Jakarta, Pada hari Jumat tanggal 20 Mei 2016 pukul 09.30 WIB di Gedung BNI Lantai 32, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi senilai maksimal Rp 1,5 triliun antara PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Sumsel Babel, penandatanganan Kredit Modal Kerja senilai Rp. 100 miliar bersama PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, dan penandatanganan forex/Derivative line senilai maksimal USD 65 juta bersama PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT. Semen Baturaja (Persero), Tbk Pamudji Rahardjo, Direktur Bisnis Korporasi PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk Herry Sidharta dan Direktur Utama Bank Sumsel Babel Mochamad Adil.

Kredit sindikasi tersebut diatas dipergunakan untuk mendanai pembangunan Pabrik Baturaja II dengan kapasitas produksi 1,85 juta ton semen per tahun. Sampai dengan April 2016, progress pembangunan Pabrik Baturaja II telah mencapai 24,3% dan dijadwalkan beroperasi penuh pada akhir semester satu tahun 2017.

Dengan beroperasinya Pabrik Baturaja II, total kapasitas produksi Semen Baturaja akan menjadi 3,85 juta ton semen per tahun. Semen Baturaja memperkirakan kebutuhan pendanaan pabrik tersebut sebesar Rp.3,3 triliun.

Selain itu, PT. Semen Baturaja (Persero), Tbk juga mendapatkan Kredit Modal Kerja (KMK) senilai Rp 100 miliar dari PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, sebagai bentuk sinergi antar BUMN dalam menjaga rantai produksi semen Baturaja dan mendapatkan fasilitas Forex/ Derivative Line maksimal sebesar USD 65 juta, yang keduanya merupakan kerja sama bilateral yang dilaksanakan PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk dengan PT. Semen Baturaja (Persero), Tbk. (Humas & Proyek BTA II PTSB)