September 2, 2014    
Home
Perusahaan
Produk
CSR
Layanan Pelanggan
PROFIL PERUSAHAAN

PT Semen Baturaja (Persero) didirikan 14 Nopember 1974 oleh PT Semen Gresik dengan saham 45% dan PT Semen Padang 55%. Pada tanggal 9 Nopember 1979 status perusahaan berubah dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi Persero dengan komposisi saham Pemerintah Republik Indonesia 88%, PT Semen Padang 7% dan PT Semen Gresik 5%. Sejak tahun 1991 diambil alih secara keseluruhan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Produksi yang dihasilkan oleh PT Semen Baturaja (Persero) adalah Semen Portland Type I dengan lokasi pabrik di Baturaja, Palembang dan Panjang. Pusat Produksi terletak di Baturaja yaitu produksi terak. Sedangkan proses penggilingan dan pengantongan semen selain dilaksanakan di Pabrik Baturaja sendiri juga dilaksanakan di Pabrik Palembang dan Panjang yang selanjutnya siap untuk didistribusikan ke daerah-daerah pemasaran.
 
Untuk penyempurnaan peralatan yang sudah ada dalam rangka pencapaian kapasitas terpasang yaitu sebesar 500.000 ton semen per tahun, sekaligus persiapan untukmeningkatkan kapasitas terpasangPT Semen Baturaja (Persero) melaksanakan Proyek Optimalisasi I (OPT I). Proyek ini dimulai tahun 1992 dan selesai tahun 1994 dengan kapasitas terpasang meningkat menjadi 550.000 ton semen per tahun.

Sebagai tindak lanjut  proyek OPT I, pada tahun 1996 perseroan melaksanakan Proyek Optimalisasi II (OPT II), untuk meningkatkan kapasitas menjadi sebesar 1.250.000 ton semen per tahun. Proyek OPT II selesai tahun 2001 dan telah berproduksi sampai dengan sekarang.

Bahan baku produksi berupa batu kapur dan tanah liat diperoleh dari pertambangan batu kapur dan tanah liat milik perseroan yang berlokasi hanya 1,2 km dari pabrik di Baturaja.

Sedangkan bahan baku pendukung seperti pasir silika diperoleh dari tambang rakyat di sekitar Baturaja, pasir besi diperoleh dari tambang rakyat di provinsi Lampung, gypsum dibeli dari Petro Kimia Gresik dan impor dari Thailand, sedangkan kantong semen diperoleh dari produsen kantong jadi di dalam negeri. 

Pada tanggal 20 Juni 2004 PT Semen Baturaja (Persero) menerbitkan Obligasi I sebesar Rp.200 milyar. Emisi obligasi ini merupakan program lanjutan Restrukturisasi keuangan dalam rangka meningkatkan profitabilitas sekaligus likuiditas perusahaan.

Daerah pemasaran utama PT Semen Baturaja (Persero) adalah Sumatera Bagian Selatan, yaitu Sumatera Selatan dan Lampung.

Sumatera Selatan dan Lampung merupakan wilayah di Indonesia yang menikmati petumbuhan ekonomi yang cukup baik dan stabil.  Pada tahun 2009, pertumbuhan nasional mencapai 0,9 %, sedangkan rata-rata pertumbuhan Sumbagsel mencapai 2,3 % hal ini memberi peluang bagi Semen Baturaja untuk meningkatkan penjualan dan mencapai kapasitas terpasang.

Setelah diselesaikannya penambahan kapasitas produksi pada tahun 2001, peluang untuk meningkatkan pendapatan di masa datang terbuka lebar. Selain itu secara historis kemampuan perusahaan dalam mengelola masalah operasional dan menjaga profitabilitas operasi terbukti cukup baik.

Dalam menyalurkan produknya perusahaan menggunakan distributor dengan jaringan yang tersebar diseluruh wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, Banten dan sekitarnya. Sebagian besar penjualan atau transaksi perusahaandilakukan dalam bentuk tunai, sedangkan untuk penebusan semen secara kredit para distributor diwajibkan untuk menyediakan jaminan dalam bentuk bank garansi dan/atau bentuk jaminan lainnya.

Keberadaan PT Semen Baturaja (Persero) banyak memberikan manfaat baik langsung maupun tidak langsung, berupa pajak dan retribusi kepada Pemerintah Pusat dan Daerah, dividen kepada Pemegang Saham, kesempatan kerja, maupun dalam bentuk kemitraan dan bina lingkungan bagi masyarakat sekitar pabrik.

 
 
   

Profil Perusahaan

Visi Misi Perusahaan

Manajemen

S D M

S I M

Penghargaan

 
 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Copyright © Semen Baturaja . All rights reserved. / Privacy Policy