September 30, 2014    
Home
Perusahaan
Produk
CSR
Layanan Pelanggan
PROSES PRODUKSI

 

 

Bahan Baku Produksi yang berupa batu kapur dan tanah liat diperoleh dari pertambangan batu kapur dan tanah liat milik Semen Baturaja sendiri yang berlokasi hanya 1.2 km dari pabrik di Baturaja. Bahan baku lainnya seperti pasir silika diperoleh dari tambang rakyat sekitar Baturaja dan pasir besi dibeli dari tambang milik PT Aneka Tambang Tbk. diwilayah Cilacap. Sedangkan gypsum diimpor dari Thailand.

Proses pembuatan semen dimulai dari penambangan bahan mentah yang menjadi bahan baku pembuat semen, yaitu batu kapur dan tanah liat di Baturaja. Setelah itu dilakukan proses pemecahan dan penghancuran (crusher). Bahan baku yang telah halus di angkut ke tempat penyimpanan ( limestone storage dan clay storage ) dan dicampurkan dengan pasir silika dan pasir besi untuk dijadikan raw meal. Raw meal ini yang akan di giling di dalam raw mill setelah mengalami proses pengeringan dan hasilnya disimpan ke dalam raw material storage silo.

Proses berikutnya adalah proses pembakaran, dimana sebelumnya sudah dilakukan pemanasan awal di preheater dan dilanjutkan dengan pembakaran di kiln dengan menggunakan bahan bakar batu bara untuk mendapatkan clinker. Setelah itu dilakukan proses pendinginan terlebih dulu sebelum clinker disimpan di storage. Clinker hasil produksi Pabrik Baturaja sebagian digiling di Pabrik Baturaja dan sebagian lagi dibawa ke Pabrik Palembang dan Pabrik Panjang untuk di proses lebih lanjut di kedua pabrik tersebut. Proses selanjutnya adalah penggilingan clinker. Penambahan bahan – bahan baku penolong seperti gypsum dilakukan sebelum memasukkan clinker ke cement mill. Hasil dari penggilingan clinker dengan gypsum inilah yang disebut semen jenis Portland Type I yang kemudian di lakukan pengantongan dan siap dijual di pasar.

 

Profil Produk

Proses Produksi

Pemasaran & Penjualan

Copyright © Semen Baturaja . All rights reserved. / Privacy Policy