dan sarden 400 kaleng.

Seluruh bantuan tersebut diserahkan kepada KODAM II/Sriwijaya pada Rabu (3/12) di Griya Agung, Kota Palembang, dalam acara pelepasan bantuan logistik dan air bersih untuk wilayah Sumatera dan Aceh yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, 23 unit mobil truk dan tangki air bersih akan tiba di Medan dengan jarak tempuh sekitar 36 jam dari Palembang. Setelah itu, logistik akan disalurkan ke Sumatera Barat dan Aceh karena Medan menjadi jalur tengah pendistribusian bantuan.

“Bantuan ini solidaritas berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, instansi swasta hingga uluran masyarakat. Bantuan terkumpul hingga Rp 2,6 miliar,” kata Deru di Griya Agung.

Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Andy Aprizal menyampaikan bahwa bantuan disalurkan melalui Kodam II/Sriwijaya yang nantinya akan di distribusikan kepada korban bencana. “Kami sangat prihatin atas musibah yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Seluruh bantuan ini kami percayakan kepada Kodam II/Sriwijaya untuk di distribusikan langsung ke wilayah terdampak. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat,” ungkapnya.

Sementara itu, Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menegaskan bahwa SMBR selalu berkomitmen untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam situasi bencana. “Kepedulian sosial merupakan bagian penting dari nilai perusahaan. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung percepatan penanganan darurat dan membantu masyarakat terdampak untuk bangkit kembali,” tegasnya.

Melalui penyaluran bantuan ini, Semen Baturaja menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya kemanusiaan dan hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah situasi bencana. (*)

BATAM – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih lima penghargaan dalam ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX–2025 yang diselenggarakan pada 24–28 November 2025 di Hotel Harmoni One & Convention, Batam.

Ajang tahunan yang melibatkan sekitar 2.400 peserta dari 223 perusahaan ini merupakan kolaborasi antara Wahana Kendali Mutu (WKM) dan Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI), yang secara konsisten menjadi wadah bagi perusahaan-perusahaan nasional dalam mempromosikan inovasi, peningkatan kualitas, dan produktivitas.

Dalam kompetisi tahun ini, SMBR berhasil meraih dua penghargaan Platinum melalui Tim Si Mbah dengan inovasi metode balancing berbasis tools existing dan Power Apps, serta Tim Locr Box dengan inovasi digitalisasi dokumen timbang.

Selain itu, tiga penghargaan Gold berhasil diraih oleh Tim Beaker atas digitalisasi laporan kualitas produksi, Tim Mover dengan inovasi Movable Hopper untuk peningkatan kapasitas produksi white clay, serta Tim Musi melalui inovasi efisiensi proses unloading semen zak menggunakan pallet. Raihan ini menegaskan bahwa inovasi operasional SMBR terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan efisiensi serta kualitas proses produksi.

Senior Manager of Total Productive Maintenance (TPM) sekaligus Ketua Tim Inovasi SMBR, Tauffiqurahman, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras seluruh tim. “Raihan lima penghargaan ini menjadi bukti bahwa budaya inovasi di Semen Baturaja terus menguat. Tim-tim inovasi mampu menghadirkan solusi yang relevan, efektif, dan memberikan kontribusi langsung terhadap efisiensi operasional perusahaan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan budaya continuous improvement menjadi fondasi setiap inovasi di lingkungan perusahaan. “Melalui agenda rutin setiap tahunnya  seperti SMBR Innovation Award, kami mendorong karyawan untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan kinerja. SMBR juga aktif mengikuti SIG Group Innovation Award yang diselenggarakan oleh induk usaha, SIG, sehingga inovasi-inovasi terbaik kami dapat bersaing tidak hanya di tingkat holding, tetapi juga di ajang nasional maupun internasional,” tegas Tauffiqurahman.

Sementara itu, perwakilan Tim Si Mbah peraih Platinum, Rizki Wijayanto dari Department of Maintenance SMBR, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Dikenal sebagai salah satu talenta inovasi SMBR, Rizki sebelumnya juga pernah menorehkan prestasi tingkat internasional sebagai juara dalam ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) 2022, menjadikannya salah satu inovator berpengalaman dalam kompetisi mutu dan produktivitas.

“Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mencari cara-cara baru dalam meningkatkan efisiensi proses di lapangan. Inovasi yang kami kembangkan lahir dari tantangan operasional sehari-hari, dan kami bersyukur solusi ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi perusahaan,” ungkapnya.

Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Semen Baturaja sebagai bagian dari SIG Group yang terus mendorong inovasi berkelanjutan demi meningkatkan daya saing industri semen nasional. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendorong transformasi bisnis berkelanjutan. Pada ajang Indonesia Corporate Sustainability Award (ICSA) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Olahkarsa Inovasi Indonesia bersama ACEXI (Association of Carbon Emission Experts Indonesia), SMBR berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi.

Tiga penghargaan tersebut meliputi penghargaan GOLD untuk kategori Circular Economy Excellent melalui From Waste to Energy : Inovasi Sludge Oil sebagai Solusi Energi Hijau Industri Semen, penghargaan SILVER untuk kategori Biodiversity Excellence melalui Konservasi Hutan Kota sebagai Upaya Pelestarian Fauna di Sumatera Selatan, serta BRONZE untuk kategori Energy Efficiency Excellent melalui C-GAIN : Cement Grinding Aid for Innovation & Energy Efficiency. Pengakuan ini menunjukkan bahwa program keberlanjutan SMBR tidak hanya diakui secara eksternal, tetapi juga memberi dampak operasional dan lingkungan yang signifikan.

Penghargaan diterima oleh Senior Manager of Health, Safety & Environment SMBR, Erwinsya, perwakilan dari manajemen pada Jum’at (28/11) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah.

Erwinsya menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti dari hasil keras kolaborasi seluruh karyawan/ti serta menjadi motivasi tersendiri bagi perusahaan. “Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat inisiatif keberlanjutan. Pengakuan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang kami jalankan berada pada arah yang tepat, sekaligus memotivasi kami untuk melakukan lebih banyak terobosan,” ujarnya.

Raihan ini diikuti dengan hasil nyata di lapangan. Pada kategori Circular Economy Excellent, pemanfaatan sludge oil mencatat kontribusi signifikan terhadap efisiensi energi. Sepanjang 2024, program ini memanfaatkan 643,66 ton sludge oil dan berhasil menghasilkan energi sebesar 87,30 TJ (Tera Joule), menggantikan sekitar 4.669,7 ton batubara, serta memberikan penghematan lebih dari Rp 4,88 miliar per tahun, sekaligus mendukung penurunan emisi karbon.

Lalu di kategori Biodiversity Excellence, SMBR telah menetapkan area operasional sebagai Hutan Kota Baturaja seluas 106 hektar diperuntukkan sebagai kawasan konservasi. Hasil pemantauan biodiversitas menemukan jenis hewan dilindungi diantara Monyek Ekor Panjang, Lutung Kebalu, Pelanduk Kancil, Elang Brontok dan lain sebagainya, hal ini menunjukkan bahwa kawasan ini berfungsi penting sebagai habitat satwa liar sekaligus ruang hijau berkelanjutan di sekitar operasional perusahaan.

Selanjutnya di kategori Energy Efficiency Excellent, inovasi Cement Grinding Aid for Innovation & Energy Efficiency (C-GAIN) memberikan dampak nyata terhadap penghematan energi dan penurunan emisi. Pada 2024, implementasi C-GAIN dengan penggunaan CGA sebesar 476,29 ton berhasil menurunkan faktor klinker sebesar 2,14%—setara penghematan 13.898 ton klinker, mengurangi kebutuhan energi hingga 45.385 GJ (Giga Joule), serta menekan konsumsi batubara sebanyak 2.347 ton. Program ini turut menghasilkan efisiensi biaya lebih dari Rp 1,36 miliar dan menurunkan emisi sekitar 4.357 ton CO₂-eq.

Erwinsya menegaskan bahwa seluruh inovasi tersebut mencerminkan arah keberlanjutan perusahaan yang semakin matang. “Inovasi seperti sludge oil, penguatan kawasan konservasi biodiversitas, hingga efisiensi energi lewat C-GAIN menunjukkan bahwa SMBR terus bergerak menuju operasi yang lebih hijau, efisien, dan bertanggung jawab. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap langkah perusahaan memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, sekaligus kinerja bisnis,” tutupnya. (*)